• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

“Ijazah yang Tak Pernah Ada: Ketika Kebohongan Menjadi Fondasi Kekuasaan”

Ali Syarief by Ali Syarief
April 16, 2025
in Crime, Feature, Politik
0
“Ijazah yang Tak Pernah Ada: Ketika Kebohongan Menjadi Fondasi Kekuasaan”
Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang tak lazim dalam peristiwa yang mestinya menjernihkan, tapi justru makin mengaburkan. Tim Geruduk UGM, yang digadang-gadang akan menumpas keraguan publik soal keaslian ijazah Presiden Joko Widodo, justru menambah satu lapis baru dalam kamus kebingungan nasional: datang tanpa membawa bukti, pulang dengan klaim “sudah puas.” Tapi tak satu pun bukti itu ditunjukkan ke publik.

Sebegitu sulitkah membuktikan keaslian sebuah ijazah?

Kalau benar ada, tinggal perlihatkan. Sertakan transkrip nilai, nomor induk mahasiswa, foto kelulusan, bahkan kalau perlu testimoni dosen pembimbing. Semua bisa diverifikasi. Namun yang terjadi malah sebaliknya: UGM bergeming, tak satu dokumen pun dikeluarkan secara resmi, dan tim yang mengklaim melakukan klarifikasi tak menjelaskan apa pun selain narasi yang dibungkus kata “percaya.”

Di luar pagar kampus, publik justru makin meradang. Mereka mengingat bagaimana ijazah adalah syarat mutlak untuk bisa mencalonkan diri sebagai presiden. Ini bukan soal selembar kertas, tapi soal legalitas konstitusional. Dan jika syarat dasar itu saja ternyata diselimuti kabut, lalu bagaimana dengan syarat-syarat lain dalam proses pemilu?

“Kepercayaan publik itu dibangun dari transparansi, bukan dari percaya-percayaan,” kata Koordinator Tim Advokasi Ijazah Jokowi Watch, Damai Hari Lubis, yang menyebut bahwa hingga kini tidak ada dokumen resmi dari UGM yang bisa diuji secara publik maupun hukum.

Tak ada bukti, tak ada dokumen, tapi ada banyak manuver. Itulah yang membuat dugaan kian berkembang. UGM sebagai institusi pendidikan justru terlihat seperti terperangkap dalam ketakutan. Apakah ini tekanan kekuasaan? Apakah ini bagian dari “merawat cerita palsu” yang sudah telanjur dijalankan terlalu jauh?

Apa pun jawabannya, fakta tetap satu: kebohongan, jika terus dibiarkan, akan menjadi sistem. Dan sistem yang berdiri di atas kebohongan tak akan pernah membawa negeri ini ke arah yang adil dan benar.

Kita seperti sedang menyaksikan satu persatu fondasi demokrasi dibongkar dan diganti dengan propaganda. Dari upaya menjegal calon pemimpin oposisi, hingga pembiaran terhadap polemik ijazah yang tak kunjung selesai. Yang tak kalah menyakitkan adalah kesan bahwa publik dianggap bodoh dan mudah dilupakan. Padahal, rakyat hari ini melek hukum, paham digital, dan jeli membaca sinyal.

Tak perlu berpura-pura seolah semua baik-baik saja. Justru dengan membiarkan isu ini menggantung, kekuasaan sedang menggali lubang buat dirinya sendiri. Karena dalam sejarah republik ini, kebohongan tak pernah bertahan lama. Ia bisa disangkal, dibungkam, bahkan direkayasa, tapi pada akhirnya akan meledak di hadapan sejarah.

Dan percayalah, It’s a matter of time

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gubernur Jabar Desak IDI Cabut Izin Praktik Dokter Kandungan Pelaku Pelecehan di Garut

Next Post

Darurat Nalar – Ketika Hercules Lebih Kredibel dari UGM

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Siasat Kotak Kosong di Negeri Kaya: Mengapa Mereka Gelisah dengan PP Ekspor Satu Pintu?

May 22, 2026
Fenomena Gunung Es Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren
Feature

Fenomena Gunung Es Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren

May 22, 2026
Feature

BENARKAH ORANG DESA TIDAK PERLU DOLAR?

May 22, 2026
Next Post
Darurat Nalar – Ketika Hercules Lebih Kredibel dari UGM

Darurat Nalar - Ketika Hercules Lebih Kredibel dari UGM

Disertasi Soal Presidential Threshold, Asrullah Raih Gelar Doktor Hukum UNHAS

Disertasi Soal Presidential Threshold, Asrullah Raih Gelar Doktor Hukum UNHAS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati
Komunitas

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

by Karyudi Sutajah Putra
May 21, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Dua puluh delapan tahun pasca-Reformasi 1998, demokrasi Indonesia justru bergerak mundur. Rezim hari ini mempertontonkan wajah kekuasaan...

Read more
Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

May 21, 2026
Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Siasat Kotak Kosong di Negeri Kaya: Mengapa Mereka Gelisah dengan PP Ekspor Satu Pintu?

May 22, 2026
ICMI Goes to Kampus YARSI Bahas Ketahanan Keluarga di Era Artificial Intelligence

ICMI Goes to Kampus YARSI Bahas Ketahanan Keluarga di Era Artificial Intelligence

May 22, 2026
PBHI Sampaikan Mosi Tak Percaya terhadap Pengadilan Militer Kasus Andrie Yunus

PBHI Sampaikan Mosi Tak Percaya terhadap Pengadilan Militer Kasus Andrie Yunus

May 22, 2026
Fenomena Gunung Es Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren

Fenomena Gunung Es Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren

May 22, 2026

BENARKAH ORANG DESA TIDAK PERLU DOLAR?

May 22, 2026
Menyingkap Tabir Lapas Nusakambangan: Kunjungan PPWI dan Titik Terang bagi Korban Kriminalisasi Jekson Sihombing

Menyingkap Tabir Lapas Nusakambangan: Kunjungan PPWI dan Titik Terang bagi Korban Kriminalisasi Jekson Sihombing

May 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siasat Kotak Kosong di Negeri Kaya: Mengapa Mereka Gelisah dengan PP Ekspor Satu Pintu?

May 22, 2026
ICMI Goes to Kampus YARSI Bahas Ketahanan Keluarga di Era Artificial Intelligence

ICMI Goes to Kampus YARSI Bahas Ketahanan Keluarga di Era Artificial Intelligence

May 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...