Jakarta – Fusilatnews– Menjelang laga Timnas Indonesia melawan Arab Saudi, Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang akan menjadi arena pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertandingan yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Arab Saudi dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/11/2024) pukul 19.00 WIB. Erick Thohir menekankan pentingnya peningkatan kualitas lapangan SUGBK, yang sebelumnya menuai kritik dari beberapa pemain internasional.
“Secara pandangan muka, kualitasnya bagus, tapi setelah dipakai masih ada keluhan. Tim Jepang sempat mengeluhkan kondisi lapangan bergelombang, bahkan dari tim Indonesia sendiri juga ada komplain,” ujar Erick Thohir saat meninjau GBK pada Senin (18/11/2024).
Pemain Jepang, Takumi Minamino, dan kiper Zion Suzuki sebelumnya menyebut kondisi permukaan rumput SUGBK tidak rata, memengaruhi permainan mereka. Erick berharap SUGBK bisa kembali menampilkan kualitas terbaiknya, seperti saat menjadi tuan rumah laga persahabatan melawan Argentina pada 19 Juni 2023.
“Saya sudah menyampaikan kepada pihak pengelola GBK agar lapangan diperbaiki. Waktu melawan Argentina, kondisinya luar biasa. Itulah sebabnya Argentina mau main di sini,” jelasnya.
Laga melawan Arab Saudi akan menjadi pertandingan terakhir Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk tahun ini. Selanjutnya, Rizky Ridho dan rekan-rekan dijadwalkan melanjutkan perjuangan mereka pada Maret 2025. Pada 25 Maret, Indonesia akan menjamu Bahrain, setelah sebelumnya bertandang ke markas Australia.
“Nah, kita masih punya waktu hingga Maret. Saya berharap kualitas lapangan bisa terus ditingkatkan lagi,” kata Erick Thohir.
Erick juga menyoroti nilai historis SUGBK sebagai simbol kebanggaan bangsa, yang sudah menjadi saksi banyak momen bersejarah di dunia olahraga.
“Bukan berarti kita cerewet ya, tapi GBK ini punya sejarah luar biasa untuk bangsa kita. Sekarang tim sepak bola kita sedang berjuang mencetak sejarah baru, jadi lapangannya juga harus mendukung upaya itu. Mari kita dorong terus perbaikannya,” pungkas Erick.


























