• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

PURWADAKSI

by
November 19, 2024
in Cross Cultural, Feature
0
PURWADAKSI

Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Purwadaksi adalah kata dalam bahasa Sunda yang memiliki arti segala sesuatu memiliki awal dan akhir. Kata purwadaksi berasal dari kata purwa yang berarti wiwitan atau mulai, dan daksi yang berarti wekasan atau akhir.
Ada juga yang menafsirkan, purwadaksi adalah arah dan tujuan, di mana wetan artinya timur, daksina artinya selatan. Orang yang “lupa purwadaksina” artinya kehilangan arah dan tidak punya pegangan dalam hidup.

Purwadaksi bisa diartikan sebagai gugatan bagi mereka yang lupa akan tempat asal. Biasanya kata-kata ini dilontarkan oleh orang-orang yang merasa kesal terhadap pribadi seseorang. Merasa orang itu tidak lagi peduli terhadap sekeliling. Purwadaksi juga merupakan ungkapan kekecewaan sangat mendalam terhadap keadaan atau sikap yang tidak sesuai harapan.

Di sisi lain, ada juga yang membuat tafsir, purwadaksi sebagai ajang seseorang untuk melakukan introspeksi. Sebut saja ada seorang pejabat publik yang gaya hidupnya terlihat arogan. Penampilannya memalukan. Sering petantang-petenteng. Sikapnya jauh dari rasa adab. Dirinya tidak pernah mau menyapa duluan. Selalu ingin disapa.

Dengan penampilannya yang demikian, rupanya pejabat publik itu lupa akan asal usul dirinya. Sang pejabat itu, waktu kecil terekam hidup dan dibesarkan di sebuah Kampung kecil di pelosok Kabupaten termiskin di Jawa Barat. Kalau tidak diambil anak angkat oleh keluarga Juragan Somad di Bandung, mana mungkin dirinya bakal terpilih jadi pejabat publik.

Mereka yang tahu bagaimana purwadaksi sang pejabat publik itu, mungkin akan tersenyum simpul melihat perilaku yang layak disebut “belegug” itu. Walaupun tampang nya dibuat serem atau dibuat seolah berwibawa, namun bagi mereka yang tahu betul purwadaksinya, maka perilaku tersebut, malah jadi bahan tertawaan saja.
Seorang sahabat malah membuat tafsir khusus terkait dengan makna purwadaksi ini. Diutarakan, purwadaksi itu sama saja dengan “titik-tolak” atau awal keberangkatan. Seseorang yang sukses dalam melakoni kehidupannya, harus selalu ingat dengan perjalanan hidup yang dilewatinya. Suka dan duka, kadang diatas kadang di bawah, pasti akan mengiringi jalan kehidupan yang dilaluinya.

Tidak seharusnya seseorang melupakan purwadaksinya. Terlebih bila dirinya ditakdirkan menjadi seorang pejabat publik. Purwadaksi adalah ukuran yang dapat digunakan untuk mengukur karakter dan jati diri seseorang. Itu sebabnya, menjadi sangat masuk akal, jika sekarang ini banyak orang yang ingin mencari jati dirinya kembali.

Banyak pejabat publik yang memposisikan diri sebagai raja-raja kecil. Biarpun “kecil” yang namanya “raja”, pasti memiliki banyak kelebihan. Untuk menjadi pejabat publik di negeri ini, kata kuncinya adalah “cuan”. Hanya mereka yang memiliki cuanlah, peluang menjadi pejabat publik jadi lebih terbuka. Tanpa cuan jangan mimpi jadi pejabat publik.

Akibatnya wajar, jika sekarang ini banyak pejabat publik yang relatif lemah karakter kepemimpinannya. Ada dari mereka yang jadi pejabat publik bukan didasarkan kepada kapasitas diri selaku pemimpin, namun lebih disebabkan oleh banyaknya saweran yang disebarkan kepada para konsituennya, tatkala musim kampanye berlangsung.

Yang menggelikan adalah setelah dirinya terpilih sebagai pejabat publik, rupanya sang pejabat publik ini cukup kebingungan ketika harus memimpin Rapat Dinas dengan seluruh Kepala Dinas, Camat, Lurah dan lain sebagai nya. Jurus pamungkas yang ditempuh, akhirnya sang pejabat publik, memberi tugas khusus ke Pak Sekda untuk memimpin rapat tersebut.

