Jakarta – Fusilatnews – Saat menghadiri acara HUT ke-8 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta Theater, Selasa (31/10. malam Presiden Jokowi membantah spekulasi yang dilontarkan para pengamat dan komentator politik dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bahwa Presiden Jokowi keberatan dengan pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden.”Itu urusannya partai. Urusan koalisi, urusan kandidat capres-cawapres itu urusannya partai atau gabungan partai,” Jokowi di Jakarta Theater tadi malam.
Selanjutnya Jokowi meminta kalangan pengamat dan pers untuk tidak menghubung – hubungkan dengan istana.
“Apa urusannya (dengan) Presiden? Jangan sering dihubung-hubungkan dengan istana. Dikit-dikit dengan istana. Istana pekerjaannya banyak,” kata Presiden.
Pernyataan presiden ini sebagai tanggapan atas banyaknya spekulasi yang muncul dalam pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Jokowi di Istana Kamis pekan lalu. padahal pertemuan itu menurut kalangan yang dekat dengan ketua partai Nasdem Surya Paloh hanya menegaskan komitmen Partai Nasdem untuk bersama koalisi pendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin hingga akhir masa jabatan pada 2024 mendatang. Dan yang kedua, menyiapkan pemimpin selanjutnya dalam kontestasi Pemilu 2024..
Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto mengungkap Presiden Joko Widodo (Jokowi) komplain kepada Ketua Umum Surya Paloh lantaran mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden tanpa ada komunikasi.
Sugeng mengatakan komplain tersebut disampaikan Jokowi saat bertemu Surya Paloh di Istana beberapa hari lalu. Kenapa complain?
“Salah satunya ya dengan bahasa yang ringan. ‘Iya Pak Jokowi komplain kenapa kita deklarasikan Anies Baswedan tanpa komunikasi sebelumnya’. Tapi sebatas itu saja, kata Pak Surya,” kata Sugeng dalam program Political Show yang disiarkan CNN Indonesia TV, Senin (30/1) malam, dikutip dari CNNIndonesia.com.

























