• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kawasan Perumahan Tidak Aman bagi Anak Terkait Buruknya Kondisi Kesehatan Saat Remaja.

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 8, 2024
in Feature
0
Kawasan Perumahan Tidak Aman bagi Anak Terkait Buruknya Kondisi Kesehatan Saat Remaja.

Tenda berjajar di jalan di Oregon, AS. - Hak Cipta Craig Mitchell Dyer/Foto AP, File

Share on FacebookShare on Twitter

“Jutaan orang tidak memiliki kemampuan finansial untuk mengakses perumahan yang aman, terjamin, dan layak huni,” tambahnya

Euronews – Fushilatnews – Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa ketidakamanan di kawasan perumahan selama masa kanak-kanak dalam jangka panjang menyebabkan dampak kesehatan yang merugikan

Ketidakamanan perumahan meningkat seiring dengan meningkatnya biaya perumahan, meningkatnya jumlah tunawisma, dan berkurangnya ketersediaan perumahan yang layak di seluruh dunia.

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa ketidakamanan perumahan berdampak pada kesejahteraan anak-anak di masa depan

Remaja yang mengalami ketidakamanan perumahan pada tingkat tertentu di masa kanak-kanaknya ditemukan lebih mungkin mengalami dampak kesehatan yang buruk

Penelitian ini didasarkan pada data dari studi Masa Depan Keluarga dan Kesejahteraan Anak (FFCWB), yang mengamati anak-anak dari usia satu tahun hingga remaja

Studi ini menguji apakah ada hubungan antara ketidakamanan perumahan jangka panjang dan kesehatan remaja.

Ketidakamanan perumahan didefinisikan berdasarkan beberapa faktor, seperti kesulitan membayar sewa atau hipotek, kepadatan penduduk karena berbagi tempat tinggal dengan keluarga lain, menghadapi penggusuran, dan menghabiskan waktu di tempat yang bukan tempat tinggal, seperti mobil atau bangunan yang ditinggalkan

Untuk memahami dampak kondisi ini terhadap kesehatan anak-anak, para peneliti mengukur gejala depresi dan kecemasan serta laporan kesehatan secara keseluruhan (SRH)

Hampir 5.000 peserta terdaftar dalam penelitian saat lahir di 20 kota di AmeriAme

Studi tersebut menemukan bahwa anak-anak yang mengalami ketidakamanan perumahan pada tingkat apa pun pada suatu saat dalam hidup mereka, memiliki kesehatan dan mental yang lebih buruk secara keseluruhan dibandingkan dengan mereka yang memiliki kondisi perumahan yang stabil

Remaja dengan tingkat ketidakamanan perumahan tertinggi melaporkan lebih banyak gejala kecemasan dan depresi.

Krisis perumahan masih menjadi kekhawatiran global.

Apa faktor pendorong tunawisma di Eropa?

“Dunia sedang bergulat dengan situasi di mana semakin banyak orang yang tidak mampu membayar biaya perumahan mereka,” kata Balakrishnan Rajagopal, Pelapor Khusus PBB tentang hak atas perumahan yang layak, dalam sebuah pernyataan tahun lalta

“Jutaan orang tidak memiliki kemampuan finansial untuk mengakses perumahan yang aman, terjamin, dan layak huni,” tambahnya.

Laporan McKinsey Global Institute pada tahun 2014 memperkirakan bahwa setidaknya 1,6 miliar orang diperkirakan akan terkena dampak kekurangan perumahan global pada tahun 2025.

Kekurangan ini, ditambah dengan melonjaknya biaya perumahan pascapandemi, dapat memaksa banyak orang untuk memilih pilihan perumahan yang padat, tidak memadai, dan tidak aman, yang dapat menyebabkan banyak generasi muda berisiko mengalami penurunan kesehatan.

“Ketidakamanan perumahan dapat dicegah dan diatasi melalui kebijakan dan intervensi kesehatan masyarakat,” tulis para penulis penelitian.

“Pekerjaan di masa depan diperlukan untuk memvalidasi tindakan universal terhadap ketidakamanan perumahan dan menerapkan prosedur penyaringan dan rujukan bagi keluarga dengan anak kecil ke layanan yang sesuai”.

Sumber : Euronews

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sistem Perpolitikan Indonesia Butuh Pembenahan Total

Next Post

Profil Masoud Pezeshkian, presiden terpilih Republik Islam Iran

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial
Feature

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026
Feature

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Next Post
Profil Masoud Pezeshkian, presiden terpilih Republik Islam Iran

Profil Masoud Pezeshkian, presiden terpilih Republik Islam Iran

Pesan Penting Pidato Megawati sebelum Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Gol Bunuh Diri Megawati

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist