• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

GURITA VOC BARU DALAM BENTUK NKRI : “Bugis Harus Bangkit Lawan Ketidakadilan Penguasa Negara dan Swatsa” vol I

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
December 22, 2023
in Feature, Law
0
GURITA VOC BARU DALAM BENTUK NKRI : “Bugis Harus Bangkit Lawan Ketidakadilan Penguasa Negara dan Swatsa” vol I
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : M Yamin Nasution – Pemerhati Hukum

Makasar, Sulawesi Selatan, sejak dahulu di sebut surga bagi Eropa, dapat di lihat dari alam dan ekologisnya yang berbeda dari pulau pulau Indonesia lain, bahkan telah disebutkan sebelum teori garis Wallace (Wallace Line Theory). Pulau Celebes atau Makasar terletak di Selatan Filipina, Thomas Salmon, (1733) menyebutkan bahwa pulau ini memiliki ke kayaan alam tersendiri.

Stavorinus, (1799) dalam pelayarannya dari Eropa, Afrika, Batavia, Java, dan Makasar (1774-1778) mengatakan; “bahwa pulau ini di isi mahluk manusia yang turun dari surga berdasarkan catatan-catatan kuno yang di artikan pendahulunya di Prancis. Dia mengatakan bahwa tidak ada pulau yang lebih indah yang di lihat sepanjang perjalanananya dari Eropa hingga Makasar, terlebih saat sampai di Pulau Lij-Lij (sekarang Pantai LaeLae). Masyarakatnya lebih cantik dari wanita-wanita yang ada di pulau lain, sedangkan lekakinya memilki rambut panjang, tebal dan berani, selain iru masyarakat Makasar tidak akan pernah berniat untuk berkhianat.

Bagaimana tidak,  Putri Kerajaan Wales memberikan penghormatan pada perusahaan minyak Makasar (Maccasar Oil) yang bergerak di bidang kecantikan. Minyak Makasar konon berdasarkan catatan dan kesaksian orang-orang yang sembuh dari kebotakan paska sakit, bahkan rambut dapat tumbuh lebih lebat dan panjang (Alexander Rowland, 1809)

Makasar tidak hanya menjadi penting  bagi Belanda, juga bagi Eropa lain seperti United Kingdom, Prancis, Cina, dan Portugis karena ke Indahan buminya, namun juga kekayaan alamnya. Selain itu, Makasar telah menjadi pusat persinggahan kapal-kapal luar negri dalam hal kepentingan Niaga exports.

Hilir mudik kapal Asing begitu ramai, kehidupan masyarakat di bawah kepemimpinan raja-raja mendapatkan ketenangan dan makmur.

VOC berkali-kali mencoba masuk Wilayah Makasar dan bahkan menikah dengan wanita setempat (Stavorinus 1799), berbagai macam usaha dilakukan untuk menahlukkan wilayah ini, termasuk adu domba antara pengeran dan raja-raja.

Sebagian pendapat, seperti penulis German Thomas Salmon, (1733) menuliskan bahwa pulau ini terbagi menjadi enam kerajaan atau provinsi kecil. Namun, Herr (Pak) Valentyn menyebutkan lebih dari dua puluh, di antaranya di bagian selatan, yaitu Boni, Makasar atau Goa, Loeboe, Tello, Soping, Wadjoe, Tanette, Layo, Bankala, Toeratte, Badjing, Punna, Pakka, Mandhar, dan lain-lain dengan tujuh pangeran dan masih banyak lagi di pulau Sumbawa. Masing-masing mengatur wilayah kekuasaan mereka dengan nama dan gelar yang berbeda.

Berkali-kali VOC mengirimkan orang- orang terbaiknya untuk bernegosiasi dengan Raja Makasar, mamun sepertinya tidak berhasil untuk menahlukkan wilayah ini. Cornelis Speelman pada tanggal 24 November 1666 datang dengan 13 kapal,  500 serdadu Belanda dan 300 Militer Batavia datang ke Makasar dalam hal negosiasi (Kemungkinan besar, Makasar kala itu terjadi huru hara dengan Portugis, atau dampak adu domba yang terjadi oleh Belanda).

Usaha VOC tidak berhenti begitu saja, 13 Desember VOC dengan 8 kompi pasukan Belanda, dan 2 kompi pasukan pribumi, melakukan pengepungan terhadap Makasar, 24 Desember tahun yang sama VOC terus mendesak, hingga menghancurkan gudang beras dan padi sebanyak 3.000 (tidak ada keterangan tonase, kemungkinan besar model karung kala itu). Makasar terdesak namun tetap melawan.

Pada akhirnya, terjadilah kesepakatan yang di tanda tangani oleh Sri Sultan Hasanuddin (PADVCCA SIRI SVLTAN HASSAN OVDYN – Ejaan Asli) dan Para Raja (Koning) dengan Cornelis Speelman yang di cetak di Batavia tertanggal 15 Maret 1668, Stavorinus, (1799) menyebutkan perjanjian ini di tanda tangani 18 November 166. Perjanjian terdiri dari 30 butir, adapun poin penting pada perjanjian sebagai penguat argumen bahwa Belanda melakukan adu domba. Yaitu butir ke 6 berbunyi;

