• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

IHSG & Rupiah Kompak Terhempas, Solusi Makan Siang Dengan Para Capres?

Laporan Lengkap Situasi Perekomonian Indonesia

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
October 30, 2023
in Economy, News
0
Negara, Pajak, dan Revolusi Mental Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Fusilatnews – Dilaporkan beberapa media bahwa Aliran modal asing terus mengalir deras ke luar dari Indonesia (outflow) dalam beberapa pekan terakhir. Tak heran, pasar keuangan dalam negeri bergejolak, indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok dan nilai tukar rupiah melemah.

Dalam catatan CNBC Indonesia, pada perdagangan Jumat (27/10/2023), IHSG ditutup menguat 0,66% ke posisi 6.758,79. IHSG pun terkoreksi ke level psikologis 6.700 pada pekan ini.

Selama sepekan, nilai transaksi IHSG mencapai Rp 36,7 triliun. Sayangnya, investor asing masih mencatatkan outflow atau penjualan bersih (net sell) pada pekan ini. Asing melepas hingga Rp 2,58 triliun di seluruh pasar pada pekan ini.

Sementara itu, nilai tukar rupiah, dikutip dari Refinitiv berada di level Rp 15.935/US$1 pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (27/10/2023) atau ambruk 0,13%. Pelemahan kemarin memperpanjang tren negatif rupiah yang ambruk menjadi tiga hari perdagangan beruntun.

Dalam sepekan ini, mata uang Garuda terdepresiasi 0,41%. Artinya rupiah sudah ambruk selama delapan pekan beruntun. Pelemahan sepekan ini juga menjadi catatan negatif panjang rupiah. Sejak Mei tahun ini, rupiah hanya mampu menguat tiga kali dalam sepekan. Selebihnya mata uang Garuda ambruk.

Data Bank Indonesia (BI) merujuk pada transaksi 23-26 Oktober 2023 menunjukkan asing sebenarnya sudah mencatat inflow. Investor asing di pasar keuangan domestik tercatat beli neto Rp1,04 triliun terdiri dari beli neto Rp2,18 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN), jual neto Rp2,57 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp1,44 triliun di Sekuritas Rupiah BI (SRBI)

Ini adalah kali pertama sejak pekan pertama September 2023, asing mencatat inflow. Catatan BI menunjukkan asing mulai mencatat jual netto beruntun sejak Agustus 2023. Sepanjang tiga bulan terakhir, asing hanya mencatat net buy dua kali dalam satu pekan yakni pada awal September dan pekan ke empat Oktober 2023 atau pekan kemarin.

Derasnya capital outflow ini terjadi secara beruntun sejak minggu ke-4 September khususnya dalam data transaksi 25-27 September 2023 yang tercatat investor asing di pasar keuangan domestik jual neto Rp7,77 triliun terdiri dari jual neto Rp7,86 triliun di pasar SBN, jual neto Rp2,07 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp2,16 triliun di SRBI.

Data Perekonomian Indonesia Terbaru

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 mencapai 5,17%. Tren positif tersebut diharapkan masih berlanjut pada kuartal III dan IV dengan perekonomian. Meskipun masih di bawah target APBN yang sebesar 5%.

Inflasi per September 2023 secara tahunan (year on year (yoy) mencapai 2,28%, di bawah asumsi APBN yang sebesar 3,6%.

Nilai tukar rupiah kini tengah dalam tekanan yang besar, hingga nyaris menembus level Rp16.000 per dolar AS. Akan tetapi dilihat dari awal tahun, rupiah hanya terdepresiasi 1,35%. Secara rata-rata dari awal tahun 15.171 per dolar AS, sedikit di atas asumsi Rp14.800 per dolar AS.

Suku bunga SBN 10 tahun dalam asumsi APBN ditetapkan 7,9%. Realisasinya per 24 Oktober sebesar 7,10% (eop) dan 6,59% (eop).

Harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price) tercatat US$90,1 per barel (eop) dan US$77,69 per barel. Produksi minyak sampai dengan September 608,6 rbph dan gas 954,5 rbsmph.

Realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per September 2023 masih melanjutkan tren positif. APBN surplus sebesar Rp67,7 triliun atau 0,32% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sementara itu keseimbangan primer masih surplus Rp389,7 triliun.

Surplus APBN ditopang oleh penerimaan negara sebesar Rp2.035,6 triliun atau tumbuh 3,1% year on year. Adapun belanja negara tumbuh 2,8% year on year menjadi Rp1.967,9 triliun.

Penjelasan Presiden Jokowi & Menteri Sri Mulyani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, situasi ekonomi semakin berat karena imbas gejolak yang terjadi di dunia seperti perubahan iklim hingga perang.

“Dunia semakin tidak jelas. Tantangan yang kita hadapi juga tidak semakin berkurang tapi semakin bertambah,” kata Jokowi di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Dia menjabarkan seperti perubahan iklim sebelumnya dianggap sesuatu yang absurd, kini dampaknya sudah mulai terasa. Seperti kekeringan super El Nino yang membuat produksi beras hampir turun di semua negara.

“22 negara juga mengerem (ekspor pangan), stop tidak ekspor beras lagi ini lah kondisi yang dulu tidak pernah kita hitung tapi muncul,” kata Jokowi.

Selain itu pelemahan ekonomi global terjadi, juga kebijakan yang diambil negara maju seperti Amerika Serikat seperti kenaikan suku bunga juga membuat situasi semakin rumit bagi negara berkembang. “Capital outflow semua lari balik ke Amerika, semakin juga merumitkan kita semua,” kata Jokowi.

