Menanggapi diperiksanya Menkominfo Johnny G Plate oleh Kejaksaan Agung dan Dilaporkannya wakil Menteri Hukum & HAM Edward Omar Sharif Hariej ke KPK Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta pejabat agar hati-hati.
Jakarta, Fusilatnews – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan para pejabat untuk berhati-hati agar tidak tersandung masalah hukum.
“Ya supaya semua pejabat-pejabat hati-hatilah ya, sebab sekarang mulai ada pemeriksaan-pemeriksaan, saya kira itu,” kata Ma’ruf dalam keterangan pers di Jombang, Rabu (15/3/2023).
Wapres menegaskan, bila dua anggota kabinet itu bersih, tidak perlu ada hal yang dipersoadiper
“Yang penting kalau dia clean tentu tidak akan menjadi persoalan, kecuali memang ada tersangkut itu, itu saya kira proses yang biasa berjalan,” kata Ma’ruf.
Eddy dilaporkan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) ke KPK karena diduga menerima aliran dana Rp 7 miliar melalui dua orang yang disebut sebagai asisten pribadinya, yakni YAR dan YAM. Adapun Eddy telah membantah tuduhan tersebut. Ia mengaku tidak pernah menerima uang dari mana pun.
Pada Rabu kemarin Plate sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo 2020-2022.
Setelah ptoses pemeriksaan selama 6 jam terhadap Johnny G Plate Kejaksaan Agung menyatakan bahwa status hukum Johnny G Plate nunggu selesainya gelar perkara
























