• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Karisma Pangan: Mati Hidupnya Sebuah Bangsa

fusilat by fusilat
September 17, 2025
in Feature
0
Perekonomian Semakin Memburuk ,  Gula Mendekati Rp 20.000 Harga Sembako Lainnya Ikutan Melonjak
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Entang Sastraatmadja

Karisma lazim dipahami sebagai kemampuan memengaruhi orang lain dengan cara positif, hingga membuat orang lain merasa tertarik dan terinspirasi. Dalam konteks kepemimpinan, karisma hadir sebagai daya tarik yang mampu memotivasi, membangun rasa percaya, dan menggerakkan orang untuk mencapai tujuan bersama.

Namun, bagaimana bila kata karisma dilekatkan pada pangan?

Karisma Pangan

Pangan yang berkarisma adalah pangan yang mampu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan kepuasan bagi konsumen. Bukan sekadar soal rasa, tekstur, atau gizi, tetapi juga daya tarik yang membuat orang ingin terus menikmatinya.

Karisma pangan juga berarti kekuatan pangan dalam menopang hidup manusia. Bung Karno pernah mengingatkan dengan lantang, “urusan pangan adalah mati hidupnya suatu bangsa.” Ungkapan ini bukan sekadar retorika, melainkan pesan abadi yang membuktikan bahwa keberlangsungan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan mengelola pangannya.

Pangan sebagai Sumber Hidup

Pangan adalah sumber penghidupan, karena jutaan rakyat menggantungkan hidup di sektor pertanian dan pangan, dari hulu hingga hilir. Pada saat yang sama, pangan adalah sumber kehidupan: tanpa pangan, manusia mustahil melanjutkan kiprahnya.

Ketersediaan pangan yang cukup, kualitas yang baik, serta kemampuan bangsa memproduksinya menjadi fondasi kemandirian sekaligus ketahanan nasional. Sebaliknya, krisis pangan berakibat fatal: kelaparan, kemiskinan, instabilitas sosial-politik, hingga kemunduran peradaban bangsa.

Tidak ada negara bubar karena pangan berlimpah. Sebaliknya, bangsa yang runtuh hampir selalu diawali oleh krisis pangan.

Pangan sebagai Urusan Strategis

Menyadari urgensi tersebut, setiap pemerintahan di Indonesia menempatkan pangan sebagai urusan strategis. Dari era Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi, pangan tak pernah dianggap sepele. Saat ini, posisi pangan bahkan diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 yang menetapkannya sebagai urusan wajib pemerintah.

Kelahiran Badan Pangan Nasional melalui Perpres Nomor 66 Tahun 2021 pun menjadi tonggak sejarah, setelah sembilan tahun menunggu pasca terbitnya UU Pangan (2012). Meski begitu, tantangan kelembagaan pangan di daerah masih terbuka. Aspirasi untuk membentuk Dewan Pangan Daerah mengemuka, sebab koordinasi antarinstansi kerap melemah setelah dibubarkannya Dewan Ketahanan Pangan pada 2021.

Apakah cukup hanya mengandalkan dinas di daerah sebagai “kepanjangan tangan” Badan Pangan Nasional? Atau perlu hadir lembaga non-struktural yang dipimpin langsung kepala daerah demi memastikan koordinasi dan sinergi pembangunan pangan berjalan lebih efektif?

Belajar dari Dunia

Krisis pangan bukan ancaman kosong. FAO terus memperingatkan potensi guncangan pangan global. India, salah satu produsen beras terbesar dunia, kini membatasi ekspor demi menjamin kebutuhan dalam negeri. Kontrak ekspor dibatalkan, pasar internasional dikorbankan—demi memastikan rakyatnya tidak kekurangan pangan.

Inilah pelajaran penting: ketika krisis pangan melanda, prioritas utama setiap bangsa adalah rakyatnya sendiri.

Penutup

Pesan Bung Karno 73 tahun lalu tetap relevan: pangan adalah mati hidupnya bangsa. Karisma pangan bukan sekadar daya tarik kuliner, melainkan kekuatan strategis yang menentukan keberlangsungan negeri.

Karena itu, tidak ada ruang bagi pemerintah mana pun untuk main-main dengan urusan pangan. Mengabaikan pangan sama dengan mempertaruhkan masa depan bangsa.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

DOMINASI AS: BADAI KONFLIK PROXY

Next Post

Peluncuran dan Bedah Kitab OST JUBEDIL Karya Prof Eggi Sudjana: Gagasan P4 untuk Muslim Indonesia

fusilat

fusilat

Related Posts

Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan
Feature

Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan

August 1, 2026
Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup
Feature

Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup

August 1, 2026
Mengapa Begal Marak di Bandung?
Feature

Mengapa Begal Marak di Bandung?

July 31, 2026
Next Post
Peluncuran dan Bedah Kitab OST JUBEDIL Karya Prof Eggi Sudjana: Gagasan P4 untuk Muslim Indonesia

Peluncuran dan Bedah Kitab OST JUBEDIL Karya Prof Eggi Sudjana: Gagasan P4 untuk Muslim Indonesia

Indonesia Spices International Expo Digelar 11–14 Desember di TMII

Indonesia Spices International Expo Digelar 11–14 Desember di TMII

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Di bangun Pagar Baru Mal-Mal Jakarta – Antisipasi Apa?

Di bangun Pagar Baru Mal-Mal Jakarta – Antisipasi Apa?

August 1, 2026
AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Nahkodai Polres Kudus, Siap Lanjutkan Prestasi dan Jaga Kondusivitas Daerah

AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Nahkodai Polres Kudus, Siap Lanjutkan Prestasi dan Jaga Kondusivitas Daerah

August 1, 2026
Merampas Ruang Hidup Tanpa Hak

Merampas Ruang Hidup Tanpa Hak

August 1, 2026
Hotel Bintang 5 di IKN yang Dibahas Orang Terkaya RI Bakal Dibangun 8 Lantai

PIKI Resmi Dideklarasikan dari Bandung, Maruarar Sirait: Konsolidasi Intelektual Kristen Bergerak ke Seluruh Indonesia

August 1, 2026
Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan

Krisis Hakim, Bukan Soal Mutasi, Soal Integritas Peradilan

August 1, 2026
Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup

Membaca Awal Ilmu – Menulis Cara Ilmu Tetap Hidup

August 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Di bangun Pagar Baru Mal-Mal Jakarta – Antisipasi Apa?

Di bangun Pagar Baru Mal-Mal Jakarta – Antisipasi Apa?

August 1, 2026
AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Nahkodai Polres Kudus, Siap Lanjutkan Prestasi dan Jaga Kondusivitas Daerah

AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Nahkodai Polres Kudus, Siap Lanjutkan Prestasi dan Jaga Kondusivitas Daerah

August 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...