• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Habib Rizieq Tantang Prabowo: Kejar Koruptor Tanpa Pandang Bulu, Budi Gunawan: “Jaga Marwah Mantan Presiden”

Ali Syarief by Ali Syarief
January 5, 2025
in Crime, Feature
0
Habib Rizieq Tantang Prabowo: Kejar Koruptor Tanpa Pandang Bulu, Budi Gunawan: “Jaga Marwah Mantan Presiden”
Share on FacebookShare on Twitter

Habib Rizieq Shihab kembali membuat pernyataan yang memantik perhatian publik. Dalam salah satu ceramahnya, ia menantang Presiden Prabowo Subianto untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas korupsi. Habib Rizieq mengutip  majas hiperbola Prabowo untuk menggambarkan urgensi langkah tersebut: “Kejar koruptor itu sampai Antartika!” Ia juga menyoroti laporan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang mengaitkan nama Presiden Joko Widodo dengan dugaan korupsi tingkat global. Baginya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya sudah bertindak jika laporan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan mengemukakan pandangan yang berbeda. Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah seorang mantan presiden. Pernyataan ini mengisyaratkan sikap politik pemerintah dalam mengambil langkah hukum terhadap tokoh besar seperti Jokowi. Menurut Budi Gunawan, kehormatan seorang mantan pemimpin negara adalah bagian dari martabat bangsa yang harus dilindungi.

Antara Tegas dan Beradab

Kontras antara pernyataan Habib Rizieq dan Budi Gunawan memunculkan paradoks dalam konteks penegakan hukum di Indonesia. Habib Rizieq, dengan gaya retorikanya yang tajam, menyerukan keberanian untuk mengejar keadilan tanpa pandang bulu. Ia mengingatkan Presiden Prabowo akan janji-janji yang disampaikan dalam pidatonya, termasuk komitmen untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya. Bagi Habib Rizieq, hukum harus menjadi panglima tanpa peduli siapa yang terlibat.

Sebaliknya, pandangan Budi Gunawan lebih menekankan pada aspek etika dan stabilitas politik. Menurutnya, tindakan hukum terhadap mantan presiden perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap citra bangsa di mata dunia. Sikap ini, meskipun tampak bijaksana, berpotensi melahirkan kritik bahwa hukum justru menjadi tumpul ke atas.

Menguji Komitmen Presiden Prabowo

Janji Presiden Prabowo untuk memerangi korupsi kini menghadapi ujian nyata. Apakah ia akan memenuhi tantangan Habib Rizieq dan menunjukkan keberanian politik untuk memeriksa dugaan yang melibatkan tokoh besar? Ataukah ia akan memilih jalan yang lebih diplomatis, sejalan dengan pandangan Budi Gunawan?

Jika pemerintah serius ingin menegakkan hukum yang adil, langkah konkret harus segera diambil:

  1. Investigasi Independen: Membentuk tim investigasi independen untuk memverifikasi laporan OCCRP secara transparan. Jika tidak terbukti, negara wajib membersihkan nama Jokowi. Jika ada bukti kuat, proses hukum harus berjalan tanpa intervensi.
  2. Pemberdayaan KPK: Memberikan ruang bagi KPK untuk menangani kasus ini secara profesional, tanpa tekanan politik.
  3. Keberanian Politik: Presiden Prabowo harus membuktikan bahwa pidatonya bukan sekadar retorika omon-omon, tetapi komitmen nyata terhadap keadilan.

Paradoks Penegakan Hukum

Dilema antara “keberanian mengejar keadilan” dan “menjaga marwah mantan pemimpin” mencerminkan kompleksitas hukum di Indonesia. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghadapi masa lalunya dengan jujur dan transparan. Menutup-nutupi dugaan korupsi, apalagi jika melibatkan tokoh besar, justru akan merusak martabat bangsa di mata rakyat dan dunia internasional.

Penutup

Habib Rizieq telah mengajukan tantangan moral kepada Presiden Prabowo untuk menepati janji-janji besarnya. Di sisi lain, Budi Gunawan mengingatkan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan kehati-hatian dan mempertimbangkan stabilitas bangsa. Kini, bola ada di tangan Prabowo. Apakah ia akan menjawab tantangan ini dengan langkah konkret? Atau, apakah komitmennya hanya akan menjadi janji yang berlalu seperti angin? Rakyat menanti bukti, bukan sekadar retorika.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bos Rental Mobil Jadi Korban Penembakan, Kapolsek Cinangka Ungkap Kronologi

Next Post

Setahun Tahlil Rizal Ramli, Aktivis Pergerakan Berkumpul dengan Penuh Kenangan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
Setahun Tahlil Rizal Ramli, Aktivis Pergerakan Berkumpul dengan Penuh Kenangan

Setahun Tahlil Rizal Ramli, Aktivis Pergerakan Berkumpul dengan Penuh Kenangan

Kapolri Siap Tindak Para Pihak Terlibat skandal Judol di Kemkomdigi Termasuk Nama Tertentu

Eggi Sudjana dan TPUA Yakin Pra atau Tepat 100 Hari Prabowo Presiden RI Bakal Ganti Kapolri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...