Jika dikembalikan kepada purwadaksi, ternyata sang pejabat publik ini, bukan tergolong ke dalam anak muda yang senang berorganisasi. Lagi SMA nya sangat anti ikut terlibat dalam kegiatan OSIS atau Pramuka. Dirinya lebih senang jalan-jalan ke tempat wisata bersama kekasihnya. Atau duduk santsi di kedai kopi bersama teman-teman dekatnya.

Lebih gawat lagi, dirinya pun tergolong ke dalam jajaran anak muda yang tidak memiliki hobi untuk menulis. Ini bisa dipahami, mana mungkin akan bisa menulis, kalau dirinya memang tidak suka membaca buku. Pendek kata, semua teman-temannya menyebut dirinya sebagai “anak mama” yang manja dan tidak pernah dihadapkan pada kesulitan hidup.

Hebatnya, dengan kekuatan cuan yang dimiliki, dirinya mampu terpilig jadi pejabat publik, yang tentu saja menuntut perubahan pola hidup terhadap yang ditempuh selama ini. Dirinya tidak boleh lagi menyerahkan semua urusan Pemerintahan kepada Sekda. Bagaimana pun, di depan par Kepala Dinas, dirinya tidak boleh lagi terlihat culun.

Untung saja, sang pejabat publik ini, tergolong ke dalam orang yang mau belajar untuk meningkatkan pemahamannya sebagai pimpinan daerah. Dirinya, mulai rajin membaca buku. Sering mengikuti Seminar dan Lokakarya. Lalu, apa yang terjadi kemudian, ternyata dirinya pun terpilih kembali jadi pejsbat publik untuk masa bakti 5 tahun berikutnya.

Dalam kehidupan, kita pernah mendengar ucapan “ari hirup ulah poho ka purwadaksi”. Ungkapan ini memiliki makna, kalau kita bermasyarakat, sebaiknya jangan melupakan jati diri. Semoga kita tergolong ke dalam orang-orang yang tak pernah melupakan purwadaksi. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Arti dan Dampak dari Kenaikan PPN 12%: Tidak Malu dengan Timor Leste?

Next Post

Jika Lapangan Mendukung,Timnas Indonesia Mampu Cetak Sejarah

Related Posts

Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor
Economy

Paradoks Indonesia: Kaya Sumber Daya, Miskin Kemandirian

May 23, 2026
Serangan Dollar Kepada Warga Desa
Economy

Serangan Dollar Kepada Warga Desa

May 23, 2026
Feature

Tantangan dan Peluang Guru PAI dan Madrasah di Era Digital: Antara Pembatasan Gawai dan Kualitas Pembelajaran

May 23, 2026
Next Post
Jelang Laga Indonesia Vs Jepang, Manajer Timnas Pastikan Keamanan Suporter Lawan di GBK

Jika Lapangan Mendukung,Timnas Indonesia Mampu Cetak Sejarah

Pekan Terakhir Masa Kampanye, Pilgub Jakarta Jokowi Berikan Dukungan Penuh kepada RK-Suswono

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati
Komunitas

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

by Karyudi Sutajah Putra
May 21, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Dua puluh delapan tahun pasca-Reformasi 1998, demokrasi Indonesia justru bergerak mundur. Rezim hari ini mempertontonkan wajah kekuasaan...

Read more
Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

Membaca Tanda-tanda Zaman: Prabowo Aman?

May 21, 2026
Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

Pembebasan 9 WNI yang Ditahan Israel Jadi Pertaruhan Prabowo

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

May 23, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Paradoks Indonesia: Kaya Sumber Daya, Miskin Kemandirian

May 23, 2026
Serangan Dollar Kepada Warga Desa

Serangan Dollar Kepada Warga Desa

May 23, 2026

Tantangan dan Peluang Guru PAI dan Madrasah di Era Digital: Antara Pembatasan Gawai dan Kualitas Pembelajaran

May 23, 2026
Potret Distorsi Kebijakan: Merawat Orang Sakit atau Sekadar “Membaca Buku”

Potret Distorsi Kebijakan: Merawat Orang Sakit atau Sekadar “Membaca Buku”

May 23, 2026
Benchmark: Ketika Listrik Mati Berjam-jam, Indonesia Masih Berjalan dengan Logika Abad Lalu dan Jepang Berlari ke Masa Depan

Benchmark: Ketika Listrik Mati Berjam-jam, Indonesia Masih Berjalan dengan Logika Abad Lalu dan Jepang Berlari ke Masa Depan

May 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

Dukungan Anak Muda AS Berbelot ke Palestina

May 23, 2026
Menantang Prabowo: Bangsa ‘Besar’ yang Devisanya Terkikis Impor

Paradoks Indonesia: Kaya Sumber Daya, Miskin Kemandirian

May 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...