• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kebaya Merah

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
November 23, 2022
in Feature
0
Kebaya Merah

Ilustrasi wanita sedang mengenakan kebaya.(dok. Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI))

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Muhardis, PNS

Jakarta – Baru-baru ini kebaya menjadi usulan utama dari Indonesia untuk warisan budaya tak benda kepada Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Perlu proses panjang sebelum kebaya diakui, misalnya dengan mengarusutamakan penggunaan kebaya di masyarakat (Kompas.id., 12/07/2022).

Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang bisa mengeklaim kebaya berasal dari negeri ini, karena kebaya identik dengan negara-negara di Asia Tenggara, terlebih di Semenanjung Malaya dan Indonesia. Sepertinya, ada oknum-oknum yang salah mengartikan pengarusutamaan kebaya tersebut. Mereka malah menjadikan kebaya sebagai ikon ketidakbermoralan pemakainya.

Viralnya “kebaya merah” menjadi corengan tersendiri bagi Indonesia yang notabene menjadikan kebaya sebagai salah satu pakaian daerahnya. Selain itu, masih banyak pihak yang akan dirugikan dengan mencuatnya pakaian daerah tersebut sebagai ikon tak senonoh.

Kali ini, kebaya merah dilekatkan dengan peristiwa mesum yang dilakukan pasangan AH dan ACS di Surabaya, Jawa Timur. Mereka menjadikan kebaya merah sebagai tema video sesuai pesanan pembeli, yakni bertema karyawan hotel.

Sejak kehadiran video tersebut, orang-orang akan memiliki interpretasi masing-masing terhadap karyawati hotel yang berkebaya, terlebih berkebaya merah. Secara tidak langsung, otak mereka merespons dan terkoneksi dengan si pemeran video asusila tersebut.

Dalam kajian bahasa, fenomena tersebut dapat didekati dengan kajian semiologi Sasussure (1916), yakni signifie/signified/petanda/yang ditandai dan signifiant/signifier/penanda/yang menandai.

Ogden dan Richard, melalui segitiganya semakin mempertegas dua unsur tersebut. Mereka menambahkan satu unsur, yakni reference atau gagasan yang ada di dalam pikiran. Untuk memudahkan pemahaman pembaca, kita dapat mengambil contoh penerapan segitiga Ogden dan Richard tersebut menggunakan leksem belut.

Leksem belut merupakan penanda, acuan atau petandanya hewan belut, dan gagasan atau konsep yang diacu ialah ‘ikan yang bentuknya panjang seperti ular, kulitnya licin, biasa hidup di lumpur’ (KBBI).

Berbantuan segitiga tersebut kita dapat mengotak-atik leksem penanda tersebut untuk mewakili konsep yang berbeda, dengan acuan yang berbeda pula. Misal, ada seseorang yang membuat pernyataan, “Saya tidak mau berurusan dengan dia karena dia itu belut.”

Leksem belut pada pernyataan tersebut tidak lagi dimaknai atau diberikan konsep yang sama dengan konsep yang ada di KBBI. Konsep atau gagasan untuk leksem dia pada kalimat tersebut diasosiasikan dengan leksem belut, yakni licin. Barangkali si dia termasuk jenis manusia yang susah untuk dicari atau dipegang “omongannya” alias susah menepati janji. Setiap ada manusia yang berperilaku sama dengan si dia, orang-orang dengan serta merta mengamini untuk memberikan penanda belut.

Berpontesi mencoreng citra kebaya

Bagaimana dengan kebaya merah? KBBI mendefinisikan kebaya sebagai ‘baju perempuan bagian atas, berlengan panjang, dipakai dengan kain panjang’. Begitu santunnya si pemakai kebaya, begitu pula harapan besar yang diletakkan di pundak mereka. Menutupi hal-hal yang perlu ditutupi, namun masih mencirikan identitas ke-Indonesia-an.

Menurut sejarah, leksem kebaya muncul pertama kali dalam buku History of Java (1817) Pengaruh Islam yang masuk ke Nusantara menyebabkan kemben, pakaian utama wanita permaisuri dan selir zaman kerajaan Majapahit (goodnewsfromindonesia.id) mengalami modifikasi (istilah penulis, red) menjadi kebaya setelah ditambahi kain yang menutupi dada.

Selain itu, kebaya selalu dipasangkan dengan kain panjang. Tahun 1940-an, Presiden Soekarno menetapkan kebaya sebagai pakaian nasional dengan penambahan stagen, jarik, selendang, dan konde.

Leksem merah yang disandingkan dengan leksem kebaya menambah nuansa keberanian, cinta, seksualitas, dan gairah. Merah menyimbolkan kekuatan, kepercayaan diri dan kehangatan. Orang-orang yang menggunakan atribut berwarna merah biasanya akan merasa lebih dominan, optimis, dan kompetitif.

Sejatinya, kebaya merah akan memberikan konsep perempuan santun, hangat, percaya diri, dan optimis. Sayang, si pemeran kebaya merah mengacaukan konsep itu semua. Ia menggunakan kedua unsur tersebut untuk sesuatu yang menyimpang. Kebaya yang ia pakai dimaksudkan untuk memancing fantasi keleokan perempuan-perempuan hotel, kemanjaan, kelemahlembutan yang dibalut warna merah untuk keagresifan membakar hasrat yang membara.

Selain itu, barangkali, si pemesan video memiliki kesamaan dengan banteng, sama-sama bereaksi dengan warna merah. Saat melihat warna merah, ia akan segera menyeruduk si kebaya merah. Padahal, sudah banyak penelitian yang membantah hubungan banteng dengan segala hal yang berwarna merah. Banteng tidak bereaksi dengan warna merah karena ia menderita buta parsial (Kompas.com, 29/03/20).

Dikutip dari Kompas.com, Selasa 22 November 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Manfaat Piala Dunia bagi Indonesia

Next Post

Kekayaan Musk Jatuh Sampai 100 Milyar Dolar

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Kerendahan Hati Elon Musk

Kekayaan Musk Jatuh Sampai 100 Milyar Dolar

Pukul Argentinà 2 – 1 Pendukung Saudi Arabia Pesta Gembira di jalanan Kota Doha

Pukul Argentinà 2 – 1 Pendukung Saudi Arabia Pesta Gembira di jalanan Kota Doha

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist