• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Kebocoran Kekayaan Negara ​Ketika Tata Kelola Dikalahkan oleh Kepentingan: (Membangun Benteng Integritas untuk Menjaga Kedaulatan Ekonomi)

fusilat by fusilat
July 25, 2026
in Economy, Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

​By Paman BED

“Merawat Akal Sehat, Menjaga Nurani Bangsa.”

“Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Tata Kelola Kehidupan.”

​Setiap kali muncul dugaan kebocoran kekayaan negara, perhatian publik hampir selalu tertuju kepada pelakunya. Siapa yang mengambil keuntungan? Siapa yang menyalahgunakan kewenangan? Siapa yang harus dihukum? Pertanyaan-pertanyaan tersebut memang penting, tetapi sering kali membuat kita melewatkan pertanyaan yang jauh lebih mendasar: mengapa kebocoran itu bisa terjadi berulang kali?
​Sebuah penyimpangan yang terus berulang biasanya bukan semata-mata karena ada individu yang tidak berintegritas. Ia menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem yang seharusnya mampu mencegah, mendeteksi, atau mempersempit peluang terjadinya penyimpangan.

Dengan kata lain, persoalannya bukan hanya tentang manusia (bad apples), melainkan tentang tata kelola dan sistem (bad barrel).

​Nilai-nilai Al-Qur’an pada hakekatnya mengajarkan bahwa menjaga amanah dan mencegah kemungkaran tidak cukup hanya dengan imbauan moral, melainkan harus diwujudkan dalam sistem pengawasan yang nyata dan disiplin (sebagaimana prinsip hisbah atau akuntabilitas publik). Dalam manajemen risiko modern, prinsip ini diterjemahkan secara konkret: risiko tidak mungkin dihilangkan seluruhnya, tetapi peluang terjadinya risiko dapat diperkecil melalui sistem pengendalian internal yang efektif.

​Rantai Kompleksitas dan Silo Effect
​Perdagangan internasional merupakan salah satu sektor dengan tingkat kompleksitas tinggi. Ribuan transaksi ekspor dan impor berlangsung setiap hari melibatkan pelaku usaha, lembaga keuangan, perusahaan logistik, otoritas kepabeanan, dan yurisdiksi lintas negara. Di dalam rantai yang panjang tersebut terdapat berbagai risiko, mulai dari trade misinvoicing, under-invoicing, over-invoicing, transfer pricing, hingga penyembunyian identitas pemilik manfaat (beneficial ownership) melalui perusahaan cangkang (shell companies).

​Tentu tidak semua perbedaan data perdagangan merupakan pelanggaran hukum. Selisih waktu pencatatan, biaya angkut, asuransi, maupun kurs dapat menimbulkan selisih statistik. Namun, apabila selisih tersebut muncul secara konsisten pada komoditas strategis dan berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut merupakan indikator risiko (red flag) yang menuntut intervensi berbasis risiko (risk-based approach).
​Sayangnya, mekanisme pengawasan sering kali terbentur oleh silo mentality—kondisi di mana setiap lembaga bekerja secara terfragmentasi. Data kepabeanan berada di satu lembaga, data perpajakan di lembaga lain, data transaksi keuangan di institusi berbeda, sementara informasi kepemilikan perusahaan tersebar di sistem administrasi lain. Akibatnya, meski setiap institusi merasa telah bekerja dengan baik, tidak ada satu pun yang memiliki gambaran risiko secara utuh (panoramic risk view).

​Menerapkan Three Lines Model dan Paradigma Audit Modern
​Modus operandi penyimpangan ekonomi modern memanfaatkan celah regulasi, keterbatasan pertukaran data, serta rekayasa harga yang rumit. Karena itu, kunci pengawasan modern tidak lagi sekadar menambah kuantitas pemeriksaan, melainkan meningkatkan kualitas kolaborasi dan otomatisasi tata kelola.

​Hal ini sejalan dengan Three Lines Model dari The Institute of Internal Auditors (IIA):

​Garis Pertahanan Pertama (Manajemen Operasional): Unit kerja harian wajib menanamkan pengendalian internal dan integritas ke dalam proses bisnisnya, bukan menyerahkannya hanya kepada auditor.

