• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Iie Sumirat: Sang Maestro Bulu Tangkis yang Tak Hanya Mengayun Raket, tapi Juga Menata Hidup

Ali Syarief by Ali Syarief
July 24, 2025
in Feature, Sport, Tokoh/Figur
0
Iie Sumirat: Sang Maestro Bulu Tangkis yang Tak Hanya Mengayun Raket, tapi Juga Menata Hidup
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Di tengah gegap gempita prestasi olahraga Indonesia yang kerap datang dan pergi, nama Iie Sumirat adalah pengecualian yang bertahan dalam ingatan kolektif bangsa. Kepergiannya pada 22 Juli 2025 bukan sekadar kabar duka, tapi momen refleksi atas seorang pejuang senyap di dunia bulu tangkis yang tidak hanya mencetak poin di lapangan, tapi juga mencetak manusia di luar arena.

Lahir di Bandung pada 1950, Iie Sumirat menjadi bagian dari generasi emas bulu tangkis Indonesia, yang disebut-sebut sebagai “The Magnificent Seven”. Ia berdiri sejajar dengan Rudy Hartono dan Liem Swie King, namun dengan karakter unik: eksentrik, berani, dan penuh ekspresi khas Sunda. Di Piala Thomas 1979, saat melawan Svend Pri, Sumirat sempat melakukan gerakan seperti tari Sunda—sebuah momen yang tidak hanya menunjukkan kepercayaan diri, tapi juga keberanian untuk menyelipkan budaya dalam olahraga internasional. Ia tidak hanya bertanding, tapi juga ‘bercerita’.

Namun kariernya sebagai atlet hanyalah setengah dari kisah besar yang ia tulis. Setelah pensiun, Iie tidak berhenti di titik “sukses pribadi”, melainkan bertransformasi menjadi guru dan pembina. Ia mendirikan klub yang menjadi cikal bakal SGS Bandung, dan dari sanalah muncul anak didik yang kelak menjadi legenda dunia: Taufik Hidayat. Bagi Taufik, Iie Sumirat bukan hanya pelatih, tapi ayah kedua. Di balik medali emas Olimpiade dan gelar juara dunia yang diraih Taufik, berdiri sosok Iie yang membentuk mental, kedisiplinan, dan jiwa sang juara.

Yang membuat Iie Sumirat berbeda dari banyak tokoh olahraga lain adalah keputusannya untuk hidup dalam kesederhanaan. Ia tidak mengejar panggung, tak haus tepuk tangan. Ia memilih menjadi tukang ukir di balik layar, membentuk generasi penerus dengan dedikasi dan cinta. Dalam dunia yang kerap mengukur kesuksesan dari popularitas dan pundi-pundi, Iie menjadi simbol keberhasilan sejati: keberhasilan yang melahirkan keberhasilan lain.

Wafatnya Iie Sumirat akibat komplikasi paru-paru, setelah setahun bergelut dengan cedera tendon yang merembet menjadi sakit yang tak tertahankan, menjadi pengingat akan ringkihnya tubuh, tapi juga kuatnya warisan semangat. Ia dimakamkan di Bandung, kota kelahirannya, tapi namanya telah lama hidup di hati para pencinta bulu tangkis dan insan olahraga nasional.

Iie Sumirat telah tiada, namun ia hidup dalam setiap langkah kaki Taufik Hidayat, dalam ayunan raket anak-anak yang sedang berlatih di lapangan-lapangan sederhana, dalam semangat bahwa olahraga bukan hanya soal kemenangan, tapi soal mendidik manusia.

Di era ketika keteladanan makin langka dan dunia olahraga sering terseret dalam urusan politik dan komersialisme, kisah Iie Sumirat adalah penawar: bahwa menjadi besar tidak harus bising, bahwa menjadi pahlawan tidak selalu harus terlihat.

Selamat jalan, Kang Iie. Engkau telah memainkan pertandingan terbaik dalam hidupmu—dan menang, tanpa harus mengalahkan siapa pun.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden/Kepala Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Penegakan Hukum Yg Adil

Next Post

Tanda-Tanda Seorang Pemimpin yang Mengkhianati Moral Bangsa

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo
Birokrasi

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR
Birokrasi

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Feature

NEGARA, SEPIRING NASI, DAN RASA CURIGA

May 13, 2026
Next Post
Tanda-Tanda Seorang Pemimpin yang Mengkhianati Moral Bangsa

Tanda-Tanda Seorang Pemimpin yang Mengkhianati Moral Bangsa

Brigitte Macron Dituduh Laki-Laki, Macron Gugat Podcaster AS

Brigitte Macron Dituduh Laki-Laki, Macron Gugat Podcaster AS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

May 13, 2026
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026

NEGARA, SEPIRING NASI, DAN RASA CURIGA

May 13, 2026

​Ketika Negara Membuka Hulu Kerusakan ​(Refleksi tentang Moral Bangsa, Kebijakan Publik, dan Arah Peradaban Indonesia)

May 13, 2026
Fenomena Pemerasan WNA oleh Aparat Imigrasi dan Bea Cukai: Sebuah Pengkhianatan terhadap Kemanusiaan Bangsa Indonesia

Fenomena Pemerasan WNA oleh Aparat Imigrasi dan Bea Cukai: Sebuah Pengkhianatan terhadap Kemanusiaan Bangsa Indonesia

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

May 13, 2026
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist