• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

fusilat by fusilat
April 26, 2026
in Feature, Spiritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Aries Musnandar
(Akademisi UNIRA Malang)

Wacana pemberian akses lintas udara menyeluruh (blanket overflight access) bagi militer Amerika Serikat di ruang udara Indonesia bukan sekadar isu teknis kedirgantaraan. Ini adalah ujian fundamental bagi keteguhan kita dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus konsistensi menjalankan amanah politik luar negeri “Bebas Aktif” yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.

Sebagai praktisi pendidikan, saya merasa prihatin dan sedih melihat fenomena ini. Munculnya wacana yang cenderung kompromistis terhadap kedaulatan udara seolah menjadi cermin dari kegagalan pendidikan karakter kita. Kita terjebak dalam rutinitas kurikulum yang mekanistis, namun kehilangan ruh dalam menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang kokoh. Sebagai Doktor Pendidikan, saya melihat ada yang hilang dalam ruang kelas kita: keberanian untuk berdiri tegak sebagai bangsa yang mandiri tanpa merasa inferior di hadapan kekuatan global.

Patriotisme bukan sekadar menghafal lirik lagu kebangsaan, melainkan kemampuan menjaga martabat bangsa dalam setiap kebijakan. Jika hari ini kita dengan mudah memberikan “karpet merah” berupa akses udara tanpa pengawasan ketat, bukankah itu berarti kita sedang mengkhianati semangat juang para pahlawan ’45?

Tanah Jawa Timur, tempat saya mengabdi, adalah saksi bisu betapa mahalnya harga sebuah kedaulatan. Sejarah mencatat dengan tinta darah bagaimana rakyat Surabaya bertempur habis-habisan pada 10 November 1945 melawan tentara Sekutu (Inggris dan AS) yang membonceng kepentingan kolonial. Tewasnya Jenderal Mallaby adalah simbol perlawanan rakyat yang tidak sudi sejengkal tanah pun diinjak-injak oleh kekuatan asing tanpa kehormatan. Membiarkan ruang udara kita terbuka lebar tanpa kendali penuh hari ini adalah bentuk pengabaian terhadap pengorbanan mereka.

Ada tiga alasan mendasar mengapa kebijakan ini sangat berbahaya bagi kepentingan nasional:

Pertama, Ancaman terhadap Kedaulatan Nasional. Ruang udara adalah benteng pertama pertahanan kita. Memberikan akses tanpa pengawasan yang ketat (security clearance) sama saja dengan membiarkan armada tempur asing melintasi halaman rumah kita tanpa izin setiap saat.

Kedua, Mencederai Khitah Politik Bebas Aktif. Mohammad Hatta menegaskan bahwa kita tidak boleh menjadi objek dalam pertarungan internasional. Jika akses istimewa ini disahkan, Indonesia akan dipandang telah bergeser menjadi “sekutu de facto” salah satu blok, yang berisiko menyeret kita ke dalam pusaran konflik geopolitik yang tidak relevan dengan kepentingan rakyat.

Ketiga, Krisis Identitas dan Mentalitas. Keinginan untuk mengakomodasi kepentingan militer asing secara berlebihan menunjukkan mentalitas inlander yang masih tersisa. Pendidikan kita seharusnya mencetak pemimpin yang memiliki “nyali” diplomatik, bukan mereka yang mudah silau oleh kemitraan strategis yang justru membelenggu kedaulatan sendiri.

Pemerintah memang telah memberikan klarifikasi bahwa kesepakatan ini masih dalam tahap usulan. Namun, kewaspadaan publik harus tetap terjaga. Jangan sampai warisan politik bebas aktif dan semangat juang 10 November hanya menjadi catatan kaki akibat pragmatisme diplomasi yang keliru. Langit Indonesia harus tetap menjadi milik Indonesia sepenuhnya—bebas dari intervensi dan aktif menjaga perdamaian dunia tanpa harus menggadaikan harga diri bangsa.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

Next Post

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

fusilat

fusilat

Related Posts

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Feature

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah
Feature

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
Next Post
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

MBG, Memutar Ulang Dosa Sejarah

June 9, 2026
Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

Peduli Orang Jepang Karena Rupiah Melemah

June 8, 2026
50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

50 Anak Muda Difabel Netra Ikuti Aksi Penanaman Mangrove dalam Green Justice Youth Program

June 8, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...