lukumba-Fusilatnews – Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YAPTI) resmi menetapkan Heriansya sebagai Koordinator Asrama (KOAS) untuk periode 2025/2026. Pemilihan yang digelar berbeda dari sebelumnya ini berlangsung di kawasan wisata Pantai Bira dengan tema “Menyambut Hari Disabilitas Internasional dengan Memperkuat Kebersamaan, Kepemimpinan, dan Keberagaman.”
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Family Gathering tersebut dihadiri binaan, para guru, mahasiswa, serta menghadirkan Ustad Ikhwan Bahar, Ketua 4 YAPTI sekaligus Ketua Pusat Dai Muda Bulukumba, beserta orang tua siswa.
Dalam kontestasi pemilihan, tiga kandidat bersaing memperebutkan kursi KOAS:
Heriansya (nomor 1)
Wawan Darmawan (nomor 2)
Hamdan Dani Ismail (nomor 3)
Hasil penghitungan suara menetapkan Heriansya sebagai pemenang dengan 18 suara, disusul Hamdan Dani Ismail dengan 6 suara, dan Wawan Darmawan memperoleh 4 suara.
Ustad Ikhwan Bahar dalam sambutannya berharap KOAS yang demisioner tetap menjaga hubungan baik dan memberikan dukungan kepada pengurus baru. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi selama dua periode.
“Atas nama Yayasan, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama dua periode. Insya Allah bernilai pahala di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, KOAS demisioner Firdaus Abdul Rahim mengungkapkan perjalanan panjang dan dinamika selama masa kepengurusan. Ia berharap ke depan koordinasi antara KOAS dan pihak atasan dapat berjalan lebih harmonis.
“Lika-liku kepengurusan menjadi pelajaran besar. Saya berharap koordinator baru tidak mudah diintervensi agar kebijakan bisa selaras dengan atasan,” kata Firdaus.
Ia juga menekankan pentingnya memahami batas wilayah kerja antara pengurus asrama dan pihak yayasan agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.
Berbeda dengan pendahulunya, Heriansya dalam visi misinya menitikberatkan pada penguatan pembinaan yang menyentuh karakter dan kemandirian binaan.
“Binaan yang bermanfaat bukan hanya di asrama, tetapi juga bagi masyarakat. Binaan YAPTI harus kreatif, berkepribadian, dan mampu hidup mandiri ketika menjadi alumni,” tegasnya.
Dengan terpilihnya Heriansya, YAPTI berharap pembinaan di asrama semakin solid, komunikatif, dan menghasilkan generasi tunanetra yang berdaya serta bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.


























