Jakarta, FusilatNews – – Menindaklanjuti instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sejumlah kepala daerah dari PDIP menunda keikutsertaan mereka dalam retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025.
Berikut beberapa kepala daerah dari PDIP yang dipastikan tidak mengikuti agenda tersebut:
Gubernur dan Wakil Gubernur
- Pramono Anung – Rano Karno (DKI Jakarta)
- Al Haris – Abdullah Sani (Jambi)
- I Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta (Bali)
- Meki Nawipa – Deinas Geley (Papua Tengah)
Bupati dan Wakil Bupati
- Dadang Suprianta – Ali Syakieb (Kabupaten Bandung)
- Aep Syaepuloh – Maslani (Kabupaten Karawang)
- Citra Pitriyami – Ino Darsono (Kabupaten Pangandaran)
- Yuli Hastuti – Dion Agasi Setiabudi (Kabupaten Purworejo)
- Afif Nurhidayat – Amir Husein (Kabupaten Wonosobo)
- Etik Suryani – Eko Sapto Purnomo (Kabupaten Sukoharjo)
- Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno (Kabupaten Wonogiri)
- Sam’ani Intakoris – Bellinda Putri Sabrina (Kabupaten Kudus)
- Endah Subekti Kuntarningsih – Joko Parwoto (Kabupaten Gunung Kidul)
- Lukman Hakim – Moch Fauzan Ja’far (Kabupaten Bangkalan)
- Hanindhuto Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa (Kabupaten Kediri)
- Ipuk Fiestiandani Azwar Anas – Mujiono (Kabupaten Banyuwangi)
- Marhaen Djumadi – Trihandy Cahyo Saputro (Kabupaten Nganjuk)
Wali Kota dan Wakil Wali Kota
- Ayep Zaki – Bobby Maulana (Sukabumi)
- Supian Suri – Chandra Rahmansyah (Depok)
- Achmad Afzan Arslan – Balgis Diab (Pekalongan)
- Adi Wibowo – Mokhamad Nawawi (Pasuruan)
Nama-nama di atas merupakan sebagian dari 177 kepala daerah PDIP yang dilantik pada 20 Februari 2025. Mereka memilih mengikuti arahan partai dan menunda kehadiran mereka di retret.
Dengan adanya penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa komando partai kini berada sepenuhnya di bawah kendalinya, dan seluruh kepala daerah diharapkan tetap berada di daerah masing-masing sambil menunggu arahan lebih lanjut.






















