• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Jangan Biarkan Tengkulak Main Harga: Tantangan & Harapan di Balik Kebijakan Satu Harga Gabah

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
May 21, 2025
in Economy, Feature
0
TENGKULAK = SAHABAT PETANI ?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – (Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Kebijakan satu harga gabah di Indonesia, melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani, merupakan langkah strategis untuk menjamin tiga hal sekaligus: melindungi petani, mendorong produksi, dan menjaga stabilitas harga gabah serta beras di pasar.

Dalam pelaksanaannya, kebijakan ini melibatkan Perum Bulog sebagai lembaga yang diberi mandat membeli langsung gabah dari petani dengan harga minimal tersebut. Dengan memperpendek rantai distribusi dan mendorong interaksi langsung antara Bulog dan petani, pemerintah berupaya memastikan harga yang adil dan menguntungkan bagi petani.

Namun, pertanyaan mendesak yang patut diajukan adalah: Bagaimana sebenarnya sikap para tengkulak terhadap kebijakan ini?

Sebagaimana kita ketahui, tengkulak adalah pihak yang selama ini memainkan peran sebagai perantara antara petani dan pasar. Mereka membeli hasil panen dari petani, lalu menjualnya kembali ke konsumen atau pedagang besar. Dalam banyak kasus, tengkulak bukan hanya sekadar perantara, tetapi juga penentu harga yang kerap merugikan petani. Mereka membeli dengan harga rendah, menjual dengan harga tinggi, dan meraup untung besar dari kesenjangan ini.

Dengan hadirnya kebijakan satu harga gabah, posisi dan kepentingan tengkulak tentu terganggu. Respons mereka pun beragam.

Tiga Sikap Tengkulak

  1. Menerima Kebijakan
    Tengkulak yang telah mampu beradaptasi atau memiliki jalur distribusi stabil mungkin akan menerima kebijakan ini karena tetap memperoleh margin wajar.
  2. Menentang Kebijakan
    Tengkulak yang terbiasa memanfaatkan disparitas harga lintas daerah kemungkinan besar akan menolak kebijakan ini, sebab ruang geraknya untuk mencari untung besar menjadi sempit.
  3. Beralih Strategi
    Tengkulak yang ingin bertahan bisa jadi memilih untuk beradaptasi, meningkatkan efisiensi, atau mencari celah hukum untuk tetap meraup untung—termasuk praktik tak etis.

Pemerintah tidak boleh membiarkan celah ini menjadi lubang yang merusak niat baik kebijakan satu harga gabah. Dalam realitas di lapangan, tengkulak bisa saja mencari jalan tikus: membeli di bawah HPP, memonopoli distribusi, bahkan menakut-nakuti petani agar menjual di luar sistem resmi.

Lima Langkah Antisipasi Pemerintah

  1. Pemantauan Harga Langsung di Lapangan
    Harga yang diterima petani harus sesuai HPP. Setiap penyimpangan harus dicatat dan ditindak.
  2. Pengawasan Transaksi
    Pemerintah harus aktif mengawasi proses transaksi agar berjalan transparan dan adil.
  3. Penindakan Tegas
    Tengkulak yang melanggar harus diberi sanksi administratif atau pidana jika terbukti merugikan petani.
  4. Pemberdayaan Petani
    Informasi adalah kekuatan. Petani harus tahu hak mereka dan harga pasar yang berlaku.
  5. Kolaborasi dengan Bulog dan Koperasi
    Kelembagaan petani perlu diperkuat agar mereka punya saluran alternatif selain tengkulak.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah bisa memastikan kebijakan satu harga gabah tidak hanya indah di atas kertas, tetapi juga nyata manfaatnya di sawah. Sangat ironis bila masih ada pihak yang menentang kebijakan ini—padahal ini adalah bentuk konkret negara hadir untuk petani.

Kebijakan satu harga gabah sejatinya adalah tameng negara terhadap spekulasi harga dan permainan pasar. Ia menjadi alarm bagi oknum yang gemar mempermainkan harga agar sadar diri dan berhenti menghisap keringat petani.

Lihatlah panen raya kali ini. Tak banyak keluhan soal harga anjlok. Petani tampak tenang menjual hasil panennya langsung ke Bulog sesuai harga yang ditetapkan. Ini sinyal bahwa sistem mulai bekerja.

Mari kawal terus kebijakan ini. Lakukan evaluasi berkala, dan pastikan pelaksanaannya tidak dicemari kepentingan jangka pendek. Kita tidak boleh kalah oleh tengkulak yang lihai bermain di balik lemahnya pengawasan.

Harga boleh satu, tapi nasib petani jangan lagi jadi nomor dua.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPK Masih Bernyawa

Next Post

Rencana Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran Terungkap

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Rencana Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran Terungkap

Rencana Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran Terungkap

TPUA Dukung Usulan Purnawirawan Jenderal Copot Gibran dari Kursi Wapres

TPUA Dukung Usulan Purnawirawan Jenderal Copot Gibran dari Kursi Wapres

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...