Solo-Fusilatnews – Kini banyak ditemui disejumlah sudut di kota Solo, baliho-balio Capres Gerindra Prabowo dan Jokowi. Hal ini menjadi perhatian diskursus masyarakat yang menghangat terutama di medsos-medsos.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka merespons beredarnya baliho bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan ayahnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) di wilayahnya. Putra sulung Jokowi ini menjelaskan, munculnya spanduk keduanya dinilai merupakan hal yang biasa.
“Pasangen fotomu karo Pak Jokowi yo ra po-po (tidak apa-apa). Siapa saja boleh masang foto,” ungkapnya saat ditemui di Ponpes Az Zayadiyy Sabtu (1/7/2023) lalu. Wali kota sejak Februari 2021 tersebut berujar, semua orang bisa memasang baliho sepanjang sanggup membayar sewanya. “Saiki wong ulang tahun we masang (sekarang orang ulang tahun aja pasang) baliho. Siapa saja kan boleh,” tuturnya.
Gibran juga mengatakan, sampai saat ini, dirinya belum menerima laporan dugaan pelanggaran karena baliho tersebut. “Mengko tak cek perizinane (nanti saya cek izinnya). Apa ada laporan enggak berizin. Enggak ada kan. Yo wis (ya sudah),” terangnya. Karena itu, dirinya pun enggan mengomentari siapa yang memasang baliho Prabowo dan Jokowi itu. “Sing masang sopo. Yo ojo takon aku, (Yang memasang siapa. Jangan tanya aku)” tuturnya. Dirinya mengaku tidak memersalahkan spanduk itu, sepanjang tidak memuat kalimat yang dinilai provokatif.
“Kecuali kalau balihone ono kata-kata provokatif. Nggak ada kata-kata yang provokatif toh. Lha iyo,” jelasnya. Baca juga: 211 Baliho Bergambar Prabowo Subianto dan Jokowi Tersebar di Kota Semarang, Ternyata ini Maksudnya Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Tanggapan Gibran Soal Baliho Prabowo dan Jokowi Bertebaran di Kota Solo: Penting Tidak Provokatif
























