• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Gejolak di Iran dan Embusan Revolusi Mawar Jilid II

fusilat by fusilat
October 8, 2022
in Feature
0
Gejolak di Iran dan Embusan Revolusi Mawar Jilid II

Gelombang protes di Iran (Foto: AP Photo)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Sabil Mukhlishin

Jakarta –
Pada 13 September lalu, seorang wanita muda berusia 22 tahun bernama Mahsa Amini ditangkap dan dianiaya oleh Polisi Moral Iran. Alasan penangkapan tersebut dikarenakan Mahsa Amini dianggap melanggar aturan hijab yang berlaku. Kemudian pada 16 September, Mahsa yang berasal dari Provinsi Kurdistan ini dinyatakan meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan selama 48 jam karena penganiayaan tersebut.

Kematian Mahsa Amini akibat tindakan arogan aparat kepolisian memicu demonstrasi yang per hari ini masih bergejolak. Para wanita di Iran turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi menuntut kejelasan kematian Mahsa Amini, bahkan demonstrasi menyebar hingga ke 15 kota besar di penjuru Iran. Para wanita melakukan aksi potong rambut dan membakar hijab sebagai bentuk protes terhadap aturan yang ada dan juga melakukan protes terhadap pemerintah yang otoriter.

Nama Mahsa Amini kini sejajar dengan nama seorang pedagang kaki lima asal Tunisia yang bernama Mohammed Bouazizi. Kedua nama tersebut menjadi simbol perlawanan terhadap rezim yang mengekang dan otoriter. Sebelumnya, pada 2010, Mohammed Bouazizi menjadi martir atas aksi bakar diri di depan gedung Wali Kota Ben Arous, Tunisia. Aksi yang dilakukan Bouazizi didasari oleh tindakan penyitaan barang dagangan serta pelecehan verbal oleh kepolisian setempat. Aksi bakar diri yang dilakukan Bouazizi mengakibatkan pecahnya aksi demonstrasi dan kerusuhan hingga Presiden Tunisia saat itu, Zine El Abidine Ben Ali mengundurkan diri dari jabatannya.

Aksi demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di Tunisia kemudian menyebar ke negara-negara di Afrika Utara dan Arab seperti Aljazair, Libya, Mesir, Bahrain, Yaman, dan lain sebagainya dalam rentang dekade kedua abad ke-21 pada 2010 hingga 2012 bahkan sampai memicu perang saudara seperti di Libya. Peristiwa tersebut kemudian dikenal sebagai Revolusi Melati atau Arab Spring. Kematian Bouazizi kala itu seperti percikan api yang membakar hamparan rumput kering. Namun, kondisi rezim politik negara-negara di Afrika utara dan Timur Tengah yang berkuasa cukup lama serta bersifat otoriter menjadi pemicu utama terjadinya Revolusi Mawar.

Kesamaan penderitaan yang dirasakan rakyat saat itu atas rezim yang otoriter serta tindakan aparat yang sewenang-wenang terhadap rakyat terlebih rakyat kecil menjadi penyebab mengapa Revolusi Mawar yang pada awalnya hanya terjadi di Tunisia menyebar ke negara-negara lainnya. Rasa jengah rakyat atas sikap otoriter pemerintah melalui tangan-tangan aparatur sipil menjadi dorongan utama atas apa yang terjadi satu dekade lalu.

Rezim saat itu melakukan pembatasan segala informasi terkait apa yang terjadi sebagai upaya agar demonstrasi tidak meluas serta tidak menjadi semakin parah. Seperti yang dilakukan oleh rezim Hosni Mubarak di Mesir berupaya mematikan akses internet di negara Piramid tersebut sebagai upaya pembatasan informasi. Tetapi, rakyat yang benar-benar muak atas penindasan dan sikap otoriter pemerintah yang sangat lama tetap berjuang melepaskan diri dari penindasan yang dilakukan oleh rezim otoriter.

Terdapat kesamaan antara aksi demonstrasi yang terjadi di Iran saat ini dengan Revolusi Mawar. Pertama, rezim otoriter melalui aparatur sipilnya yang sering kali bersikap arogan menyebabkan rakyat Iran khususnya perempuan merasa dibatasi kebebasannya. Kedua, peristiwa yang menyebabkan kematian yang melibatkan aparatur sipil sebagai pelancar jalan rezim otoriter kemudian menyulut amarah dari rakyat untuk menentang pembatasan hak dan penindasan.

Ketiga, kegagalan rezim dalam meyakinkan rakyat yang mulai jengah terhadap pemerintah atas penyelesaian peristiwa yang terjadi. Hal ini menyebabkan hilangnya kepercayaan rakyat atas pemerintah dan memicu aksi demonstrasi yang lebih besar. Keempat, kontrol atas demonstrasi yang dilakukan aparat dengan cara yang tidak seharusnya seperti tindakan represif ke demonstran bahkan sampai menimbulkan korban jiwa serta pembatasan akses informasi yang seharusnya diketahui oleh publik. Karenanya demonstrasi semakin memanas dan terjadilah kerusuhan hingga menyebar ke kota-kota besar di Iran.

Tidak hanya kesamaan, terdapat juga perbedaan antara aksi di Iran saat ini dengan apa yang terjadi beberapa tahun lalu di Afrika Utara dan Timur Tengah. Apa yang terjadi saat Revolusi Mawar didasari oleh penindasan terhadap rakyat kecil. Sementara di Iran aksi yang terjadi didasari oleh peraturan yang membatasi hak-hak wanita hingga ke cara berbusana serta peraturan-peraturan tersebut selalu dibenturkan dengan moral dan agama.

Hingga saat ini, demonstrasi di Iran masih belum mereda dan bisa saja memicu gelombang aksi di negara-negara lain hingga menimbulkan Revolusi Mawar Jilid II. Tetapi, jika melihat kondisi sosial-politik negara-negara di Timur Tengah khususnya negara tetangga Iran saat ini, aksi tersebut tidak akan separah seperti yang telah terjadi beberapa tahun lalu. Kondisi negara-negara Timur Tengah saat ini telah mengarah ke keterbukaan dan juga ke arah moderasi.

Tidak menutup juga kemungkinan apabila demonstrasi terus berlanjut hingga rezim Iran saat ini yang dianggap otoriter digulingkan, maka akan terjadi hal yang sama terhadap negara-negara lain terlebih negara yang rezimnya bersifat otoriter. Apa yang terjadi di Iran saat ini dengan adanya peristiwa kematian Mahsa Amini juga menjadi penanda perlawanan feminisme di Iran untuk memperjuangkan hak-haknya yang dikekang oleh rezim melalui segara peraturan-peraturannya.

Dikuti Detik.com, Jumat 07 Oktober 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Daftar Kader NasDem Pilih Mundur Usai Anies Dideklarasikan Jadi Capres

Next Post

Keputusan Berani Nasdem Mengusung Anies sebagai Capres, Apakah Sudah Tepat?

fusilat

fusilat

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Keputusan Berani Nasdem Mengusung Anies sebagai Capres, Apakah Sudah Tepat?

Keputusan Berani Nasdem Mengusung Anies sebagai Capres, Apakah Sudah Tepat?

Refleksi Tragedi Kanjuruhan: Antara Kemanusiaan dan Etika Bisnis

Polisi Indonesia Di Cemo’oh Warga Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist