FusilatNews- Dua menteri dari Partai NasDem ditanya perihal isu reshuffle kabinet yang kembali panas., Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, tak mau merespon isu reshuffle kabinet yang disuarakan oleh PDI Perjuangan. Terlihat keduanya masih hadir di Istana Negara, Jakarta, untuk ikut rapat soal kendaraan listrik bersama Presiden Joko Widodo.
Dikutip tempo.co Syahrul Yasin Limpo menegaskan fokus untuk bekerja, sedangkan Siti Nurbaya menolak untuk memberikan jawaban.
“Kita ini kan menteri kerja kerja aja kita di lapangan terus,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat ditanya soal isu reshuffle kabinet tersebut, Jumat, 13 Januari 2022.
Meskipun ada desakan, Syahrul tak ambil pusing. “Semuanya kita serahkan sama beliau-beliau,” ujarnya.
Sementara, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar awalnya menjawab pertanyaan seputar sawit. Tapi kemudian memilih pergi ketika ditanya soal reshuffle.
“Ah ngaco aja jangan tanya saya dong,” ujarnya.
Menteri-menteri dari Partai NasDem didesak mundur dari kabinet Presiden Joko Widodo ( Jokowi), menteri tersebut yakni, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat, Ia mengatakan usulan mengevaluasi menteri dari partai Nasdem tidak hanya didasarkan pada kinerjanya. Ia mengatakan, asal partai menteri tersebut juga mempengaruhi usulan reshuffle atau kocok ulang kabinet. Ia juga mengkritisi langkah Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.
“Satu kinerjanya, dua termasuk partainya. Kalau memang gentle betul sudah seperti itu, akan lebih baik untuk menteri-menterinya mengundurkan diri,” kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Januari 2023.
Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News


























