FusilatNews- Kepala Desa (Kades) Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Dian Siswadi menjadi sorotan publik. Ia itu viral lantaran berpenampilan nyentrik dengan gaya rambut bak anak punk.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lombok Barat Heri Ramadhan mengatakan gaya rambut Dian Siswadi kurang beretika sebagai pejabat desa. Heri pun bakal memanggil Dian Siswadi untuk memintai keterangan terkait gaya rambutnya
“Nanti kita akan panggil yang bersangkutan secara khusus ke kantor untuk memintai keterangan terkait motivasi membuat rambut seperti itu,” kata Heri, dikutip kompas.com Rabu (8/3/2023).
Heri mengungkapkan, gaya rambut Siswadi kurang beretika. Sebagai pejabat tertinggi di desa, Siswadi seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Kendati demikian, Heri mengakui bahwa tidak ada regulasi yang mengatur tentang gaya rambut kepala desa. “Memang tidak ada regulasi secara khusus yang mengatur gaya rambut kades. Tapi, kalau itu dipandang, itu tidak bagus juga. Makanya, kita akan panggil untuk memperbaiki gaya rambutnya. Nanti kita akan atur waktunya,” kata Heri.
Terlepas dari itu, Heri mengakui kinerja Dian Siswadi selama empat tahun menjadi Kades Desa Sigerongan sangat baik. Bahkan, ia belum menemukan penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembangunan yang bermasalah selama dia menjadi kades.
“Ya belum kami temukan hal yang tidak baik dari kinerjanya. Tapi kan, gaya rambut viral ini bisa saja menimbulkan polemik,” ujarnya.
Heri mewanti-wanti Dian Siswadi terkait gaya nyentriknya yang bisa saja menimbulkan kegaduhan. Terlebih jika rambut mohawak-nya itu mendapat reaksi dari masyarakat dan tokoh agama.
“Kalau tidak ditindaklanjuti, maka khawatirnya ini akan meluas, terlebih itu jabatan politis. Jangan sampai meluas atau bahkan nanti muncul mosi tidak percaya di masyarakat,” tandasnya.
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News

























