• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jadi Presiden untuk Apa?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
September 3, 2025
in Feature, Politik
0
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

H. Damai Hari Lubis, SH., MH.
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Menjadi Presiden Republik Indonesia berarti menunaikan seluruh amanah yang diperintahkan Undang-Undang Dasar 1945.

Menjadi presiden bukan untuk menjadikan kekuasaan sebagai alat mengangkangi undang-undang, lalu mengatur hukum agar keras menekan rakyat, sementara penguasa bisa bebas melenggang.

Menjadi presiden bukan untuk memaafkan elite yang terjerat hukum, lalu sebaliknya menjerat rakyat kecil agar tunduk patuh pada hukum tanpa keadilan.

Menjadi presiden bukan hanya untuk membebaskan pejuang kebenaran dari jeruji besi sekadar mencari keuntungan politik menghadapi lawan di pemilu.

Menjadi presiden semestinya dimulai dengan perenungan: apakah diri sungguh sanggup menjalankan tujuan didirikannya Negara Republik Indonesia?

Menjadi presiden harus berarti melanjutkan pembangunan agar negeri ini semakin sejahtera lahir dan batin, lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya.

Menjadi presiden bukan sekadar pandai menghafal tujuan berdirinya negara, tanpa kemampuan mempraktikkan dan mewujudkan kesejahteraan serta keadilan bagi rakyat.

Menjadi presiden tidak cukup hanya demi kehormatan. Kalau hanya ingin terhormat, mengapa tidak memilih menjadi dermawan yang berhati baik, memberi manfaat dengan harta, tanpa harus memimpin sebuah bangsa?

Menjadi presiden berarti memiliki cita-cita besar, program kerja jelas, serta fokus yang tak tergoyahkan untuk mencapai tujuan konstitusi: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Semuanya harus berlandaskan Pancasila yang kokoh, bukan sekadar proyek rutin mengecat ulang pilar negara yang lapuk dan rapuh.

Andai merasa tidak sanggup menaikkan “satu anak tangga” per tahun, mengapa harus menunggu gagal lima tahun?

Sebab, menaiki anak tangga kebaikan adalah proses estafet: setiap pemimpin wajib lebih tinggi pijakannya daripada pendahulunya. Bila tidak, bangsa ini akan terus tertatih, bahkan terperosok ke bawah.

Jika memahami filosofi membangun negara—berlaku adil, mensejahterakan, dan menjaga harkat rakyat—sungguh amat sulit, mengapa kekuasaan diperebutkan dengan cara-cara culas? Mengapa tidak menyerahkan proses pemilihan pemimpin sepenuhnya pada rakyat dengan musyawarah sejati, bukan lewat sistem yang dirancang penguasa hanya demi kepentingan kroni-kroninya?

Menjadi presiden semestinya tidak menyia-nyiakan rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Jabatan itu harus dijalankan dengan akal sehat, nurani, dan niat luhur, bukan karena haus kehormatan.

Karena bila niat hanya demi kuasa, maka bangsa ini akan terus dipimpin oleh sosok pendusta. Pemimpin yang tak jelas asal usul moral dan intelektualnya, meragukan ijazahnya, atau bahkan membawa bangsa ini turun tangga peradaban—hingga akhirnya dipimpin oleh orang asing dalam wajah yang seolah asli.


Damai Hari Lubis, seorang pengamat kebijakan umum hukum dan politik, memberikan pandangan yang mendalam tentang peran Presiden dalam menjalankan negara. Menurutnya, Presiden seharusnya menjalankan semua yang diperintahkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan tidak hanya menjadi penguasa yang mengatur hukum untuk kepentingan sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kegagalan Demo 25–28 Agustus 2025: Mimpi Buruk Rakyat

Next Post

Prabowo Mau Jadi Pemimpin Seperti Siapa? “Jangan Joget Aja Lho”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Prabowo Mau Jadi Pemimpin Seperti Siapa? "Jangan Joget Aja Lho"

REFORMASI KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...