• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jangan “Isme”kan Kemanusiaan

fusilat by fusilat
December 22, 2022
in Feature
0
Jangan “Isme”kan Kemanusiaan

Ilustrasi.(SHUTTERSTOCK)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jaya Suprana

DALAM ikhtiar mempelajari apa yang disebut sebagai pemikiran, saya sempat mencoba mempelajari pemikiran Jean Paul Sartre. Karena tidak sempat bertemu langsung dengan tokoh pemikir Prancis itu dan kesangat-terbatasan bahasa Prancis maka saya hanya mampu mempelajari pemikiran Sarte dari membaca tulisan beliau serta tulisan orang lain tentang Sartre dalam bahasa Indonesia, Jerman, dan Inggris belaka, bukan dalam bahasa Prancis. Dari apa yang saya baca, saya memberanikan diri untuk menyimpulkan bahwa di samping sempat menolak anugerah Nobel agar tidak terbelenggu pembingkaian, bahkan pembangkaian, kebebasan berpikir, Sartre menjelang akhir hayatnya dianggap bergeser dari eksistensialisme ke sosialisme bahkan marxisme.

Sudah barang tentu anggapan pergeseran isme itu bukan merupakan anggapan Sartre sendiri tetapi anggapan orang lain yang merasa berhak menganggapnya demikian. Di sisi lain bahkan ada yang menganggap eksitensialisme sekular Sartre beda dengan eksistensialisme nasrani Kierkegaard, yang bahkan diperumit dengan anggapan bahwa radikalisme eksistensialisme Sartre beda arah dari radikalisme eksistensialisme Kierkegaard.  Hal itu layak dicurigai bahwa belum tentu Sarte dan Kierkegaard setuju dengan anggapan orang lain tersebut. Segenap bingungologi (kebingungan) anggapan itu makin membingungkan jika mengingat kenyataan bahwa Sartre terhanyut pada gejolak peradaban pemikiran dirinya sendiri. Sartre pernah membukukan kemelut kontradiksi pemikiran dirinya sendiri dengan judul “L’existensialisme est un humanisme”. Judul itu terkesan berupaya mempersatukan eksistensialisme yang berusaha dipisahkan dari humamisme, yang logikanya pasti tidak diupayakan dipersatukan jika tidak ada yang berupaya memisahkan bahkan memecah-belah demi diperbenturkan.

Sama halnya dengan machiavellisme dan smithisme bukan terminologi rekayasa Nicolo Machiavelli dan Adam Smith sendiri yang mengaburkan makna pemikiran Machiavelli dan Adam Smith sejatinya, maka istilah eksistensialisme, marxisme, dan humanisme an sich juga mengaburkan makna pemikiran Sartre, Marx, dan kemanusiaan sejatinya. Tak heran di masa kini cukup banyak pihak berusaha mengaburkan makna sejati apa yang disebut sebagai kemanusiaan dengan menempelkan “isme” sebagai ekor istilah kemanusiaan yaitu humanisme. Sementara jelas bahwa istilah “kemanusianisme” terasa janggal. Sayang setriliun sayang pada kenyataan kehidupan memang ada saja manusia yang menyalahgunakan istilah humanisme justru untuk tujuan yang bertolak belakang dari makna tujuan luhur kemanusiaan itu sendiri. Sehingga, istilah humanisme justru rawan merusak citra luhur perjuangan yang diperjuangkan oleh para pejuang kemanusiaan seperti Ibu Teresa, Albert Schweitzer, Pedro Aruppe, Sri Palupi, Sandyawan Sumardi yang bahkan sempat tega dipolitisir dengan stigma pemberontak anarkis pelawan kekuasaan dengan kedok kemanusiaan.

Sama halnya dengan istilah radikalisme rawan merusak makna radikal yang sebenarnya, maka istilah humanisme juga rawan merusak makna kemanusiaan yang sebenarnya. Demi melindungi keluhuran makna kemanusiaan yang sebenarnya, yang merupakan mahkota peradaban, sebaiknya jangan “isme”kan kemanusiaan.

Jaya Suprana Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Dikutip Kompas.com, Kamis 22 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Saksi Ahli Ungkap Kepribadian Sambo dan Analisis Keterangn Puteri

Next Post

Perintah Gubernur Malam Tahun Baru: Di Yogyakarta Tak Ada Acara Khusus – di Jakarta Semarak Acara Khusus

fusilat

fusilat

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Perintah Gubernur Malam Tahun Baru: Di Yogyakarta Tak Ada Acara Khusus – di Jakarta Semarak Acara Khusus

Perintah Gubernur Malam Tahun Baru: Di Yogyakarta Tak Ada Acara Khusus – di Jakarta Semarak Acara Khusus

Merevolusi Lembaga Penegakan Hukum

Balas Dendam, Pengusaha Semarang yang Mengaku Diperas Jaksa Ditangkap di Bandara

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist