• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Habis Simbolon, Terbitlah Budiman

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 20, 2023
in Feature, Politik
0
KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta – “Indonesia perlu nahkoda yang hebat, dan itu ada pada figur Pak Prabowo,” kata Effendi Simbolon, Jumat (7/7/2023), dalam acara pertemuan Marga Simbolon di Jakarta yang juga menghadirkan Prabowo Subianto sebagai pembicara dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan. 

“Indonesia layak mendapatkan orang terbaik, salah satunya Pak Prabowo,” kata Budiman Sudjatmiko, Selasa (18/7/2023), usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu di kediamamnya di Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Kapal Indonesia harus dikayuh oleh orang yang paham strategi, paham geopolitik, paham sejarah,” lanjut Budiman.

Demikianlah. Habis Effendi Simbolon, terbitlah Budiman Sudjatmiko. Keduanya sama-sama melontarkan sinyal dukungan bagi Prabowo Subianto, calon  presiden (capres) dari Partai Gerindra untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Effendi Simbolon adalah anggota Komisi I DPR RI dari PDI Perjuangan, sedangkan Budiman Sudjatmiko adalah mantan anggota DPR RI, juga dari partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran itu. 

Sementara PDIP sudah punya capres sendiri untuk Pilpres 2024, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang diumumkan pada 21 April lalu di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat. 

Bagaimana bisa kader PDIP melemparkan sinyal dukungan kepada capres non-PDIP? Inilah politik. Tak ada kawan atau lawan abadi. Yang abadi adalah kepentingan.

Di sisi lain, partai politik adalah infrastruktur demokrasi. Sebagai infrastruktur demokrasi, garis komando parpol tak sekaku militer atau polisi. Jadi, seorang kader parpol bisa bermanuver di luar garis kebijakan parpolnya, sepanjang ia bisa “menyelematkan” diri.

Lalu, apa kepentingan Simbolon dan Budiman memberikan sinyal dukungan kepada Prabowo? Hanya Tuhan dan keduanya yang tahu.

Effendi Simbolon sudah “diadili” Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun, Senin (10/7/2023). Hasilnya, kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Simbolon tegak lurus dengan keputusan PDIP yang menetapkan Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024.

Adapun Budiman mengaku akan melaporkan hasil pertemuannya dengan Prabowo kepada Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Namun, Budiman mengaku pertemuannya dengan Prabowo dalam kapasitasnya sebagai pribadi, bukan kader PDIP. 

Akankah mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini “diadili” Dewan Kehormatan DPP PDIP laiknya Effendi Simbolon?

Komarudin Watubun menyatakan akan mengklarifikasi Budiman setelah masa reses DPR berakhir, 15 Agustus 2023. Watubun juga mensinyalir Budiman terindikasi melanggar disiplin partai. 

Nah, jika benar “diadili”, apakah hasilnya akan sama dengan Simbolon, yakni Budiman tegak lurus dengan keputusan PDIP yang telah menetapkan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024? 

Nanti dulu. Mungkin Budiman akan berbeda dengan Simbolon. Sebab, Budiman bukan anggota Dewan, sedangkan Simbolon anggota Dewan. Sebagai anggota Dewan, barangkali Simbolon takut kehilangan kursinya jika terkena Pergantian Antar Waktu (PAW). 

Sebaliknya, Budiman mungkin “nothing to lose” atau tanpa beban. Bahkan ada harapan jika Prabowo terpilih menjadi Presiden RI, bisa jadi Budiman akan direkrut sebagai menteri. Barangkali di titik inilah kepentingan Budiman bertemu Prabowo dan kemudian melempar sinyal dukungan kepada mantan Komandan Jenderal Kopassus itu. 

Kepentingan yang sama mungkin ada dalam benak Effendi Simbolon. Bisa jadi ia berharap kursi menteri dari Prabowo jika terpilih nanti.

