FUSILATNEWS — TEHERAN, IRAN (2 Maret 2026) – Iran kembali menjadi ladang pembantaian setelah serangan bom yang dilancarkan aliansi Israel–Amerika Serikat menewaskan ratusan jiwa. Korban tidak hanya berasal dari kalangan militer dan pejabat negara, tetapi juga warga sipil tak berdosa, menandai eskalasi konflik yang kian brutal dan tak berperikemanusiaan.
Berikut daftar mereka yang tewas dalam serangan bom bersama Israel – Amerika Serikat di Iran, menurut laporan resmi media Iran, pernyataan pemerintah, serta informasi media internasional:
📰 Korban Tewas Utama dalam Serangan
Ayatollah Ali Khamenei – Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, tewas setelah serangan udara di kompleks kediamannya di Tehran. Media Iran mengonfirmasi kematiannya dalam serangan yang dimulai pada 28 Februari yang dilakukan oleh pasukan AS dan Israel.
Anggota keluarga Khamenei – termasuk putri, menantu, dan cucu – juga dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Ali Shamkhani – Mantan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran dan penasihat dekat Khamenei, dilaporkan tewas dalam gelombang serangan.
Mohammad Pakpour – Komandan Pasukan Darat Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), termasuk di antara para pejabat senior Iran yang tewas.
Aziz Nasirzadeh – Menteri Pertahanan Iran, turut menjadi salah satu korban meninggal dalam serangan gabungan.
Abdolrahim Mousavi – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, juga dilaporkan tewas dalam serangan ini.
Selain mereka, laporan menyebut puluhan pejabat tinggi Iran telah tewas, termasuk sejumlah nama lain dari Kementerian Intelijen Iran serta komandan senior militer yang belum semuanya dipublikasikan secara rinci.
👧 Korban Sipil: Anak-Anak Sekolah
Ratusan siswa sekolah dasar perempuan di Minab – Sebuah serangan udara yang mengenai Shajareh Tayebeh Primary School di Provinsi Hormozgan menyebabkan setidaknya 148 hingga 153 siswa tewas, mayoritas anak perempuan usia sekolah dasar ketika kelas berlangsung.
⚠️ Statistik Kasus Lebih Luas
Media Iran menyebutkan jumlah keseluruhan korban tewas akibat serangan luas AS–Israel di lebih dari 20 provinsi mencapai lebih dari 200 jiwa, dengan ratusan lainnya terluka, termasuk sejumlah besar warga sipil.
📍 Konteks Serangan
Serangan gabungan ini dilakukan pada 28 Februari 2026, menandai eskalasi besar konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat dan Israel. Targetnya mencakup fasilitas militer, infrastruktur strategis, dan tokoh-tokoh puncak pemerintahan Iran. Iran kemudian melancarkan balasan dengan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan AS dan Israel di kawasan tersebut.


