Ditambah, lanjut Jokowi, peperangan yang belum jelas berakhir seperti Ukraina dengan Rusia. Kini ditambah dengan perang antara Hamas dan Israel juga semakin mengkhawatirkan. Karena berpotensi melebar hingga negara lainnya seperti Lebanon, Suriah, hingga Iran.

“Dan akan semakin merumitkan masalah ekonomi semua negara karena harga minyak pasti naik,” ujarnya.

Jokowi pun mewanti-wanti semua pihak untuk mewaspadai sentimen ini terhadap ekonomi dalam negeri, baik dari sisi moneter maupun fiskal. Menurutnya meski Indonesia sudah memiliki arah kebijakan atau peta jalan untuk menopang ekonomi di masa depan seperti hilirisasi, namun masih harus detail diawasi dalam implementasinya.

“Kerja detail, di cek yang betul, kerja lapangan diawasi dan dicek di lapangan, artinya

kerja mikro itu penting sekali, bottlenecking diselesaikan, memang kerja sekarang tidak bisa yang makro saja, tidak bisa, dan punya tim masing-masing untuk mengawal di lapangan,” jelas Jokowi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui tekanan ekonomi global yang terjadi saat ini, seperti dampak dari kondisi peperangan yang terjadi di berbagai wilayah, seperti perang Rusia dan Ukraina serta Israel dan Palestina, gejolak tingginya harga komoditas energi dan pangan yang termasuk akibat fenomena El Nino, serta tren suku bunga yang tinggi berpotensi menekan ekonomi Indonesia mulai kuartal IV-2023.

Dia mengatakan, akibat kondisi tekanan global itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melemah ke level 4,86% pada kuartal IV-2023, dari asumsi awal sebesar 5,06%. Lalu, untuk keseluruhan tahun, akan melemah ke level 5,04% dari asumsi awal 5,09%, dan pada 2024 pelemahan ekonomi hanya akan tumbuh 5,08% dari asumsi di APBN 2024 sebesar 5,2%.

Penjelasan Gubernur BI Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan lima beban ekonomi global saat ini. Menurutnya, kelima beban ini juga menjadi sorotan banyak kepala negara dan instansi dunia.

Pertama, pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat dari perkiraan awal 2.9% menjadi 2,8%. Di samping adanya divergensi pertumbuhan antar negara yang semakin melebar.

“China sekarang sudah melambat dan akan melambat nah ini yang kemudian dalam 2 tahun ke depan 2024 2025 pertumbuhan ekonomi akan melambat tahun depan divergensi sumber pertumbuhan ekonomi melebar baru menyempit di 2025,” paparnya, dikutip Sabtu (21/10/2023).

“Dan baru 2026 kemungkinan akan stabilizing jadi 2024 masih diliputi uncertainty mengenai pertumbuhan global yang akan cenderung melambat,” kata Perry.

Maka dari itu, seluruh dunia memang harus mendorong permintaan domestik supaya pertumbuhan ekonomi masih tinggi.

Kedua, adalah meningkatnya tensi ketegangan geopolitik. Implikasinya paling nyata sudah terlihat pada harga minyak bumi dan pangan. Perry melihat kondisi ini akan memperlambat penurunan inflasi di banyak negara.

Ketiga, suku bunga acuan AS fed fund rate akan tinggi dalam waktu yang lama. Perry juga melihat akan ada kenaikan suku bunga acuan AS pada Desember 2023. “Tapi kan ketidakpastian tinggi, meski naik atau tidak naik masih akan tetap tinggi khususnya di paruh pertama tahun depan baru mulai turun pada paruh kedua jadi kemungkinan akan begitu,” ujar Perry.

Keempat, Perry menjelaskan kenaikan suku bunga acuan tidak hanya di jangka pendek tapi kebijakan moneter menaikkan suku bunga global jangka pendek. Sehingga US treasury sekarang naik.

“Jadi term higher for longer akan lebih tinggi untuk yield suku bunga obligasi pemerintah dari negara-negara maju,” imbuhnya.

BI menilai ada probabilitas sekitar 40 persen, Fed Fund Rate akan naik pada Desember 2023 dan ketidakpastian tinggi.

Perry mengungkapkan kenaikan yield obligasi negara maju, termasuk US Treasury, dapat berdampak pada aliran modal di emerging market, termasuk Indonesia. Kelima, adalah dampaknya, di mana dolar AS begitu perkasa dan melemahkan mata uang banyak negara di dunia, termasuk rupiah. Perry pun mengakui penyebab rupiah terus melemah beberapa hari terakhir.

Menurutnya, kondisi ini tidak terlepas dari kecenderungan perilaku pasar keuangan ataupun investor yang lebih memilih memegang uang kertas dolar alias fenomena cash is the king.

Sumber CNBC

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hilirisasi Jahat Cawe cawe Jokowi

Next Post

MENJAWAB TUNTUTAN 16 GURU BESAR TATA NEGARA TENTANG KEPUTUSAN MK

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Next Post
10 Peta Jalan Menyelamatkan Masa Depan Indonesia

MENJAWAB TUNTUTAN 16 GURU BESAR TATA NEGARA TENTANG KEPUTUSAN MK

Kung Fu Ibu Mega; Pukul, Rangkul, Cekik.

Mengapa Megawati Ketawa Usai Gibran Jadi Cawapres Prabowo?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist