• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Inggit dan Karma Istri-istri Sukarno

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 4, 2023
in Feature
0
Inggit dan Karma Istri-istri Sukarno
Share on FacebookShare on Twitter


Oleh: Sudrajat

Jakarta – Tak jelas benar apa sebenarnya yang melatari permintaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati agar Inggit Garnasih diperjuangkan menjadi Pahlawan Nasional. Beberapa tokoh di Jawa Barat pada 2008 dan 2012 pernah memperjuangkan hal itu.

Tapi dokumen-dokumen yang diajukan dinilai tidak lengkap. Juga sempat ada pihak bersuara miring yang menyebut Inggit punya cacat moral karena pernah memadu kasih dengan Sukarno sebelum resmi bercerai dari suaminya, Sanusi. Kali ini, karena Megawati yang meminta kemungkinan besar upaya itu akan terwujud.

Presiden RI ke-5 itu punya ikatan psikologis dan pernah berinteraksi langsung dengan Inggit pada Februari 1980. Kala itu bersama kakak sulungnya, Guntur Soekarnoputra, dia menemani sang ibunda, Fatmawati, menemui Inggit. Megawati tentu melihat dan ikut merasakan kehalusan budi pekerti Inggit yang dengan spontan menerima permintaan maaf Fatmawati.

Inggit masih menganggap Fatmawati sebagai anak angkatnya. Dengan begitu, Megawati adalah cucunya Inggit. “Indung mah lautan hampura (seorang ibu adalah lautan maaf),” kata Inggit sambil memeluk dan mengelus kepala Fatmawati.

Megawati juga tentu insyaf, tanpa Inggit sejatinya Bung Karno tak akan menjadi tokoh besar. Terkait peran besar yang dimainkan Inggit, sastrawan SI Poeradisastra dalam pengantar buku “Kuantar ke Gerbang” karya Ramadhan KH, menulis, “Separuh daripada semua prestasi Soekarno dapat didepositokan atas rekening Inggit Garnasih di dalam ‘Bank Jasa Nasional Indonesia’.

Inggit adalah perempuan kedua, setelah Oetari Tjokroaminoto, yang dinikahi Bung Karno. Dia menjalankan tiga peran sekaligus: isteri, teman curhat, dan ibarat ibu yang senantiasa memberi dan melayani tanpa keluh kesah berarti.

Perempuan kelahiran Banjaran, 17 Februari 1888 itu yang memenuhi segala kebutuhan materi Bung Karno. Memulihkan energi dan memompakan semangat juang di kala Bung Karno terpuruk. Kepada Cindy Adam, wartawati Amerika, Bung Karno mengakui peran besar Inggit yang disebutnya ‘jimat keberuntunganku’.

“Inggit tidak pernah mengeluh. Suratan nasib dalam hidupnya adalah memberi padaku ketenangan pikiran dan dukungan cinta, bukan menambah persoalan,” tuturnya.

Sayang, setelah 19 tahun berumah tangga, bahkan dengan setia katut Bung Karno saat dibuang ke Ende dan Bengkulu, Inggit harus rela berpisah. Karena si Bung terpikat pada Fatmawati, yang pernah ikut mondok dalam rumah tangga mereka saat di Bengkulu. Perpisahan tersebut menjadi semacam karma bagi Inggit yang sebelumnya memutuskan berpisah dari Sanusi.

Fatmawati memberi lima putra-putri yang amat diharapkan Bung Karno. Tapi kebahagiaan itu harus terkoyak pada tahun ke-11 pernikahan mereka. Pada 13 Januari 1953, Fatmawati melahirkan anak ke-5, Mohammad Guruh Irianto Sukarno, disertai pendarahan hebat. Dua hari kemudian, Bung Karno memasuki kamar isterinya yang tengah terbaring lemah itu.

“Fat, aku minta izinmu, aku akan kawin dengan Hartini,” kata Bung Karno lirih seperti ditulis di halaman 164 buku “Fatmawati, Catatan Kecil Bersama Bung Karno”.

Tak terbayangkan betapa sakitnya hati Fatmawati kala itu. Tapi bisa jadi itulah karma yang harus diterimanya setelah Bung Karno terpaksa menceraikan Inggit, yang tak memberinya keturunan.

