• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Gunawan Wibisana Itu Kini Bernama Effendi Simbolon 

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 8, 2023
in Feature
0
KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta – Masih ingatkah kita akan kisah Rama-Shinta dalam epos Ramayana karya Walmiki? Jika tidak, tengoklah Effendi Simbolon yang kini mencoba memerankan diri sebagai Gunawan Wibisana, sehingga ingatan kita pun akan segar kembali.

Gunawan Wibisana adalah adik kandung Rahwana, Raja Alengka yang menculik Dewi Shinta, permaisuri dari Rama, Raja Pancawati. Nah, saat terjadi peperangan antara kubu Rahwana dan kubu Rama untuk memperebutkan Shinta, ternyata Gunawan Wibisana justru berada di pihak Rama berhadapan dengan Rahwana. Akhirnya, dengan bantuan Hanoman bersama pasukan keranya, Shinta berhasil direbut dan dikembalikan kepada Rama.

“mBalelo”

“Saya secara jujur berharap Indonesia dinahkodai oleh pemimpin yang punya keandalan, dan itu ada pada figur Pak Prabowo,” kata Ketua Umum Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) Effendi Simbolon dalam acara Marga Simbolon di Jakarta, Jumat (7/7/2023), yang juga dihadiri Prabowo Subianto, calon presiden dari Partai Gerindra untuk Pemilihan Presiden 2024, sebagai pembicara.

Effendy Simbolon adalah anggota Komisi I DPR RI dari PDI Perjuangan. Partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran itu sendiri sudah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 pada 21 April lalu. Artinya, apakah Effendi Simbolon “mbalelo” dan keluar dari kawanan banteng?

Effendi Simbolon yang ibarat sedang berada di kawanan banteng atau sapi jantan kini tidak melenguh lagi seperti banteng atau sapi. Ia mengembik seperti kambing, atau mengaum seperti macan, atau melolong seperti serigala, sehingga bisa disebut sebagai bukan banteng lagi. Kok bisa? Jawabannya: karena ia patut diduga telah “mbalelo”.

“mBalelo”, adalah istilah dalam bahasa Jawa yang artinya “membangkang perintah atasan”, “menentang arus”, atau dalam cerita pewayangan sering digambarkan sebagai memberontak, memihak kepada musuh, karena punya keyakinan sendiri akan suatu hal, tidak puas dengan keadaan yang ada di sekelilingnya yang menyangkut dirinya.

Hal itu terjadi dalam cerita Ramayana versi wayang Jawa, di mana adik Rahwana, Gunawan Wibisana, “mbalelo” atau menyeberang dan memihak Rama dan pasukannya, karena berpendirian kakak kandungnya itu bersalah, dan berbuat angkara murka dengan tidak mau mengembalikan Shinta, istri Rama yang telah diculiknya. 

Bahkan dalam peperangan, seperti disebut di awal tulisan ini, Gunawan Wibisana membuka sandi atau rahasia kesaktian bala tentara Rahwana, sehingga mereka dapat dikalahkan pasukan Rama yang dibantu pasukan kera yang dipimpin Hanoman. 

Benarkah Effendi Simbolon menjadi Gunawan Wibisana dalam kisah nyata, di ajang Pilpres 2024 yang kemungkinan akan mempertemukan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo secara berhadap-hadapan, di samping Anies Baswedan? 

Sejauh ini, baru tiga sosok itulah yang sudah dideklarasikan partai politik masing-masing sebagai capres untuk Pilpres 2024.

Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra dan Menteri Pertahanan dicalonkan oleh partainya dan didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Keduanya membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). 

Anies Baswedan dideklarasikan Partai Nasdem sebagai capres 2024 pada 3 Oktober 2022 dan didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat. Ketiganya membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). 

Adapun Ganjar Pranowo yang diusung PDIP sejauh ini sudah didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura dan Partai Perindo. Kedua parpol terakhir merupakan parpol non-parlemen. Meski demikian, sudah dipastikan Ganjar bisa maju sebagai capres karena PDIP sendiri pun sudah memenuhi “presidential threshold” 20% kursi parlemen atau 25% suara sah nasional pemilu sebelumnya sebagaimana ketentuan Pasal 222 Undang-Undang (UU) No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

Sedangkan Gerindra dan Nasdem tidak memenuhi syarat “presidential threshold”. Artinya, baik Prabowo maupun Anies belum tentu bisa maju sebagai capres, masih bergantung parpol-parpol pendukungnya. Sikap parpol pendukung tergantung siapa calon wakil presidennya. 

