• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jeritan Sawah yang Dibungkam Pupuk Kimia

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
September 30, 2025
in Feature, Lingkungan Hidup
0
Jeritan Sawah yang Dibungkam Pupuk Kimia
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Sawah, carik, atau bendang adalah tanah yang digarap dan diairi untuk menanam padi. Petaninya disebut pesawah atau pebendang. Agar dapat menumbuhkan padi, sawah harus mampu menyangga genangan air pada masa tertentu dalam pertumbuhannya.

Tanah sawah bukan sekadar lahan. Ia bisa ditanami padi sepanjang tahun maupun bergiliran dengan palawija. Sawah juga menyimpan ragam fungsi: dari ekonomi, sosial, budaya hingga lingkungan. Dari sawah lahir beras, sayuran, jagung, ikan, bahkan peluang agrowisata.

Namun, coba bayangkan bila sawah mampu bicara. Dalam beberapa dekade terakhir, lengkingan pilu mungkin terdengar dari balik lumpurnya. Sawah meratap karena tubuhnya dibombardir pupuk kimia tanpa henti. Ia menjadi sakit, sekarat, dan tak tahu kapan pemerintah akan benar-benar menyembuhkannya.

Ironisnya, di tengah ambisi Presiden Prabowo untuk mengejar swasembada pangan, sawah justru akan dipaksa bekerja lebih keras. Kata kuncinya memang peningkatan produksi. Tanpa itu, swasembada hanya mimpi. Tapi jalan yang ditempuh—lagi-lagi—adalah membombardir sawah dengan pupuk kimia.

Strategi percepatan masa tanam (IP 200 menjadi IP 300) misalnya, jelas membuat sawah makin menderita. Apa tidak ada jalan lain? Haruskah produksi digenjot dengan cara yang justru memperpendek umur sawah? Mengapa bukan pupuk organik yang diperbanyak, agar sawah perlahan pulih dan sehat kembali?

Dilema ini nyata. Pupuk kimia memang bisa mendongkrak produksi dalam waktu singkat, tapi membuat sawah semakin sakit. Sementara pupuk organik menyehatkan sawah, namun peningkatan produksi tak akan signifikan. Akibatnya, kita terjebak pada pilihan pahit: sawah sehat tapi produksi tak naik, atau produksi naik tapi sawah makin sekarat.

Andai sawah bisa bicara, ia pasti memohon: hentikan serangan pupuk kimia! Ia akan bertanya, mengapa pupuk organik hanya dijadikan pilihan sampingan? Pertanyaan itu seharusnya membuat kita menunduk dan merenung.

Apalagi secara regulasi, sawah sebenarnya sudah dilindungi. Ada Peraturan Menteri ATR/BPN No.12 Tahun 2020 tentang Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Bahkan sejak 2009 sudah ada UU No.41 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Tapi, apa hasilnya? Alih fungsi lahan tetap marak, bahkan kian membabi buta. Aturan tinggal tulisan, sawah tetap dikorbankan.

Padahal, sawah adalah investasi kehidupan. Ia adalah “pabrik padi” yang memberi sambungan nyawa dari generasi ke generasi. Menjaga sawah bukan pilihan, melainkan kewajiban. Jika kita lalai, maka jeritan sawah hari ini akan berubah menjadi kutukan bagi anak cucu kita kelak.

Mari kita renungkan: apakah kita ingin mewariskan sawah yang sehat dan lestari, atau hanya meninggalkan lahan mati yang pernah diperas habis demi ambisi sesaat?

(Penulis: Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

G30S/PKI dalam Perspektif Versi Asing

Next Post

SKENARIO DI BALIK PELUKAN BA’ASYIR DAN HOAX ZIONIS (Sebuah Hipotesa)

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post

SKENARIO DI BALIK PELUKAN BA'ASYIR DAN HOAX ZIONIS (Sebuah Hipotesa)

Target Kosongkan Rempang. Polisi Dikerahkan Mengintimidasi Warga Rempang Agar Segera Pergi dari Rumah Mereka Sendiri

Dualisme Reformasi Polri: Antara Krisis Legitimasi dan Kepatuhan pada Sistem Presidensial

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...