“Kalau tidak ada pengalaman bagaimana memimpin bangsa ini 270 juta (orang)? Ini bukan Singapura, bukan Malaysia,” ujar JK.
Jakarta – Fusilatnews – Mantan Ketua Umum Partai Golar dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan sejumlah nasehat dan saran kepada bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan saat bertemu pada Sabtu (7/10) pagi.
Agar bisa mendulang suara.Jusuf Kalla menyarankan Anies supaya membidik wilayah pemilih yang potensial
JK menyarankan supaya Anies Baswedan bisa menunjukkan citranya secara orisinal, tanpa dibuat-buat.
“Tentu lihat di mana wilayah-wilayah yang potensial. Ini one man one vote, kan,” ujar Jusuf Kala di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (7/10) pagi.
“Tentu berikanlah yang orisinal. Kalau cinta kepada umat bagaimana, bukan dibuat-buat. Kalau punya pengalaman, bukan dibuat-buat,” lanjut JK.
Jusuf Kalla juga berharap supaya Anies bisa terbuka kepada rakyat, menunjukkan segala kemampuan dan rekam jejak dirinya. Anies juga ia sebut harus mampu membuktikan kemampuan itu benar-benar dimiliki.
Terakhir JK juga mengingatkan supaya Anies tetap menjunjung tinggi demokrasi supaya tetap berjalan dengan baik serta tidak ada kekuasaan yang semena-mena.
“Kasih tahu rakyat bahwa saya begini, dan tunjukkan bahwa kemampuan itu ada,” ujar JK.
“Tapi juga kita harus menjunjung tinggi bagaimana demokrasi berjalan dengan baik, tidak dengan kekuasaan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, JK juga memberi bingkisan berupa suplemen multivitamin untuk Anies. Wapres ke-10 dan ke-12 RI itu mengaku menghadiahi Anies multivitamin untuk bekal tambahan selama Pilpres 2024 bergulir.
Ia juga mengatakan suplemen itu diberikan karena Anies harus memikirkan ide dan gagasan bangsa hingga bertemu rakyat, sehingga harus bugar selama empat bulan ke depan.
“Kalau tidak ada pengalaman bagaimana memimpin bangsa ini 270 juta (orang)? Ini bukan Singapura, bukan Malaysia,” ujar JK.
“Ini 8 kali dibanding Malaysia, jadi ini butuh orang bersinergi. Karena itu saya kasih vitamin supaya stamina lebih kuat menghadapi empat bulan ke depan,” lanjutnya.
Pertemuan Anies Baswedan dan JK berlangsung sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Anies tiba di kediaman Jusuf Kalla kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bersama dengan juru bicara Sudirman Said.
Anies Baswedan telah menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal capres dan cawapres untuk Pilpres 2024.
Pasangan Anies dan Cak Imin kini telah didukung oleh Partai NasDem, PKB dan PKS. Mereka menyatakan siap menjadi yang pertama mendaftar ke KPU.
Di sisi lain, kedatangan Anies Baswedan berjarak beberapa hari setelah JK dikunjungi Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Puan kala itu sempat bertandang ke rumah JK di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/10) lalu.
ditemani juru bicaranya, Sudirman Said Bakal Calon Presiden Anies Baswedan berkunjung ke kediaman mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/10) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan berjalan selama lebih dari dua jam .
Usai pertemuan, Anies dan JK memaparkan hasil diskusinya. Menurut JK, diskusi lebih banyak membicarakan soal pengalaman dan strategi seputar Pemilu Presiden.
“Karena saya kan pernah tiga kali ikut pemilu (pilpres), kan tidak mudah. Itu yang saya dibagikan ke Pak Anies,” kata JK seperti dikutip Sabtu (7/10).
JK memuji, Anies adalah sosok bakal calon presiden yang memiliki modal lengkap sebabai pemimpin bangsa. Sebab, selain dikenal sebagai intelektual bangsa, JK juga menilai Anies sebagai tokoh berpengalaman menjadi pemimpin dan figur berintegritas.
“Begitu juga Cawapresnya (Gus Imin) memiliki kemampuan, karena memang wakil presiden juga harus berkualitas,” puji JK.






















