• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ulama Nusantara Rekomendasikan Cak Imin Cawapres

fusilat by fusilat
September 24, 2023
in Feature
0
Terkait Pemeriksaan Cak Imin Hasil Survei Voxpol Klaim 53,4 Persen Publik Percaya Hukum untuk Jegal Lawan Politik
Share on FacebookShare on Twitter
Oleh: Tony Rosyid
PKB itu partainya “wong NU”. Mungkin 99,9% pemilih PKB adalah warga NU. Karena PKB lahir dari rahim NU. Gus Dur lah pendiri PKB katika cucu pendiri NU ini menjadi ketua umum PBNU.
Diakui, bahwa PKB yang selama ini memperjuangkan kepentingan warga NU di parlemen. Tidak hanya berjuang, tapi PKB yang paling intens “ngopeni” pesantren dan ulama NU. Selain PBNU, tentu saja.

Karena PKB punya akses kekuasaan dan logistik, maka kontribusi PKB ke ulama, santri dan pesantren menjadi konkret. Ini wajar dan normal, karena konstituen PKB adalah warga NU. PKB tidak bisa dipisahkan dari warga NU.

Pemilu 2024, PKB memutuskan untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). PKB bersama Nasdem dan PKS mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, maju sebagai capres-cawapres.

Sesuai rekomendasi para ulama NU, Muhaimin harus jadi cawapres. Buat apa ikut mengusung kalau Cak Imin tidak dijadikan cawapres.

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dideklarasikan pada Sabtu, 2 September 2023 di Hotel Yamato Surabaya. Lokasi ini rupanya sengaja dipilih, karena dianggap sebagai tempat bersejarah.

Ada dua peristiwa besar di tempat ini. Pertama, peristiwa perobekan bendera Belanda di atas Hotel Yamato, 19 September 1945. Kedua, Resolusi Jihad 22 Oktober 1945.

Dua peristiwa ini barangkali yang menginspirasi Anies-Cak Imin memilih tempat ini untuk deklarasi. Dari sini, Anies-Cak Imin sepertinya ingin mengambil inisiasi perjuangan dan jihad untuk masa depan bangsa Indonesia.

Tidak lama dari deklarasi Anies-Cak Imin di Hotel Yamato, muncul sejumlah narasi yang berpotensi menggembosi PKB. Info yang santer di publik, ada operasi penggembosan PKB yang sedang dijalankan. Oleh PKB, ini dianggap sebagai risiko sebuah perjuangan.

Sebagaimana diketahui publik, ada pihak yang terus berupaya jegal Anies agar tidak bisa nyapres. Isu ini sudah berjalan lama. Dalam situasi penuh tantangan ini, datang Cak Imin. Cak Imin yang tidak diperhitungkan di koalisi Gerindra akhirnya bertemu dengan Anies. Keduanya memutuskan untuk berpasangan maju di pilpres 2024.

“Kalau jodoh memang tidak kemana”, kata pepatah lama. Apalagi, hasil ijtima’ para ulama di belakang PKB, yang kemudian menamakan diri sebagai “Ulama Nusantara” telah dengan tegas merekomendasikan Cak Imin untuk menjadi cawapres. Rekomendasi ini ditangkap oleh Anies dan disiapkan karpet merahnya.

Bergabungnya Cak Imin ke KPP, jika tidak ada hal yang menghalangi, akan memastikan Anies-Cak Imin maju sebagai pasangan Capres-cawapres di 2024.

Mayoritas warga NU, khususnya para pemilih PKB, akhirnya merasa lega. Ada tokoh representasi warga NU yang ikut pilpres. Namanya Cak Imin. Mereka bersyukur, Anies memberi karpet merah kepada Cak Imin, setelah Cak Imin ditolak oleh koalisi lainnya.

Ini “Pasangan yang cocok dan serasi”, kata sejumlah pihak. Dari beberapa wawancara televisi, sepertinya pasangan ini kompak. Mungkin karena secara personal, mereka sahabat dan punya histori sejak kuliah bersama di Jogja.

Bagi Anies, bergabungnya Cak Imin tidak saja melengkapi 20 persen syarat nyapres, tapi yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa masuknya Cak Imin dan PKB di Koalisi Perubahan untuk Persatuan telah membuka pintu bagi Anies untuk bisa bersama-sama dengan warga nahdliyin menata kembali Indonesia di masa depan.

Dalam sejarah, NU punya andil dan investasi cukup besar terhadap negeri ini. Tapi, NU belum mendapatkan peran secara proporsional untuk ikut mengurus negeri ini.

Setelah Gus Dur dan Kiai Ma’ruf Amin, Cak Imin bisa menjadi penerus. Kelebihannya, Cak Imin masih sangat muda dan energik. Potensi keterlibatanya kedepan untuk mengelola bangsa lebih bisa diharapkan.

Tapi, tak ada perjuangan kecuali harus menempuh jalan terjal. Sejak deklarasi Anies-Cak Imin di Hotel Yamato Surabaya (2 September 2023), jalan terjal mulai terlihat. Ada pihak yang mulai main kayu. Kekerasan, maksudnya. Gebuk Cak Imin dan PKB. Berbagai cara dilakukan agar Cak Imin dan PKB terpisah dari warga Nahdliyin.

Semangat Yamato di dada Cak Imin dan PKB nampaknya tidak surut. Tempat ini sengaja dipilih sebagai lokasi deklarasi untuk menggelorakan spirit jihat para ulama Nahdliyin.

Ulama-ulama NU tidak pernah lupa sejarah itu. Sejarah perobekan bendera dan resolusi Jihad. Ini bagian dari spirit perjuangan untuk bangsa dan negara.

Apakah dengan memori sejarah perjuangan ini, para ulama Nahdliyin akan membiarkan Cak Imin dan PKB akan menghadapi sendiri pihak lawan? Apakah mereka rida tokoh dan kader muda NU yang mengambil jalan terjal politik ini dibiarkan menghadapi sendirian terhadap mereka yang menggunakan segala cara untuk menghabisi Cak Imin dan PKB?

Cak Imin dan PKB saat ini dianggap oleh banyak pihak sebagai pilihan dan representasi yang paling otorotatif bagi warga Nahdliyin. Para ulama Nahdliyin pasti tidak akan membiarkan Cak Imin dan PKB sendirian dalam menjaga semangat resolusi jihad itu.
Cak Imin dan PKB sepertinya tidak dibiarkan sendirian menjaga spirit perobekan bendera Belanda itu. Info yang terdengar, para ulama Nusantara sedang merapikan barisan dan membentuk soliditas untuk menjaga dan memperjuangkan Cak Imin. Karena mereka yang merekomendasikan, maka mereka terpanggil untuk menjaga dan memperjuangkan agar Cak Imin menang.

Tony Rosyid Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengakuan Kaesang Masuk PSI

Next Post

Pemimpin oposisi Korsel akhiri 24 hari mogok makan untuk melawan pemerintahan

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional
Birokrasi

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Next Post
Pemimpin oposisi Korsel akhiri 24 hari mogok makan untuk melawan pemerintahan

Pemimpin oposisi Korsel akhiri 24 hari mogok makan untuk melawan pemerintahan

Dampak ke UMKM, E-Commerce Berbasis Medsos Akan Segera Diatur Pemerintah

Dampak ke UMKM, E-Commerce Berbasis Medsos Akan Segera Diatur Pemerintah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist