• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KARTINI VS TJUT NYA DIEN: Jawaban Untuk KH. Adian Husaini

Radhar Tribaskoro by Radhar Tribaskoro
April 16, 2024
in Feature, Tokoh
0
KARTINI VS TJUT NYA DIEN: Jawaban Untuk KH. Adian Husaini
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radhar Tribaskoro

Ulama dan intelektual terkemuka KH. Adian Husaini menulis artikel dengan sangat baik berjudul “Meluruskan Sejarah Indonesia”. Melalui artikel itu Adian mempertanyakan kedudukan RA Kartini yang jauh dikedepankan dibanding dengan Tjut Nya Dien, Malahayati dan banyak tokoh perempuan lainnya. Menurut Adian hal itu terjadi karena politik kolonial, Kartini yang bersahabat dengan banyak orang Belanda dilebihkan ketimbang tokoh wanita lain yang kebanyakan anti-kolonial. Beliau berharap agar hal ini diluruskan.

Menurut hemat saya, tidak ada sejarah yang harus diluruskan. Kartini adalah pemikir juga pejuang. Kita menghargai pemikiran dan perjuangan Kartini untuk kepentingan bangsanya. Pemikiran dan perjuangan Kartini itu otentik, bukan karangan Belanda.

Demikian juga Tjut Nya Dien, Malahayati dll. Mereka berjuang untuk melawan penindasan dan ketidak-adilan. Mereka tidak sedang berlomba menjadi paling pahlawan. Saya kira kita tidak berpretensi seperti itu. Kita tidak bermaksud memanfaatkan kepahlawanan mereka untuk menjadi simbol apapun pertikaian di masa kini.

Semuanya, termasuk Kartini, hidup dibesarkan sesuai habitus masing-masing. Mereka tidak meminta menjadi bagian dari pangreh praja yang bekerjasama dengan Belanda, atau bagian dari negara yang menolak dijajah Belanda. Habitus mereka
melanjutkan perjalanan sejarah dan budaya di masyarakat tempat mereka dibesarkan. Perjalanan hidup mereka ditentukan oleh habitus itu. Mereka bisa jadi orang biasa yang hidup sesuai harapan habitusnya, atau menjadi orang yang melampaui kebiasaan.

Kartini, Tjut Nya Dien, Malahayati, dan banyak perempuan Indonesia lain telah berjuang melampaui apa yang diminta oleh habitus mereka. Itu menjadikan mereka orang-orang luar biasa. Menjadikan mereka pahlawan.

Kita seharusnya berbangga. Bangsa kita selama ribuan tahun dipenuhi oleh pahlawan-pahlawan seperti mereka. Generasi sekarang jangan memikirkan siapa lebih pahlawan daripada yang lainnya. Itu tidak berguna. Itu bukan pula apa yang diinginkan oleh para pahlawan perempuan kita itu.

Mereka ingin kita hidup di alam merdeka. Bebas dari kezaliman dan ketidakadilan.

Mereka mungkin berharap agar kita bisa mencontoh: berjuang melampaui apa yang diminta dunia. Harapan mereka adalah agar kita tidak sekadar berjuang untuk kepentingan diri sendiri. Hendaknya kita berjuang untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan publik dan kepentingan masa depan. Itulah kepahlawanan sebenarnya.

Generasi muda saat ini mestinya mulai berpikir dan bertindak out of the box. Bukan. Saya tidak menganjurkan agar kita meninggalkan kotak habitus kita. Namun ada baiknya kita melampaui tuntutan habitus kita dan mulai membentuk habitus yang lebih luas, habitus yang memberi nafas segar bagi siapa pun yang menghikmati Nusantara.===

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPU Keluarkan Pernyataan Jelang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Next Post

Akhirnya Gus Muchdor Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK dan Dicekal

Radhar Tribaskoro

Radhar Tribaskoro

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Akhirnya Gus Muchdor Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK dan Dicekal

Akhirnya Gus Muchdor Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK dan Dicekal

Dianggap Ada Konflik Kepentingan,  Anwar Usman Tak Dilibatkan Dalam Persidangan PHPU Pilpres Besok

Bagaimana MK Ambil Putusan Jika Suara dalam Rapat Permusyawaratan Hakim Seimbang?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...