Tidak “Nggondheli”

Sekali lagi, akankah Budiman Sudjatmiko benar-benar “diadili” Dewan Kehormatan DPP PDIP laiknya Effendi Simbolon dan hasilnya pun sama: tegak lurus dengan keputusan PDIP yang telah menetapkan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024?

Kita tidak tahu. Yang jelas, Ganjar Pranowo tidak akan “nggondheli” (menahan) jika Budiman mau menyeberang ke kubu sebelah. Itulah dinamika politik, kata Ganjar yang juga mantan anggota DPR RI dari PDIP sebagaimana Budiman. 

“Ketika dinamika berkembang, terjadi suasana yang timbulkan friksi, ikhlaskan ketika ada bagian dari kita berpindah ke kamar sebelah,” kata Ganjar di hadapan relawannya di Jakarta, Rabu (19/7/2023).

“Tidak perlu ditangisi, Anda mau hitam atau putih. Satu agenda besar karena kita punya mimpi bersama, agenda besar kita Indonesia mesti jadi negara maju,” lanjutnya seperti dilansir sebuah media.

Kini, bola ada di tangan Budiman Sudjatmiko dan Dewan Kehormatan DPP PDIP. Budiman sendiri mengaku “welcome” jika hendak diklarifikasi. Apa yang didiskusikan dengan Prabowo, kata Budiman, akan berdampak pada kebijakan PDIP, sehingga hasil diskusi itu pun akan ia sampaikan kepada DPP PDIP.

Tapi entahlah. Yang jelas, Ganjar Pranowo pun “no problem” atas sikap yang akan diambil Budiman Sudjatmiko dalam Pilpres 2024. Mungkin ia sadar, tak ada kawan atau lawan abadi di dunia politik. Yang abadi adalah kepentingan.

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ganjar Pranowo Ajak Gibran Lari Pagi di Bogor “Bukan Kampanye”

Next Post

Dito :Ternyata Rumah senilai 162 M itu Hibah Dari Mertuanya

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh
Feature

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

July 25, 2026
Economy

Kebocoran Kekayaan Negara ​Ketika Tata Kelola Dikalahkan oleh Kepentingan: (Membangun Benteng Integritas untuk Menjaga Kedaulatan Ekonomi)

July 25, 2026
Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label
Feature

Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

July 25, 2026
Next Post
Dito :Ternyata Rumah senilai 162 M itu Hibah Dari Mertuanya

Dito :Ternyata Rumah senilai 162 M itu Hibah Dari Mertuanya

PDIP Semakin Panas, Isu Jokowi Gantikan Megawati??

Jokowi Dinilai Abai Atas Tuntutan PDIP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

July 25, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

Londo Ireng Belum Go Internasional, Tetapi Sudah Menjadi Bom Molotov di Dalam Negeri

July 25, 2026
Mengapa Para Advokat Sulit Bersatu?

Mengapa Para Advokat Sulit Bersatu?

July 25, 2026
Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, Hendardi: Fadli Zon Jangan Cari Sensasi

Akuntabilitas Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung Tetap Dipertanyakan

July 25, 2026
Kepala BGN Minta Petugas SPPG Bekerja dengan Hati, Joe Sidjabat: Jangan Berhenti Sebagai Slogan

Kepala BGN Minta Petugas SPPG Bekerja dengan Hati, Joe Sidjabat: Jangan Berhenti Sebagai Slogan

July 25, 2026
Prabowo dan Politik Perdamaian Dunia: Menjawab Amanah Konstitusi di Sidang PBB ke-80

AJI dan Organisasi Pers Kecam Pernyataan Prabowo yang Sebut Jurnalis “Londo Ireng”

July 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

Febrie & Febri: Ketika Jargon Pembela Koruptor adalah Koruptor Runtuh

July 25, 2026
DEKONSTRUKSI SEKURITISASI DEMOKRASI

Londo Ireng Belum Go Internasional, Tetapi Sudah Menjadi Bom Molotov di Dalam Negeri

July 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist