Presiden Joko Widodo memuji ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto karena berkat kepemimpinannya elektabilitas Gerindra dan elektabilitas diri Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden meningkat
Jakarta – Fusilatnews – Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto nampak semakin akrab dan ini terlihat keduanya saling melontarkan pujian. Kedua tokoh nasional itu setidaknya sudah dua kali saling memuji. Terakhir saat acara silaturahmi di DPP Partai Amanat Nasional (PAN) pada Ahad, 2 April 2023 kemarin.
Dalam acara hari jadi ke-15 Partai Gerindra, Jokowi mengapresiasi dan menyebut Gerindra dibawah pimpinan Prabowo itu luar biasa. Menurut Presiden, Gerindra berpotensi jadi partai paling atas dan memiliki elektabilitas tinggi. Itu terjadi, kata Jokowi, jika kerja partai terus didongkrak.
“Jika kerja keras dan didongkrak terus, Partai Gerindra potensial jadi yang teratas dan elektabilitas potensial jadi yang tertinggi,” kata Jokowi dalam sebuah video, Senin, 6 Februari 2023. lalu
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada Prabowo beserta jajarannya. Presiden menyebut Prabowo telah membantu pemerintahannya selama ini. Beberapa di antaranya terkait agenda penanganan Covid-19 dan memperbaiki ekosistem UMKM.
Prabowo pun membalas pujian Jokowi. Menurut Prabowo, Jokowi memberi semangat kader Gerindra menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024. Dalam sambutannya di hari jadi Gerindra ke-15 itu, Prabowo menyebut kepemimpinan Jokowi singkat dan ringkas. Namun, kata dia, Jokowi memiliki tendangan yang lumayan.“Ciri khas Pak Joko Widodo itu selalu singkat. Ringkas tapi tendangannya lumayan,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyebut pemerintahan Jokowi di periode kedua telah berhasil.
“Saya ingin tegaskan di sini, bahwa setelah saya gabung dengan pemerintah yang dipimpin oleh Pak Joko Widodo, saya menjadi saksi, saya melihat betapa beliau bekerja keras untuk cita-cita yang sama dengan cita-cita kita,” kata dia.
Jokowi juga membantah pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bahwa soal naiknya elektabilitas Prabowo belakangan ini karena “nempel” Jokowi.
Saat menghadiri acara silaturahmi Ramadan ketua umum partai politik pendukung pemerintah di kantor DPP PAN pada Ahad, 2 April 2023 kemarin Jokowi lagi – lagi memuji Prabowo. Jokowi mengatakan naiknya elektabilitas Prabowo bukan karena dirinya. tapi murni karena usaha Prabowo dan Partai Gerindra.
“Saya pikir naiknya elektabilitas beliau bukan karena saya, beliau sendiri dan Gerindra,” kata Jokowi.
“Ini tadi disinggung mengenai Pak Prabowo yang naik elektabilitasnya. Saya pikir-pikir naiknya elektabilitas beliau itu bukan karena saya, tidak, ya karena beliau sendiri dan Gerindra,” kata Jokowi dalam sambutannya.
Jokowi juga mengatakan setuju-setuju saja saat ditanya apakah setuju jika Prabowo menjadi Capres 2024. Kalau tidak ditanya, kata Jokowi, ya diam-diam saja.
Saat menghadiri Muktamar Rabithah Melayu-Banjar di Tabalong, Kalimantan Selatan pada Jumat, 17 Maret 2023, Prabowo memuji Jokowi. Dia tidak merasa salah telah bergabung dengan pemerintahan Jokowi.
“Saya ingin menyampaikan bahwa saya merasa tidak salah, saya bergabung dengan Presiden Joko Widodo, bukan saja saya merasa tidak salah, sekarang saya merasa bersyukur dan saya merasa bangga telah bergabung dengan Presiden Joko Widodo,” ujar Prabowo
Setelah bergabung dengan Kabinet Indonesia Maju, Prabowo mengakui kualitas kepemimpinan Jokowi.
“Saya dulu tentara, prajurit, saya mengerti bertempur, saya mengerti perang, tapi saya kalau urusan negara, saya sekarang banyak belajar dari Pak Joko Widodo,” kata Menteri Pertahanan itu.
Prabowo juga mengaku merasa bersyukur diajak Jokowi berkeliling Indonesia. Menurut dia, Jokowi ingin mendidik dirinya.
“Karena itu mungkin beliau bawa saya kemana-mana, mungkin beliau mau didik saya, saya tidak tahu, tapi kira-kira itu,” katanya saat itu.
