​Garis Pertahanan Kedua (Fungsi Pengawasan & Kepatuhan): Kementerian, regulator, dan otoritas pengawas bertugas memetakan serta mengelola risiko sektoral secara proaktif.

​Garis Pertahanan Ke Tiga (Audit Internal): Memberikan penilaian independen mengenai efektivitas tata kelola dan pengendalian risiko.
​Sebagaimana ditegaskan dalam Global Internal Audit Standards (GIAS) 2024, fungsi audit tidak lagi sekadar mencari kesalahan (assurance), tetapi wajib memberikan insight (pemahaman akar masalah) dan foresight (antisipasi risiko masa depan). Audit harus menjadi instrumen pembelajaran organisasi untuk mencegah krisis sebelum terjadi.

​Rekomendasi Strategis: Mengunci Celah Kebocoran
​Untuk menerjemahkan kerangka di atas ke dalam aksi nyata, negara perlu mendorong tiga langkah kunci:
​Integrasi Data Lintas Otoritas (Single Window System): Mewujudkan interoperabilitas data secara real-time antara DJBC, DJP, PPATK, dan Kemenkumham guna mendeteksi trade-based money laundering secara dini.

​Pemanfaatan Analitik Data & AI: Menggunakan analisis data besar (big data analytics) untuk memindai anomali harga ekspor-impor secara otomatis berdasarkan standar harga acuan internasional.

​Penguatan Perlindungan Whistleblowing System (WBS): Memastikan ekosistem pengaduan yang aman dan transparan sebagai bagian dari budaya integritas di lini pertama.

​Referensi Kunci yang Dapat Dicantumkan dalam Catatan Kaki/Pustaka
* ​The Institute of Internal Auditors (IIA). (2020). The IIA’s Three Lines Model: An update of the Three Lines of Defense. Altamonte Springs, FL: IIA.
* ​The Institute of Internal Auditors (IIA). (2024). Global Internal Audit Standards (GIAS). Lake Mary, FL: IIA.
* ​Financial Action Task Force (FATF). (2020). Trade-Based Money Laundering: Trends and Developments. FATF/OECD.
* ​Global Financial Integrity (GFI). (2021). Trade-Related Illicit Financial Flows in Developing Countries. Washington, DC: GFI.
* ​Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

fusilat

fusilat

Related Posts

Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label
Feature

Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

July 25, 2026
Dari Bung Hatta ke Gibran: Menukiknya Kualitas Wakil Presiden Indonesia
Feature

Wapres Era Pak Harto Orang-orang Hebat

July 25, 2026
Feature

KAUM LIBERAL ETIK: DARI REFORMASI, HARAPAN KEPADA JOKOWI DAN UJIAN PRABOWO

July 25, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Kebocoran Kekayaan Negara ​Ketika Tata Kelola Dikalahkan oleh Kepentingan: (Membangun Benteng Integritas untuk Menjaga Kedaulatan Ekonomi)

July 25, 2026
Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

July 25, 2026
Dari Bung Hatta ke Gibran: Menukiknya Kualitas Wakil Presiden Indonesia

Wapres Era Pak Harto Orang-orang Hebat

July 25, 2026

KAUM LIBERAL ETIK: DARI REFORMASI, HARAPAN KEPADA JOKOWI DAN UJIAN PRABOWO

July 25, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Pak Harto; Londo Ireng diajak Untuk Turut Membangun – Prabowo; Dinilai Sebagai Antek Asing

July 25, 2026
Kejaksaan Agung : Pertamax Dipastikan Penuhi Standar

Febrie Ditahan untuk Dibebaskan?

July 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Kebocoran Kekayaan Negara ​Ketika Tata Kelola Dikalahkan oleh Kepentingan: (Membangun Benteng Integritas untuk Menjaga Kedaulatan Ekonomi)

July 25, 2026
Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

Bahasa Pemimpin dan Martabat Demokrasi: Ketika Kritik Dijawab dengan Label

July 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...