• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kepercayaan Publik di Titik Nadir, “Quo Vadis” Polri? 

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 18, 2022
in Feature
0
Teddy Minahasa

Cara Irjen Teddy Minahasa dapatkan sabu, salah satunya dengan menukar barbuk sabu dengan tawas.-tribratanews.sumbar.polri.go.id-

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Jakarta – Hanya dalam kurun waktu singkat, serentetan peristiwa yang mencoreng wajah Polri terjadi. Pertama kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, 8 Juli lalu. Kedua, Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 korban, 1 Oktober lalu.

Ketiga, penangkapan Kapolda Sumatera Barat yang sedang dalam proses mutasi ke Kapolda Jawa Timur, Irjen Teddy Minahasa sebagai tersangka kasus penjualan narkoba, 14 Oktober lalu.

Tiga peristiwa tersebut ikut menyeret institusi Polri sebagai pesakitan. Tak pelak, kepercayaan publik terhadap Polri pun ambyar!

Hal ini pun diakui Presiden Joko Widodo maupun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri saat semua Kapolda dan Kapolres di seluruh Indonesia dikumpulkan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Ya, kepercayaan publik terhadap Polri yang sempat menanjak semenjak dipimpin Listyo Sigit Prabowo dalam setahun terakhir akhirnya ambyar dan menukik ke titik nadir.

Semua itu terjadi karena “abuse of power” (penyalahgunaan kekuasaan). Kini, Polri ada di persimpangan jalan. “Quo vadis” Polri?

Publik mendesak Polri dikembalikan ke posisi sebelum tahun 2000, yakni berada di bawah ABRI, kini TNI. Ada pula yang mengusulkan Polri ditempatkan di bawah Kementerian Dalam Negeri atau kementerian lain, dengan dalih hakikatnya Polri itu sipil yang dipersenjatai.

Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo saat menjabat Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) pernah mengusulkan pembentukan Kementerian Keamanan Dalam Negeri dan Dewan Keamanan Nasional. Mantan Wakil Ketua MPR RI itu mengusulkan agar nantinya Polri ditempatkan di bawah kementerian atau dewan keamanan tersebut.

Sedikit menengok ke belakang, Polri tercerabut dari TNI setelah MPR menerbitkan Ketetapan Nomor VI/MPR/2000 tentang Pemisahan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tap MPR ini terbit pada 18 Agustus 2000. 

Dari Tap itu kemudian lahir Undang-Undang (UU) No 2 Tahun 2002 tentang Polri, disusul UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Polri akhirnya benar-benar terpisah dari TNI.

Dengan tidak lagi berada di bawah TNI, mental para anggota Polri pun tidak inferior lagi, merasa sejajar dengan TNI. Kasus bentrok antara polisi dan tentara kemudian merebak di mana-mana. Polisi tak lagi takut kepada tentara. Bahkan akhirnya mental polisi menjadi seakan-akan superior. Ini karena dari tingkat kesejahteraan, polisi merasa lebih baik daripada tentara. Apalagi bagi polisi yang lihai bermain di lapangan. Terbukti banyak polisi yang punya rekening gendut. Di antaranya Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa itu.

Banyak pula polisi yang bergaya hidup mewah. Contohnya Brigadir Jenderal Andi Rian Jayadi yang baru saja diangkat Kapolri menjadi Kapolda Kalimantan Selatan. Sepotong kemeja mantan Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri itu saja harganya mencapai tujuh jutaan rupiah. Belum lagi arloji, cincin, dan sebagainya.

Tak terkecuali Brigjen Hendra Kurniawan yang baru saja dipecat dari Polri karena diduga terlibat dalam rekayasa kasus pembunuhan Brigadir J bersama Ferdy Sambo.

Kini bahkan terjadi pergeseran Dwifungsi ABRI pada era Orde Baru menjadi Dwifungsi Polri pada era reformasi saat ini. Banyak jabatan sipil yang diduduki personel Polri. Termasuk Polri yang masih aktif.

Lantas bagaimana, apakah Polri perlu dikembalikan di bawah TNI? Di sinilah buah simalakama itu menyeruak. Dimakan ibu mati, tidak dimakan bapak mati. Dilematis!

Jika dikembalikan ke TNI maka akan bertentangan dengan semangat reformasi yang mencita-citakan supremasi sipil, dan jarum jam sejarah pun akan berputar mundur. Sementara jika dibiarkan berdiri sendiri dan langsung di bawah Presiden seperti sekarang ini dikhawatirkan akan banyak lagi terjadi abuse of power. Apalagi ada adagium Lord Acton (1834-1902), “The power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely” (kekuasaan itu cenderung korup, kekuasaan yang mutlak akan mutlak pula korupnya).

Lalu, bagaimana jika Polri ditempatkan di bawah Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kemanan Dalam Negeri, atau Dewan Keamanan Nasional seperti di negara-negara lain?

Sesuai Pasal 30 ayat (4) UUD 1945, Polri adalah alat negara yang menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat, yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, serta menegakkan hukum. Sementara Tap MPR No VI/2000 tentang Peran TNI dan Polri menyatakan Polri berada di bawah Presiden. Begitu pun Pasal 8 UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri menyebutkan, institusi Polri berada di bawah Presiden sebagai Kepala Negara.

Kalau mau menempatkan Polri di bawah Kemendagri atau kementerian lain, tentu harus mencabut Tap MPR No VI/2000 terlebih dahulu. Juga harus merevisi Pasal 8 UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri.

Ada pula yang mengkhawatirkan, jika Polri di bawah kementerian maka akan membahayakan kehidupan politik dan demokrasi di Indonesia. Dengan di bawah kementerian, terbukalah politisasi Polri untuk kepentingan politik tertentu. Apalagi jika kementerian tersebut dipimpin oleh seorang menteri dari partai politik. Padahal, kehadiran Polri dalam politik seharusnya netral dan tidak berpihak kepada kepentingan politik mana pun.

Dengan adanya dilema itu, quo vadis (mau dibawa ke mana) Polri?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rusia Meluncurkan Serangan Baru Menggunakan Drone yang mematikan di Kyiv tengah

Next Post

Buka-bukaan Surya Paloh Ada Desakan Supaya NasDem Keluar Koalisi Jokowi, Kok Bisa? 

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Surya Paloh Usulkan Anies-Ganjar Duet Pemersatu Bangsa, PAN : Tetap Zulkifli Hasan

Buka-bukaan Surya Paloh Ada Desakan Supaya NasDem Keluar Koalisi Jokowi, Kok Bisa? 

Kekurangan Tenaga Perawat Terpaksa Menutup Ruang Gawat Darurat di seluruh Kanada

Kekurangan Tenaga Perawat Terpaksa Menutup Ruang Gawat Darurat di seluruh Kanada

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist