• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia dalam Perangkap “Lebensraum” dan “Frontier” Taipan Oligarki RRC

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
January 30, 2025
in Feature, Politik
0
Reklamasi Pulau: Untuk Apa dan Untuk Siapa?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Mahdi Djakakarta Putra – Wartawan FusilatNews

PIK: Kolonialisasi Baru dalam Bingkai Geopolitik Tiongkok

Indonesia tidak lagi sekadar menjadi objek investasi asing, tetapi telah jatuh dalam skenario kolonialisasi modern yang dikendalikan oleh oligarki taipan berafiliasi dengan RRC. Dalam skema ini, tanah rakyat direbut, pesisir dikuasai, dan kebijakan negara seolah tunduk pada kepentingan asing. Proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) bukan sekadar pembangunan wilayah, tetapi cerminan dari strategi lebensraum dan frontier yang bertujuan menggeser pribumi dan memperkuat dominasi etnis Cina di Indonesia.

Lebensraum dan Frontier: Kolonisasi Halus ala RRC

Lebensraum bukan sekadar teori ekspansi, melainkan strategi nyata yang dijalankan dengan sistematis. RRC tidak sekadar membanjiri Indonesia dengan tenaga kerja asing, tetapi juga membangun pemukiman eksklusif yang perlahan menggeser penduduk asli. Mereka tidak hanya datang sebagai investor, tetapi sebagai penjajah dengan tujuan akhir: dominasi total.

Frontier, dalam konteks ini, adalah wilayah kosong yang disulap menjadi pemukiman baru bagi etnis Cina. Namun, wilayah yang dimaksud bukanlah daerah tak berpenghuni, melainkan tanah yang telah lama ditempati rakyat Indonesia. Polanya jelas: ambil alih, gusur, dan kuasai. Proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi contoh paling nyata bagaimana lebensraum dan frontier sedang dijalankan di Indonesia.

PIK: Proyek Strategis Nasional atau Alat Kolonialisasi?

PIK bukan sekadar proyek pengembangan kawasan, tetapi skema strategis untuk menguasai jalur pantai dan tanah rakyat. Dengan dalih Proyek Strategis Nasional (PSN), wilayah pesisir direkayasa agar masuk dalam skema investasi yang sesungguhnya merupakan proyek ekspansi ekonomi dan demografi ala RRC. Ini bukan sekadar pembangunan, melainkan aneksasi terselubung.

Lebih dari sekadar pengembangan kawasan, proyek ini mencerminkan implementasi lebensraum dan frontier yang didorong oleh kepentingan oligarki Cina. Beberapa indikasi kuat mengarah pada skenario ini:

  1. Korporasi Taipan (9 Naga): Kelompok oligarki ini beroperasi dengan basis kebijakan dwi kewarganegaraan agar tetap dalam lindungan RRC.
  2. Penjinakan Pejabat Lokal: Mereka tidak bekerja sendirian, tetapi menciptakan sistem patronase dengan membiakkan pejabat dari pusat hingga daerah yang tunduk pada kepentingan taipan.
  3. Ekspansi PIK Hingga 11 Wilayah: Proyek ini tidak berhenti di PIK 1 dan 2, tetapi dirancang hingga mencakup seluruh pesisir utara Jawa.
  4. Kontrol Selat Sunda: Target berikutnya adalah penguasaan Selat Sunda, sebagai simpul strategis jalur perdagangan dunia (Sealane of Communications). Ini mencerminkan strategi geopolitik ala British Empire saat menguasai pelabuhan-pelabuhan Cina pada Perang Candu.

Dampak Sosial: Menuju Perang Etnis?

Kesenjangan yang terjadi akibat proyek PIK semakin memicu kemarahan rakyat. Pemilik proyek merasa kebal hukum, seolah memiliki Undang-Undang sendiri. Sikap arogan seperti yang ditunjukkan oleh Aguan, yang menyatakan “MULUT SAYA ADALAH UNDANG-UNDANG”, adalah bukti nyata bahwa oligarki ini beroperasi di luar kendali negara.

Penggusuran rakyat dengan dukungan aparat, penguasaan tanah dengan dalih investasi, serta pembiaran oleh pemerintah, hanya akan mempercepat terjadinya konflik horizontal. Jika ini dibiarkan, tidak ada yang bisa menghentikan potensi perang etnis antara pribumi dan etnis Cina.

Pilihan Prabowo: Menghentikan atau Menjadi Pengkhianat Bangsa?

Semua kini kembali pada Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada lagi ruang untuk basa-basi. Apakah ia akan menghentikan proyek ini atau tetap membiarkan rakyatnya menjadi korban lebensraum modern? Pilihan ada di tangannya, dan konsekuensi dari keputusan ini akan menentukan masa depan Indonesia.

Jika PIK 2 tidak dihentikan, bukan hanya kedaulatan yang lenyap, tetapi juga perdamaian di negeri ini. Ini bukan lagi sekadar proyek properti, tetapi pertaruhan nasib bangsa!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Said Didu Bongkar Dugaan Framing Oligarki terhadap Pengeritik PIK-2

Next Post

Gandeng Mr. Suzuki, LPK GAESI Buka Pelatihan Calon Tenaga Kerja ke Jepang

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?
Feature

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua
Feature

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Politik

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Next Post
Gandeng Mr. Suzuki, LPK GAESI Buka Pelatihan Calon Tenaga Kerja ke Jepang

Gandeng Mr. Suzuki, LPK GAESI Buka Pelatihan Calon Tenaga Kerja ke Jepang

Mengapa Jokowi Menunjuk Hadi Tjahjanto dan AHY? Sebuah Perangkap?

Mengapa Jokowi Menunjuk Hadi Tjahjanto dan AHY? Sebuah Perangkap?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Birokrasi

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

by Karyudi Sutajah Putra
June 12, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.--Pengadilan Militer II-08 Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis terhadap empat personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah terbukti melakukan penyiraman...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Gagal Berkali-kali, Ketika Jadi Presiden Gagal Lagi

June 12, 2026
Macet Sampi 19 Kilometer, Hingga Pemudik di Pelabuhan Merak Pingsan

Negara Jadi Pedagang, Rakyat Jadi Pelanggan: Untuk Apa Kita Memiliki Pemerintah?

June 12, 2026
Per 1 September 2023 Pertamina Naikkan Semua Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan BBM dan Momentum Kerakusan

June 12, 2026

REVOLUSI KEDUA DAN UJIAN MORAL PARA VETERAN

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist