Jakarta, Fusilatnews, 30 Maret 2024 – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, memberikan apresiasi terhadap pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang menyatakan belum ada arahan terkait hak angket pemilu kepada Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI. Habiburokhman menyatakan bahwa Puan telah menunjukkan sikap sebagai negarawan yang sejati.
Menurutnya, pernyataan tersebut memberikan ketenangan bagi rakyat di akar rumput. “Kami sangat mengapresiasi Ibu Puan yang telah bersikap sebagai negarawan sejati,” ujar Habiburokhman pada Jumat (29/3/2024).
Habiburokhman menilai bahwa saat ini hak angket bukanlah prioritas, bahkan berpotensi menciptakan ketidakproduktifan dan kegaduhan yang tidak perlu. Dia menekankan pentingnya untuk bersatu dan kembali melayani rakyat setelah melewati periode pemilu.
“Kita harus segera bersatu dan bekerja keras kembali melayani rakyat. Sudah saatnya kita semua move on dari pertikaian Pemilu,” katanya.
Selain itu, Habiburokhman menegaskan bahwa masa kerja anggota DPR RI periode 2019/2024 tinggal beberapa bulan lagi, dan lebih baik dimanfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan legislatif yang belum selesai.
“Sewaktu efektif kerja DPR periode ini tinggal tiga bulan, baiknya kita manfaatkan untuk menyebut pengesahan beberapa rancangan undang-undang penting yang belum selesai,” ungkapnya.
Sebelumnya, Puan Maharani menyatakan bahwa tidak ada instruksi khusus kepada anggota Fraksi PDIP DPR terkait hak angket terkait Pemilu 2024. Wacana hak angket ini pertama kali diembuskan oleh capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.
Puan menjelaskan bahwa mekanisme hak angket diatur dalam UU MD3 dan Tata Tertib DPR, yang membutuhkan dukungan minimal dari dua fraksi atau 25 anggota DPR. Namun, hingga saat ini, belum ada pergerakan konkret terkait hal tersebut.
“Dengan adanya penjelasan dari Ibu Puan, kita tentunya akan menunggu perkembangan lebih lanjut terkait wacana hak angket ini,” tambahnya.

























