• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi Ngamuk Bak Banteng Ketaton

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Bangsa Ini Tersesat karena Ulah – “Ijazah Palsu”
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Dalam filosofi Jawa ada tiga fase atau tahapan sikap atau langkah ketika seseorang merasa dizalimi. Yakni: ngalah, ngalih, ngamuk.

Ngalah berarti mengalah. Ngalih berarti menghindar atau pindah tempat. Ngamuk berarti mengamuk.

Filosofi tersebut sepertinya juga dianut Joko Widodo sebagai orang Jawa. Rabu (30/4/2025) ini, Presiden ke-7 RI itu mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan langsung empat orang yang mempersoalkan keabsahan ijazahnya.

Keempat orang tersebut diduga adalah bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, pakar digital forensik Rismon Sianipar, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah, dan dokter Tifauziah Tyassuma.

Keempat orang tersebut sesungguhnya telah dilaporkan Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara Andi Kurniawan ke Polres Metro Jakarta Pusat dua hari sebelumnya, Senin (28/4/2025), dengan tuduhan menghasut dan menyebarkan fitnah. Laporan itu langsung diproses.

Sebaliknya, laporan TPUA soal dugaan ijazah palsu Jokowi sudah disampaikan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Desember 2024 lalu, namun hingga kini nasib laporan tersebut tak jelas juntrungannya.

Bukan hanya ijazah Strata Satu (S1) atau Sarjana Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, ijazah SMA Jokowi juga diragukan keasliannya.

Pasalnya, Jokowi diketahui sebagai lulusan Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) tahun 1980. Tetapi, kemudian sekolah itu berganti nama menjadi SMAN 6 Surakarta pada 1985.

Ihwal dugaan ijazah palsu Jokowi ini sesungguhnya sudah menyeruak sejak 2019 saat Jokowi maju kembali sebagai calon presiden. Namun, selama itu pula Jokowi cenderung diam. Kalaupun ada perlawanan, hal itu dilakukan para pendukungnya. Ada dua orang yang menjadi “korban” gegara menuduh ijazah Jokowi tak asli.

Pada 2019, seseorang bernama Umar Kholid melalui akun Facebook miliknya menyebarkan narasi terkait ijazah SMA Jokowi yang diduga palsu. Akhirnya justru Umar Kholid yang ditetapkan Polri menjadi tersangka.

Kedua adalah Bambang Tri Mulyono yang mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat soal keaslian ijazah SD, SMP dan SMA Jokowi pada 3 Oktober 2022. Gugatan itu terdaftar dalam perkara nomor 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst dengan klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum (PMH). Namun, akhirnya justru Bambang yang ditetapkan sebagai tersangka, diadili dan dihukum.

Jokowi Melawan Langsung

Setelah lima tahun diam, yang berarti “ngalah”, pada akhir 2024 Jokowi “ngalih” dari Jakarta ke Solo, Jawa Tengah, seiring masa jabatannya berakhir pada 20 Oktober 2024.

Namun, selama berdiam di rumah pribadinya di Solo itu, masih saja ada pihak-pihak yang mengusik ketenangannya dengan tetap mempersoalkan keaslian ijazahnya. Akhirnya kesabaran Jokowi pun habis. Ibarat air mencapai titik didih. Suami Iriana itu akhirnya mengambil langkah fase ketiga: ngamuk!

Orang Jawa biasanya kalau sudah mengamuk akan seperti banteng ketaton (terluka). Mengamuk habis-habisan. Tanpa ampun. Apakah Jokowi juga akan seperti banteng ketaton. Sepertinya demikian.

Jika dirunut ke belakang, belum mengamuk saja Jokowi sudah menelan dua “korban” terkait tuduhan ijazah palsu itu.

Kesempatan

Kini, ketika Jokowi sudah melapor ke polisi, hal itu menjadi momentum atau kesempatan bagi pelapor dan terlapor untuk membuktikan di pengadilan tentang siapa yang benar menurut hukum. Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi supremasi hukum.

Jokowi selaku pelapor harus membawa ijazahnya ke pengadilan untuk diperiksa apakah asli atau memang palsu.

Para terlapor harus membuktikan tuduhannya ketika diperiksa di pengadilan nanti, apakah benar ijazah Jokowi itu palsu, ataukah justru asli.

Dalam hukum ada asas “actori incumbit probatio”. Artinya, siapa yang menggugat, dialah yang wajib membuktikan.

Kali ini Jokowi sepertinya tidak main-main. Amuknya seperti banteng ketaton. Makanya selain hadir langsung di Polda Metro Jaya, wong Solo itu memilih hari Rabu ketika melaporkan empat orang yang menuduh bahwa ijazahnya palsu. Diketahui, Rabu sudah terlanjur dikonotasikan sebagai hari keberuntungan Jokowi. Kali ini Rabu Pahing.

Benarkah Jokowi akan kembali menang dalam kasus dugaan ijazah palsu ini? Kita tunggu saja tanggal mainnya!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TPUA Laporkan Ke Bareskrim – Jokowi Laporkan Ke Polda Metro jaya

Next Post

Laporan KePolda Metro – Teatrikal Pembalikan Dari Tertuduh Menjadi Penyerang

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Next Post
Laporan KePolda Metro – Teatrikal Pembalikan Dari Tertuduh Menjadi Penyerang

Laporan KePolda Metro - Teatrikal Pembalikan Dari Tertuduh Menjadi Penyerang

Menjelang May Day, DPR dan Istana Bertemu Serikat Buruh: Bahas Upah hingga RUU Perampasan Aset

Menjelang May Day, DPR dan Istana Bertemu Serikat Buruh: Bahas Upah hingga RUU Perampasan Aset

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...