Oleh: Karyudi Sutajah Putra
Jakarta, FusilatNews – Seperti tahun-tahun sebelumnya, selama puluhan tahun, Yayasan Nurul Baqa menyelenggarakan santunan anak-anak yatim piatu dan fakir miskin atau kaum dhuafa.
Kali ini, ada 65 anak yatim piatu dan 150 fakir miskin yang mendapatkan santunan berupa uang tunai masing-masing 250 ribu rupiah dan 200 ribu rupiah per orang.
Acara santunan digelar di Sekretariat Yayasan Nurul Baqa di Kompleks Masjid Nurul Baqa di Jl Peninggaran Timur 3 Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Sabtu (22/3/2025).
Hadir dalam acara itu jajaran pengurus Yayasan Nurul Baqa, yakni Drs H Priyono (Penasihat), H Joko Haryanto SE MM (Ketua), Mulyanah SPd (Sekretatis), dan Sri Winahyu SIP MAP (Bendahara), serta Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Baqa KH Drs Abdul Hadi Fattah.
Menurut Haji Priyono, yayasannya sudah puluhan tahun menggelar acara santunan bagi anak-anak yatim-piatu dan kaum dhuafa semacam ini, rata-rata tiga bulan sekali.
“Alhamdulillah. Semoga Allah selalu memampukan kita untuk terus berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ujar pensiunan pegawai Kementerian Keuangan itu.
Lalu darimana sumber dananya sehingga dalam tiga bulan sekali bisa mengeluarkan dana hingga sekitar 50 jutaan selama puluhan tahun? Sambil berseloroh, Priyono menukas, “Pokoknya dari hamba Allah di sekitar sini dan tempat lain serta donatur-donatur yang tidak mengikat.”
Adapun Ketua Yayasan Nurul Baqa Haji Joko Haryanto berharap para penerima santunan agar menggunakan uang santunan tersebut sebaik-baiknya untuk kebutuhan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah yang kurang seminggu lagi.
“Jangan dilihat nilai nominalnya, tapi lihatlah perhatian dan ketulusan kami. Semoga bisa sedikit membantu untuk merayakan Lebaran,” harap pensiunan pegawai maskapai PT Merpati Nusantara Airlines ini.
Sementara itu, Ketua DKM Nurul Baqa KH Abdul Hadi Fattah menyambut baik langkah yayasan yang setiap tiga bulan sekali menyantuni anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa selama puluhan tahun. “Semoga langkah mulia ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” harap ustadz asal Lamongan, Jawa Timur, ini.
Ustadz Hadi juga berharap anak-anak yatim piatu mendoakan para pengurus yayasan agar senantiasa sehat dan panjang umur, sehingga bisa meneruskan kiprahnya dalam menyantuni mereka yang membutuhkan.
“Insya Allah doa anak yatim piatu itu makbul. Amin,” katanya sambil menutup sambutannya dengan pembacaan doa.





