Kepada Tempo edisi 22 september 1999, Hartini menepis tudingan publik bahwa dirinya pelakor (perebut laki orang). Untuk bersedia menerima pinangan Bung Karno yang bertubi-tubi, dia harus membayarnya dengan amat mahal. Hampir semua media dan aktivis perempuan kala itu mencerca dan menghinanya.

“Benar, sudah ada Ibu Fatmawati, sang first lady, ketika saya menikah dengan Bung Karno. Tapi, setelah saya, juga ada Dewi,” ujar Hartini. Dan, kalau dirinya dikatakan merebut Bung Karno dari Ibu Fat, ia melanjutkan, bukankah Ibu Fat juga merebut Bung Karno dari Ibu Inggit, dan Ibu Inggit merebutnya dari Ibu Tari (Oetari)?

Lalu, setelah Dewi, bukankah masih ada lagi Haryatie, Yurike, dan belum pacar-pacar yang lain? Jadi semuanya sama. Yang membedakan, hanya ada satu first lady. “Saya tidak merebut Bung Karno. Saya menjalani takdir yang digariskan hidup,” Hartini menegaskan.

Hingga pertengahan Januari 1966, ketidaksukaan publik terhadapnya masih terasa. Tembok rumah Hartini di paviliun Istana Bogor dicoreti kata-kata tak senonoh. Coretan itu antara lain berbunyi, ‘Lonte Agung” dan ‘Gerwani Agung’. Hal yang membuat Bung Karno sangat murka kepada para mahasiswa yang mendemonya.

Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi yang dinikahi Bung Karno pada 3 Maret 1962 pun harus membayar mahal. Cuma berselang 26 jam setelah menikah, ibunda dan adiknya, Yasso, meninggal dunia. Masing-masing karena serangan jantung dan bunuh diri. Keduanya menentang keras pernikahan Dewi dengan si Bung.

Kembali ke sosok Inggit Garnasih, pada 1961 Presiden Sukarno menganugerahi mantan istrinya itu Satyalantjana Perintis Pergerakan Kemerdekaan. Lalu pada 1997 Inggit dianugerahi Bintang Mahaputra oleh Presiden Soeharto. Di tahun yang sama, rumah Inggit direnovasi.

Pada 23 Desember 2010 Pemprov Jawa Barat menjadikan rumah di Jalan Ciateul itu sebagai cagar budaya. Nama Inggit juga kemudian diabadikan sebagai nama jalan, menggantikan nama Ciateul pada November 2017.

Sampai di sini, dapat dipahami bila Megawati meminta agar Ibu Inggit diperjuangkan sebagai Pahlawan Nasional. Terlepas dari segala motif atau momennya yang mungkin dianggap sudah jauh terlambat. Bila Fatmawati sebagai first lady atau Ibu Negara yang berjasa menjahitkan bendera merah putih menjelang Proklamasi, Inggit Garnasih bolehlah disebut sebagai Ibu Bangsa yang telah banyak memberi dan melayani tanpa berharap kembali.

Dikutip dari detik.com, Sabtu 4 Februari 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Biaya Haji (Memang) Mahal

Next Post

Mengatasi Culture Shoock – Saat Tiba di Jepang

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Manajemen Waktu: Ketika Hidup Tidak Lagi Sekadar Pembagian Waktu, Tapi Dimaknai Arah Hidup

April 19, 2026
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
Mengatasi Culture Shoock – Saat Tiba di Jepang

Mengatasi Culture Shoock – Saat Tiba di Jepang

PAN Kritik Booster Bakal Jadi Syarat Mudik: Wapres Mengada-ada

Wapres Ma’ruf Amin: Aneh, Larangan Jilbab Bagi Pramugari Garuda

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Waktu: Ketika Hidup Tidak Lagi Sekadar Pembagian Waktu, Tapi Dimaknai Arah Hidup

April 19, 2026
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Waktu: Ketika Hidup Tidak Lagi Sekadar Pembagian Waktu, Tapi Dimaknai Arah Hidup

April 19, 2026
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist