Setelah gonjang-ganjing, diributkan, bahwa siloet dalam iklan PSI itu adalah potret Kaesang benar adanya, tak dapat apa yang bisa dibayangkan, dialetika dari para tokoh PDIP, yang lahir dari militansi kepartaiannya.
Kaesang si anak durhako. Kaesang anak yang tak tahu diri. Ia bisa seperti sekarang, karena anak Presiden. Jasa Partai!. Jokowi dua kali diusung PDIP, hingga berbuah menjadi Presiden. Sementara anaknya, sama sekali tidak memilki moral dan etika ketimuran dan kepartaian. Harusnya menjadi contoh kesetiaan untuk yang lain. Kira-kira itu yang lazim ada dalam benak para kader PDIP, bukan?
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sudah pernah menyarankan agar Kaesang memilih PDIP ketimbang partai lainnya. Hal ini disampaikan Hasto saat isu Kaesang akan bergabung PSI, tengah ramai dibicarakan pada Januari 2023 lalu.
“Ya sekiranya (Kaesang, penulis) mau masuk ke PDIP Perjuangan, karena kami ini punya aturan bahwa dalam satu keluarga tidak bisa masuk dalam pilihan partai-partai yang berbeda,” ungkap Hasto kepada awak media di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/1/2023)
Masih ingat kasus Murad Ismail, Gubernur Maluku? Pada Mei 2023, Gubernur Maluku, Ismail Murad dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Maluku buntut perpindahan istrinya, Widya Pratiwi, dari partai berlambang banteng ini, ke PAN.
“Sehingga, ketika akhirnya partai punya aturan, bahwa di dalam suatu keluarga tidak boleh berasal dari dua partai yang berbeda, maka partai mengambil suatu keputusan yang tegas,” beber Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, saat ditemui di Stadion GBK, Jakarta, Senin (8/20/2023).
Bahkan, di kesempatan berbeda, Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, menyarankan agar Murad mengikuti jejak istrinya berpindah ke partai yang dipimpin Zulkifli Hasan.
“Karena istrinya sudah (bukan lagi kader). Supaya kompak, lah,” ujar Djarot di Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2023),
Selain soal istrinya, sikap emosional Murad juga disebut menjadi pemicu PDIP memecatnya.
Djarot mengungkapkan Ismail Murad sempat marah hingga menggebarak meja saat diminta klarifikasi soal kepindahan sang istri.
Tidak salah juga, bila langkah Kaesang menjadi anggota PSI, diniali sebagai pembiaran Jokowi sendiri. Ia masih ingusan. Belum punya kematangan Politik. Tak menganal halal dan haramnya memasuki partai lain. Adalah kewajiban orang tuanya, mengkaderkan anak cucunya, sebagai pejuang PDIP. Ini kultur yang lazim terjadi di PDIP.
Tapi dari semua catatan-catatan berbagai perisitiwa, nampaknya memang Jokowi sudah setengah hati kepada partainya sendiri. Ini ungkapkan yang disembunyikan baik oleh Jokowi bahkan oleg PDIP sendiri. Tetapi itulah yang dapat dibaca secara telanjang oleh public.
Walikota Solo, Gibran, sempat menyatakan seolah-olah yang dipertanyakan masyarakat, soal iklan mirip Kaesang, diniilai sebagai siluet yang tidak jelas. Namun demikian, akhirnya dalam friendship card yang dicetak versi besar itu terdapat logo PSI, nama Kaesang Pangarep, dan nomor anggota S317420230151515.
Dalam penyerahan KTA yang digelar di kediaman Kaesang di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo itu, Kaesang didampingi sang istri, Erina Gudono.
Sementara perwakilan PSI meliputi Ketua Dewan Pembina PSI Jeffry Geovani, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Sekwan Pembina PSI Raja Juli Antoni, Ketua Umum Giring Ganesha, dan Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka.
“Kami mengapresiasi Mas Kaesang mau turun ikut berjuang bersama teman-teman PSI. Hari ini sebuah kegembiraan bagi kami semua, bisa menyambut anggota baru kami, Mas Kaesang,” kata Grace di lokasi, Sabtu (23/9).
Kaesang mendaftar ke PSI sekitar sepekan lalu. Namun, penyerahkan KTA baru dilakukan hari ini, usai PSI mengunggah video sosok pria yang disebut Mawar.