Dengan demikian, KKIR maupun KPP belum permanen sebagai koalisi sampai mereka mendaftarkan pasangan capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), 19 Oktober 2023-25 November 2023 mendatang.

Persepsi

Kembali ke pertanyaan awal, apakah Effendi Simbolon akan “mbalelo” dari kawanan banteng dan menjadi Gunawan Wibisana yang akan melawan kakak kandungnya sendiri, Rahwana atau Dasamuka? 

Sosok yang suka bicara blak-blakan ini mengakui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang bisa diasumsikan sebagai kakak atau bahkan ibunya sendiri, sudah menetapkan Ganjar Pranowo sebagai capres, sehingga dirinya pun akan patuh. 

Akan tetapi di dalam bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS), siapa yang tahu bahwa Effendi Simbolon memilih Ganjar atau Prabowo? Tak ada yang tahu. Sebagaimana kita juga tidak tahu apakah para marga Simbolon yang dipimpin Effendi Simbolon akan memilih Ganjar atau Prabowo. 

Apalagi politik adalah persepsi. Apa yang sudah disampaikan Effendi soal Prabowo sudah tentu akan membentuk persepsi publik. Secara tak langsung Effendi turut mengampanyekan Prabowo sebagai capres. Dengan kata lain, Effendi menggembosi suara Ganjar Pranowo. 

Di sisi lain, apa yang disampaikan Effendi itu merefleksikan bahwa dukungan elite PDIP terhadap Ganjar belum solid. Apalagi jika melihat sikap Presiden Joko Widodo, yang juga kader PDIP, yang terkesan main dua kaki. Satu kaki di PDIP dengan meng-“endorse” Ganjar, satu kaki lainnya ada di Prabowo dengan meng-“endorse” bekas rivalnya di Pilpres 2014 dan 2019 itu. 

Apakah kemungkinan “mbalelo”-nya Effendi Simbolon demi membela kebenaran sebagaimana Gunawan Wibisana? 

Sekali lagi politik adalah persepsi. Sebagai persepsi, yang menentukan benar atau salah adalah si pemilik persepsi itu sendiri. Apalagi di era media sosial (medsos) sekarang ini, kebenaran sering kali tidak berpijak pada fakta, tapi pada persepsi. Jadi, apa yang dilakukan Effendi Simbolon itu bagi dia sendiri sudah dapat dikatakan benar, meskipun masih sebatas persepsi. 

Yang jelas, sudah sejak lama Effendi Simbolon menunjukkan ketidakberpihakannya kepada Ganjar. Saat terjadi polemik di kalangan elite PDIP tentang siapa yang layak menjadi capres, apakah Ganjar atau Puan Maharani, misalnya, Effendi saat itu banyak menyerang Ganjar yang mantan koleganya di Senayan itu.

Sebagai Gunawan Wibisana, apakah Effendi Simbolon akan membocorkan rahasia kekuatan PDIP kepada Prabowo dalam Pilpres 2024 nanti? Kita tidak tahu. Yang jelas, kini sudah terbentuk persepsi publik bahwa dukungan elite PDIP kepada Ganjar belum solid. Sekali lagi, politik adalah persepsi. Di sisi lain, Effendi Simbolon telah turut serta mengampanyekan Prabowo. 

Pertanyaannya, apakah PDIP akan menyemprit Effendi Simbolon karena dianggap “off side” atau bahkan “mbalelo”? Kita tunggu saja tanggal mainnya!

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kejagung Bertekad Telusuri Aliran Uang Untuk Menutup Kasus Dugaan Korupsi BTS 4G

Next Post

Projo Dibaca Mulai Gamang – Didatangi Relawan Prabowo Subianto

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
Jokowi Puji Prabowo  Karena Meningktanya Elektabilitas  Gerindra dan Dirinya

Projo Dibaca Mulai Gamang – Didatangi Relawan Prabowo Subianto

Negara Tak Bisa Menjerat Al-zaitun Dengan Pasal Tindak Pidana Terorisme

Negara Tak Bisa Menjerat Al-zaitun Dengan Pasal Tindak Pidana Terorisme

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist