• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kadin: Tiga Kepala, Satu Tubuh yang Terkoyak

Kisruh Kadin: Saat Kepentingan Politik Merusak Dunia Usaha

Ali Syarief by Ali Syarief
September 15, 2024
in Feature, Komunitas
0
Kadin: Tiga Kepala, Satu Tubuh yang Terkoyak
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ali Syarief & H. Iwan Supriawan, SH

Terjadinya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) baru-baru ini yang dinilai tidak sah telah memecah Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menjadi tiga kubu. Kini, Kadin dipimpin oleh tiga tokoh besar: Arsyad Rasyid, Oesman Sapta Odang (Oso), dan Anindia Bakrie. Situasi ini bukan hanya membingungkan tetapi juga memperkeruh tatanan organisasi yang seharusnya menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah. Sebaliknya, Kadin kini justru terjebak dalam perebutan kekuasaan antara tiga figur yang memiliki kekuatan finansial, politik, dan jaringan yang besar.

Perpecahan ini tidak hanya berdampak pada Kadin pusat, tetapi juga mulai terasa di daerah. Kadin di tingkat provinsi dan kabupaten mulai terpecah, mengikuti jejak kepemimpinan yang berbeda, dan semakin membuat konflik internal organisasi ini meluas.

Penyebab Kisruh: AD/ART dan Kepentingan Politik

Salah satu sumber utama masalah ini adalah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres). Kepres ini dianggap tidak relevan dengan dinamika organisasi yang terus berkembang dan menjadi salah satu alasan mengapa Munaslub ini terjadi. AD/ART yang seharusnya menjadi pedoman organisasi malah menjadi alat yang rentan dipermainkan untuk kepentingan politik.

Selain itu, Undang-Undang No. 1/1987 yang mengatur Kadin juga dinilai tidak lagi sesuai dengan peran Kadin saat ini. Undang-undang ini, yang bertujuan menjembatani hubungan dunia usaha dengan pemerintah, kini justru menjadi bumerang. Misi yang tertuang dalam undang-undang tersebut sering kali diabaikan. Kadin yang seharusnya fokus pada pembangunan ekonomi justru menjadi lahan perebutan kekuasaan di antara elite-elite bisnis dan politik.

Tokoh-tokoh yang pernah memimpin Kadin, seperti Aburizal Bakrie, Mohammad S. Hidayat, Jusuf Kalla, hingga Oesman Sapta Odang, adalah nama-nama besar dalam dunia bisnis sekaligus politik. Mereka memanfaatkan Kadin bukan hanya sebagai organisasi bisnis, melainkan juga sebagai kendaraan politik. Kepemimpinan mereka membawa Kadin ke panggung politik nasional, menjadikan organisasi ini bukan lagi sekadar wadah komunikasi antara dunia usaha dan pemerintah, melainkan sarana untuk mendongkrak karier politik.

Kadin: Antara Politik dan Bisnis

Perebutan kepemimpinan Kadin oleh tokoh-tokoh dengan latar belakang politik yang kuat tidak dapat dihindari. Kadin yang awalnya didirikan sebagai organisasi untuk memperjuangkan kepentingan pengusaha, kini lebih sering dimanfaatkan sebagai platform untuk melanggengkan kekuasaan di dunia politik. Para elite yang memimpin Kadin sering kali menggunakan posisinya untuk memperkuat pengaruh dan jaringan bisnis mereka, tanpa memikirkan tujuan awal dari pendirian organisasi ini.

Dalam konteks ini, Munaslub yang terjadi baru-baru ini dapat dilihat sebagai salah satu bentuk kudeta dalam organisasi. Kudeta ini, bukan semata-mata karena perbedaan visi dalam menjalankan Kadin, tetapi lebih karena kepentingan personal dan politis yang berkelindan dengan dunia usaha. Dengan tiga kubu yang kini memimpin Kadin, potensi konflik semakin besar. Kepemimpinan yang terpecah ini akan semakin memperlemah peran Kadin dalam menjalankan misinya sebagai jembatan antara pengusaha dan pemerintah.

Dampak terhadap Daerah

Situasi ini juga berpotensi menimbulkan perpecahan di Kadin-Kadin daerah. Ketika kepemimpinan pusat terpecah, Kadin di tingkat provinsi dan kabupaten/kota pun bisa ikut terpecah mengikuti aliansi-aliansi yang terbentuk di pusat. Ini akan sangat merugikan dunia usaha daerah yang seharusnya mendapatkan bimbingan dan dukungan dari Kadin pusat. Akibatnya, tidak hanya kepentingan ekonomi nasional yang terancam, tetapi juga pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah.

Menjaga Independensi Kadin

Untuk mengatasi kekisruhan ini, diperlukan reformasi di tubuh Kadin, terutama dalam hal regulasi dan AD/ART. Kadin perlu kembali pada misi utamanya, yaitu memperjuangkan kepentingan dunia usaha, bukan menjadi alat bagi segelintir orang untuk mengejar kepentingan politik atau memperluas jaringan bisnis pribadi. Regulasi seperti UU No. 1/1987 perlu ditinjau ulang agar dapat lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Tanpa adanya perubahan mendasar, Kadin akan terus terjebak dalam konflik kepentingan yang justru akan merugikan dunia usaha di Indonesia. Organisasi ini harus dipimpin oleh individu yang benar-benar memiliki visi untuk memajukan ekonomi Indonesia, bukan oleh mereka yang hanya melihat Kadin sebagai batu loncatan untuk ambisi pribadi.

Kesimpulan

Kadin yang kini terpecah menjadi tiga kepemimpinan adalah cermin dari konflik kepentingan yang melibatkan tokoh-tokoh pengusaha besar yang juga terjun di dunia politik. AD/ART yang tidak lagi relevan dan perebutan kekuasaan di dalam organisasi ini mencerminkan masalah yang lebih besar: Kadin telah kehilangan fokus dari misinya yang sebenarnya. Reformasi yang mendalam diperlukan untuk menyelamatkan organisasi ini dari perpecahan yang lebih dalam, baik di tingkat pusat maupun daerah. Jika tidak, Kadin akan terus menjadi arena pertarungan bagi elite-elite yang ingin memanfaatkan organisasi ini untuk kepentingan pribadi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Di Tengah Ancaman Pembubaran Para Ulama NU Tetap Gelar Muktamar Luar Biasa NU

Next Post

Bamsoet Ingin Hubungan Pemerintah dan Kadin Kembali Harmonis, Ketua Diganti

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
MKD Nyatakan Bamsoet Langgar Etik, Bamsoet Menyatakan  MKD Tak Berhak Adili Pimpinan MPR

Bamsoet Ingin Hubungan Pemerintah dan Kadin Kembali Harmonis, Ketua Diganti

Arsjad Tuding Pihak tertentu halangi Konpers di Menara Kadin

Arsjad Tuding Pihak tertentu halangi Konpers di Menara Kadin

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist