• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Hadits Dhaif Dijadikan Hujjah: Laporan Jokowi Naik Penyidikan

Ali Syarief by Ali Syarief
July 13, 2025
in Aya Aya Wae, Crime, Feature
0
Hadits Dhaif Dijadikan Hujjah: Laporan Jokowi Naik Penyidikan
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Begini, Bung. Di negeri ini, kadang hukum tidak berjalan di atas rel. Tapi di atas relasi. Relasi kuasa, tepatnya. Maka jangan heran kalau sebuah laporan yang tadinya hanya jalan pagi di kantor polisi, tahu-tahu sudah naik kelas jadi penyidikan. Siapa pelapornya? Ya, Jokowi. Siapa terlapornya? Beberapa orang warga negara yang bilang ijazahnya palsu.


Dulu, waktu saya kecil, ada cerita lucu dari guru madrasah saya. Tentang seseorang yang ditanya tentang asal usul hadits. Dia menjawab, “Laa adri, tapi cocok untuk menghajar orang itu.” Nah, model begini yang sekarang menjalar ke ranah hukum. Hadits dhaif—yang kalau dalam ilmu hadits masih diragukan kesahihannya—tiba-tiba dijadikan hujjah, jadi dasar untuk menghukum orang yang dari awal bilang hadits itu tidak kuat.

Kita balik ke soal Jokowi.

Tahun-tahun belakangan, satu isu yang tak kunjung padam adalah soal ijazahnya. Benar atau palsu? Sah atau rekayasa? Perdebatan itu melahirkan laporan. Lalu laporan dibalas laporan. Dalam kasus ini, Jokowi tak tinggal diam. Ia mengadu ke Polda Metro. Dan kini, laporan itu naik status: penyidikan.

Pertanyaannya: dasarnya apa?

Katanya, ada cukup bukti untuk melanjutkan perkara. Tapi bukti yang mana? Apa sekadar karena yang melapor adalah mantan presiden? Atau karena negara takut nama baiknya tercoreng? Atau jangan-jangan, ini sekadar ‘teknik kekuasaan’ untuk membuat rakyat malas bertanya?


Bayangkan, Bung. Kita ini seperti orang disuruh percaya bahwa air bisa naik ke atas dengan sendirinya. Seperti disuruh menelan hadits dhaif yang dijadikan dasar menghukumi orang yang menuduh hadits itu dhaif. Logikanya jungkir balik. Absurd tapi nyata.

Ini bukan soal suka atau benci Jokowi. Ini soal bagaimana hukum ditegakkan. Kalau setiap kritik dijawab dengan laporan polisi, setiap dugaan dijawab dengan penyidikan, lalu rakyat harus percaya kepada siapa?

Polisi?

Lha wong polisi sendiri bingung membedakan mana yang kriminal dan mana yang politikal.


Dulu, katanya kita negara hukum. Tapi hari ini, hukum hanya jalan kalau di-endorse kekuasaan. Laporan rakyat jelata yang berdebu di meja penyidik bisa bertahun-tahun tidak disentuh. Tapi laporan orang besar, dalam semalam bisa menyala-nyala seperti mercusuar.

Hukum bukan lagi pencari keadilan, tapi pemadam kebakaran bagi citra kekuasaan.


Mahkamah di jalanan, Bung, kadang lebih jujur daripada yang di gedung megah itu. Rakyat menyimak. Rakyat tahu. Tapi rakyat juga tahu kapan harus diam, kapan harus menggigit bibir.

Dalam kisah ini, kita belajar satu hal: jangan coba-coba menyebut hadits itu dhaif kalau yang meriwayatkan adalah kekuasaan. Bisa-bisa, kita yang dikriminalisasi.

Sebab di republik ini, siapa yang bicara lebih penting dari apa yang dibicarakan.

Dan seperti biasa, hukum adalah tafsir. Tapi tafsir siapa?

Tafsir penguasa.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Kekayaan Menjadi Amanah: Hikmah Jepang dalam Cermin Islam

Next Post

Ketika Uang Menjadi Amanah: Hikmah Jepang dalam Cermin Islam dan Budaya Sunda

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi
Feature

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?
Birokrasi

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026
Feature

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026
Next Post
Ketika Uang Menjadi Amanah: Hikmah Jepang dalam Cermin Islam dan Budaya Sunda

Ketika Uang Menjadi Amanah: Hikmah Jepang dalam Cermin Islam dan Budaya Sunda

Silvester Dicari Kopassus – Menyerang Kumis Mantan Danjen Kopasus

Silvester Dicari Kopassus - Menyerang Kumis Mantan Danjen Kopasus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist