• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home daerah

Ketika Uang Menjadi Amanah: Hikmah Jepang dalam Cermin Islam dan Budaya Sunda

Ali Syarief by Ali Syarief
July 13, 2025
in daerah, Feature
0
Ketika Uang Menjadi Amanah: Hikmah Jepang dalam Cermin Islam dan Budaya Sunda
Share on FacebookShare on Twitter

Di Jepang, dompet yang hilang sering kali kembali ke tangan pemiliknya, lengkap tanpa kehilangan selembar pun. Uang yang tertinggal di tempat umum dikembalikan ke kantor polisi, bahkan untuk jumlah yang kecil. Fenomena ini bukan sekadar cerita viral, melainkan praktik keseharian yang lahir dari kesadaran kolektif: uang adalah milik orang lain yang harus dihormati, bukan dirampas diam-diam.

Bagi masyarakat Jepang, kejujuran bukanlah sekadar nilai ideal, melainkan laku hidup. Ada yang menyebut ini sebagai bagian dari pendidikan karakter yang kuat sejak usia dini. Namun jika kita melihat lebih dalam, sikap ini mencerminkan kesadaran spiritual yang universal: bahwa harta bukanlah tujuan, tetapi alat untuk menjaga kehormatan dan keadilan.

Islam dan Amanah atas Harta

Dalam Islam, uang bukanlah musuh, tapi juga bukan tuan. Ia adalah amanah, titipan yang harus dipertanggungjawabkan. Rasulullah SAW bersabda: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam konteks ekonomi, ini berarti setiap rupiah yang ada di tangan kita haruslah halal cara memperolehnya dan bijak penggunaannya.

Islam juga menanamkan nilai taqwa dalam mengelola harta. Ketika kita menemukan uang yang bukan milik kita, maka mengembalikannya adalah bentuk takwa. Seperti yang dicontohkan dalam hadis tentang luqathah (barang temuan), Islam mengajarkan bahwa menjaga harta orang lain sama berharganya dengan menjaga kehormatan diri.

Etika Jepang dan Kebangkitan Akhlak

Apa yang dilakukan masyarakat Jepang bukan karena takut dosa atau berharap pahala. Mereka tidak mengutip ayat atau hadis, tetapi mereka menjalani akhlak yang seharusnya menjadi ciri utama Muslim. Inilah paradoks yang harus kita renungkan. Bangsa yang mayoritasnya tidak memeluk Islam, justru menunjukkan praktik nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosialnya.

Mengapa fenomena ini tidak menjadi budaya dominan di negeri Muslim? Mengapa dompet hilang di negeri kita sering menjadi nasib buruk, bukan harapan kembalinya? Barangkali karena kita lupa bahwa iman tidak hanya berhenti di masjid, tetapi harus hidup di trotoar, pasar, dan ruang-ruang publik.

Cermin Budaya Sunda: Ketika Amanah Menjadi Laku Sehari-hari

Budaya Sunda menyimpan kearifan lokal yang sarat makna dalam memandang uang dan harta. Dalam pandangan orang Sunda, uang bukan semata alat tukar, melainkan bagian dari “titipan Gusti”—anugerah yang harus dijaga, dimanfaatkan dengan bijak, dan tidak menjadi sumber kerakusan.

Ungkapan “harta téh numpang nginum” (harta itu hanya mampir sejenak seperti orang haus yang minum) menjadi pengingat bahwa kepemilikan tidak pernah mutlak. Prinsip ini sejalan dengan pandangan Islam tentang kepemilikan sebagai amanah, bukan hak absolut. Orang Sunda tidak diajarkan untuk serakah, melainkan untuk “narima” (menerima dengan ikhlas) dan “hade goreng kudu ditarima”—segala takdir, termasuk rezeki, adalah bagian dari kehendak Yang Maha Kuasa.

Sikap “sauyunan” atau kebersamaan adalah ruh masyarakat Sunda. Dalam praktik sehari-hari, budaya ini tampak dalam bentuk gotong royong, arisan kampung, nyumbang ketika ada yang hajatan atau kesusahan, hingga tradisi mapag rejeki lewat kegiatan sosial. Masyarakat Sunda memandang bahwa uang baru bermakna jika ia ikut menghidupi orang lain, bukan sekadar menumpuk di laci-laci pribadi.

Selain itu, nilai “ulah ngareuah-reuah” (jangan berlebih-lebihan) menjadi panduan dalam menggunakan uang. Gaya hidup yang sederhana, tidak menonjolkan kekayaan, dan tetap menghormati sesama merupakan bagian penting dari etika ekonomi Sunda. Ini sejalan dengan nilai zuhud dan tawadhu’ dalam Islam, yakni tidak silau pada gemerlap dunia.

Di atas semua itu, budaya Sunda memandang bahwa “kahormatan diri” lebih penting dari kekayaan. Orang yang jujur, bersahaja, dan bisa dipercaya lebih dihormati daripada mereka yang kaya tapi culas. Masyarakat Sunda menyebut orang yang seperti itu sebagai “jalma hade”, orang baik yang menjadi panutan.

Penutup: Saatnya Kita Belajar dari Negeri yang Tidak Beragama Kita

Apa yang ditunjukkan Jepang bukan soal mereka lebih mulia, tetapi karena mereka lebih disiplin menata akhlak. Sementara di negeri kita, ajaran agama kadang hanya berhenti di lisan, tidak sampai pada laku. Maka saatnya kita merebut kembali ruh Islam dan kearifan lokal seperti budaya Sunda sebagai dasar kehidupan sosial. Menjadi jujur bukan karena takut dosa saja, tapi karena kita menghormati manusia lain dan menjaga martabat diri sendiri.

Ketika uang benar-benar dianggap amanah, maka kita akan punya harapan akan masa depan yang lebih adil, lebih tenang, dan lebih beradab.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hadits Dhaif Dijadikan Hujjah: Laporan Jokowi Naik Penyidikan

Next Post

Silvester Dicari Kopassus – Menyerang Kumis Mantan Danjen Kopasus

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi
Feature

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?
Birokrasi

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026
Feature

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026
Next Post
Silvester Dicari Kopassus – Menyerang Kumis Mantan Danjen Kopasus

Silvester Dicari Kopassus - Menyerang Kumis Mantan Danjen Kopasus

Apakah Laporan Jokowi di Reskrimum Sudah Memenuhi Unsur Berdasarkan Dua Alat Bukti yang Cukup?

Apakah Laporan Jokowi di Reskrimum Sudah Memenuhi Unsur Berdasarkan Dua Alat Bukti yang Cukup?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...