• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi: Keterlaluan, Tidak Tahu Diri, Mendikte Presiden Prabowo dan Mengancam Bangsa Ini

fusilat by fusilat
September 28, 2025
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Amuba Dusta Jokowi: Warisan Moral yang Merusak, Urgensi Evaluasi Kesehatan demi Tanggung Jawab Hukum
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Jokowi, dalam pengakuannya kepada para relawan, menyatakan bahwa sejak awal ia menitipkan pesan agar pengawasan diberikan kepada Prabowo dan Gibran untuk memimpin bangsa ini selama dua periode. Pernyataan ini, jika benar, jelas kontradiktif dan menunjukkan upaya pemaksaan kehendak yang otoriter. Hal ini bukan hanya menimbulkan kesan bahwa Jokowi bersikap seolah dirinya berada di atas pejabat negara, melainkan juga memperlihatkan perilaku politik yang tidak beradab dan jauh dari etika tatakrama pemerintahan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, jika konteks pernyataan itu terkait pra-cawapres, maka dapat diduga kuat keterlibatan Jokowi dalam mengarahkan permohonan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Konstitusi terkait penghapusan batasan usia dalam Undang-Undang Pemilu. Dugaan ini diperkuat oleh fakta bahwa Anwar Usman, Ketua MK, pernah diberhentikan dari jabatannya karena pelanggaran etik, yang melarang hakim menangani perkara yang menyangkut kepentingan keluarga atau hubungan kekerabatan dengan pihak yang berkepentingan. Fakta ini seharusnya sudah diketahui oleh Anwar Usman sebelumnya, sehingga ada dugaan Jokowi memanfaatkan celah tersebut untuk kepentingan politiknya.

Selain itu, terkait ijazah Gibran, pernyataan Jokowi tersirat sebagai ancaman terhadap Mahkamah Agung agar pengadilan memenangkan Gibran. Tindakan semacam ini jelas bertentangan dengan konstitusi, yang menegaskan bahwa Negara Republik Indonesia didirikan berdasarkan hukum. Tidak boleh ada pembiaran terhadap kerusakan institusi hanya karena nafsu seorang mantan presiden. Pernyataan Jokowi ini pun telah dibantah secara tegas oleh Titik Soeharto, anggota legislatif, yang menegaskan prinsip hukum dan kedaulatan rakyat.

Dalam konteks ini, rakyat yang berdaulat memiliki hak untuk menuntut tindakan tegas terhadap Jokowi. Presiden RI Prabowo, sebagai penguasa sah dengan kewenangan besar, dapat memerintahkan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti pelanggaran tersebut agar supremasi hukum tetap terjaga.

Pengakuan Jokowi, yang disampaikan melalui relawannya Bara JP agar mendukung pasangan Prabowo-Gibran selama dua periode (2024–2029 dan 2029–2034), menurut Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, disampaikan dalam pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Bara JP periode 2025–2030 di Kompleks Museum Joang ’45, Menteng, Jakarta, Sabtu (13/9/2025). Saat dikonfirmasi, Jokowi membenarkan kebenaran pernyataan tersebut, memperkuat dugaan bahwa ia telah berusaha mengintervensi proses politik dan hukum demi kepentingan pribadi dan dinasti politiknya.

Jika fakta-fakta ini benar, pernyataan Jokowi tidak hanya memperlihatkan ketidakdewasaan politik, tetapi juga membahayakan prinsip kedaulatan hukum dan demokrasi di Indonesia. Bangsa ini tidak bisa dibiarkan dikendalikan oleh nafsu seorang individu, bahkan jika individu itu pernah memegang jabatan tertinggi di negeri ini.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengapa 5 Pekerjaan Teknologi Ini Akan Menjadi Kebutuhan Masa Depan

Next Post

Bung Karno Sudah Meramalkan Pak Harto sebagai Penggantinya

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum
Crime

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Next Post
Bung Karno Sudah Meramalkan Pak Harto sebagai Penggantinya

Bung Karno Sudah Meramalkan Pak Harto sebagai Penggantinya

Kaesang Pangarep Lantik Pengurus DPP PSI Periode 2025–2030

Kaesang Pangarep Lantik Pengurus DPP PSI Periode 2025–2030

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...