Sullen als nogh doen vertrecken,  in conformiteyt van de laetft gemaeckte Contracten,  alle Portugefen met haeren aenhang, geene uytgefondert, waer die onder de Regeringe van Macaffar werden gevonden, en dewyle de Engelfe gehouden moeten werden, voor groote aen : ftoockers en veroorfaeckers van het breecken der voor- fchreven Contracten, zoo fal de Regeringe die met al haeren aenhangh met de aldereerfte Occafie mede van onder haer Jurifdictie doen wegh gaen, zonder dat y mindt van de voorfchreven Natien of haere Creaturen ” oyt of oyt naer de fen in eenige Plaetfe, onder der Macassaren Gebiet weder ter Negotie of anders geadmitteert zullen mogen werden oock nu niet langer mogen verbly- ven als uytterlyck tot ultimo toe , foo en fal hoogstgemelde Regeringe oock nimmermeer ergens on- der haer Gebiet nu of naer defen ter Negotie of anders mogen in laeten Admitteren of vergonnen , eenige andere Europiaenfe Natie of yemant van harent wegen, ‘ t zý wiefe oock fyn, of hoefe mogten genoemt werden , geen uytgefondert. (Tulisan ini sejak 1668, sehingga banyak perubahan huruf) konfirmasi penulis untuk dapat lebih jelas bila membutuhkan dalam pendidikan).

Terjemahan bebas tentang beberapa poin perjanjian;

  1. Adanya pengembalian kapal-kapal yang du tahan Kerjaan Makasar
  2. Berdasarkan perjanjian, semua orang orang Portuguis tunduk pada pemerintahan Negara (Kerajaan Pemerintah) Makasar dan orang orang yang melakukan kejahatan akan di adili oleh VOC (Catatan: Buku Lain Palakat Boek, menyatakan paska 2-3 tahun perjanjian ini VOC melakukan negosiasi kontrak dengan berbagai macam alasan, sehingga memperketat aturan yang berlaku).
  3. VOC akan mengganti rugi kepada Makasar atas beberapa hal sebesar 4000 Rdts-mata uang sebelum gulden (Compagnie daer van met 4000 Rdrs). Dalam catatan lain VOC wajib membayar kepada Makasar cukup tinggi hingga hingga catatan di keluarkan 1779.
  4. Dan beberapa butir perjanjian yang dimana pengelolaan kapal yang hilir mudik semua berdasarkan aturan VOC.

Beberapa literatur mengatakan, di bawah Raja Palaka menciptakan kemajuan bagi pelabuhan Makasar,  mungkin saja demikian. Namun, merujuk pada perjanjian Sri Sultan Hasanuddin Tahun 1668, di tanda tangani di Batavia yang disebutkan diatas, pada dasarnya Pelabuhan Makasar adalah pelabuhan yang sangat maju, hanya saja VOC ingin mengambil alih, hal ini juga dapat dibenarkan sebab Raja Palaka di angkat berdasarkan kesepakatan VOC.

Stavorinus, (1799) pada Chapitre VIII. Description abrégée des principaux états et royaumes de l’île de Célèbes menerangkan; Kerajaan Makasar, yang sebelum ditaklukkan oleh Belanda, bersatu begitu erat dengan Kerajaan Tello dan Sandraboni, sehingga mereka seolah-olah hanya merupakan satu negara yang sama, terbentang dari Bouleboule, di Teluk Boni, hingga ke titik Lassem (yang dalam peta Belanda menyandang nama Lassoa); dari sana ia akan menuju ke barat sampai ke titik Touratte atau Tanakéke; kemudian, dari tempat ini, sepanjang pantai barat, ke utara, ke Tanette atau Aganondje, dan ke pedalaman hingga sekarang Bone dan Soping; tanah di mana bahasa asli Makassar yang sebenarnya digunakan.

Disclaimer:

Tulisan ini dibuat tanpa ingin membantah literatur tentang sejarah Makasar dan Sulawesi secara umum, dan terlebih dahulu meminta ijin pada salah satu putri terbaik Sulawesi Selatan Dr. Yunduni Husni Jamaluddin, Dosen PTIK Mabes Polri.

Tulisan ini, untuk kepentingan tambahan khasanah pengetahuan dan kecintaan terhadap Makasar.

Kesimpulan:

Kekayaan Alam Makasar dan Sulawesi Selatan, harus di kuasai oleh pemerintah setempat yang seutuhnya untuk kepentingan Rakyat, dan ini harus terus di perjuangkan pada pemerintah pusat, sehingga APBD wilayah dapat di tingkatkan, sehingga kemiskinan harus hilang dari bumi Makasar.

Sejak dahulu Bangsa Makasar Adalah bangsa setia dan bangsa pejuang, hal ini juga terbukti saat Reformasi 1998, pergerakan Mahasiswa pertama kali terjadi di wilayah ini, Makasar akan selalu hadir apabila kesewang-wenangan terjadi.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pejabat Jepang Memulai Inspeksi di Lokasi Markas Daihatsu

Next Post

Menyonsong Debat Paling Ditunggu-tunggu – Apa Strategi Gibran Melawan lawannya?

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Disebut Karbitan Jadi Ketua INASPOC, Begini Reaksi Gibran

Menyonsong Debat Paling Ditunggu-tunggu – Apa Strategi Gibran Melawan lawannya?

Dituding Sindir Prabowo, Anies Dilaporkan ke Bawaslu, Sebaiknya Bawaslu Prioritaskan Penyelidikan Kasus Laporan PPATK

Dituding Sindir Prabowo, Anies Dilaporkan ke Bawaslu, Sebaiknya Bawaslu Prioritaskan Penyelidikan Kasus Laporan PPATK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist