• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

KERUKUNAN YANG PERNAH RETAK: Pelajaran Panjang dari HKTI

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
February 14, 2026
in Feature, Komunitas
0
Ketika Para Jenderal Mengurus Sawah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Banyak literatur menyebutkan bahwa kerukunan adalah keadaan harmonis dan damai antara individu atau kelompok, ketika mereka hidup berdampingan dengan saling menghormati, bertoleransi, dan bekerja sama. Kerukunan juga dimaknai sebagai keselarasan dan keserasian dalam hubungan sosial, yang melahirkan lingkungan hidup yang nyaman, aman, dan tenteram bagi semua pihak.

Secara filosofis, kerukunan mengandung nilai-nilai mendasar.
Pertama, keselarasan dengan alam. Kerukunan mengajarkan manusia untuk hidup seimbang dengan lingkungan sekitarnya, menjaga harmoni antara kebutuhan dan kelestarian.
Kedua, penghargaan terhadap perbedaan. Kerukunan meniscayakan penerimaan atas keberagaman, sehingga tercipta ruang hidup yang inklusif dan toleran.

Ketiga, kerja sama dan saling menghormati. Kerukunan menuntut sikap saling percaya dan kesediaan untuk bekerja bersama demi tujuan bersama.
Keempat, keseimbangan dan harmoni hidup. Kerukunan mengajarkan manusia untuk tidak berlebihan, tidak saling meniadakan, melainkan saling melengkapi.
Kelima, mengutamakan kebaikan bersama. Dalam kerukunan, kepentingan kolektif ditempatkan di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, kerukunan merupakan fondasi utama dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan publik.

Dalam khazanah filsafat dunia, kerukunan memiliki padanan makna yang kuat:

  • Harmonia dalam filsafat Yunani, yang menekankan keselarasan dan keseimbangan semesta.
  • Wa dalam filsafat Jepang, yang menekankan harmoni dalam hubungan sosial.
  • Rukun dalam perspektif Islam, yang menekankan keseimbangan hubungan antarmanusia dan antara manusia dengan alam.

Atas dasar itu, kerukunan bukan sekadar jargon moral, melainkan nilai filosofis yang dalam dan universal. Termasuk di dalamnya konsep “kerukunan tani”, yang ironisnya justru sempat tercabik oleh kepentingan politik sesaat.

Beberapa tahun ke belakang, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sebagai organisasi yang secara eksplisit mengusung spirit kerukunan, justru mengalami gangguan serius secara kelembagaan. Sejak 2010, dualisme kepemimpinan akibat perbedaan afiliasi politik telah menciptakan perpecahan yang berkepanjangan.

Selama hampir 15 tahun, suasana kerukunan tani terganggu. Muncul dua kubu HKTI: kubu Prabowo dan kubu Oesman Sapta. Yang lebih memprihatinkan, pemerintah saat itu mengakui keberadaan kedua kubu tersebut. Akibatnya, para petani di akar rumput dibuat bingung—harus berpihak ke HKTI yang mana, dan atas dasar apa.

Organisasi yang semestinya menjadi rumah besar petani justru berubah menjadi arena kontestasi kekuasaan.

Barulah ketika Prabowo Subianto mendapat amanah memimpin NKRI, muncul kehendak politik untuk mengakhiri perpecahan tersebut. Melalui proses panjang dan tidak mudah, pada Juni 2025 bangsa ini kembali memiliki satu HKTI, dengan Sudaryono sebagai Ketua Umum DPN HKTI dan Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina. Babak panjang konflik internal itu pun ditutup.

Peristiwa ini penting untuk diingat. Dualisme kepemimpinan HKTI bukan hanya soal struktur organisasi, tetapi telah mencederai makna hakiki kerukunan tani. Organisasi yang mengusung kata “rukun” justru memproduksi pertentangan terselubung yang berlangsung lama dan melelahkan.

Di tengah situasi itu, Mang Adang—petani gurem dari Pameungpeuk, Kabupaten Garut—pernah merenung dan berbisik lirih, “Di mana arti kerukunan yang menjadi akronim HKTI itu?”
Sebuah bisikan sederhana, namun terasa amat memilukan. Bagaimana mungkin organisasi petani yang beremblem kerukunan justru melahirkan suasana yang jauh dari harmonis?

Kerukunan sejatinya adalah keadaan damai di antara kelompok dan individu. Ketika HKTI kembali bersatu, itu bukan sekadar konsolidasi struktural, melainkan momentum untuk memulihkan makna kerukunan itu sendiri—baik di dalam organisasi maupun di tengah masyarakat petani.

Namun harus disadari, kerukunan tidak berdiri di atas satu organisasi semata. Ia menuntut komitmen berkelanjutan: komunikasi yang jujur, toleransi yang tulus, dan kerja sama yang berorientasi pada kepentingan petani, bukan kepentingan elite.

Satu HKTI adalah wujud kerukunan nyata yang semestinya dijaga bersama. HKTI tidak boleh lagi terpecah hanya demi kepentingan sesaat. Ia harus tampil sebagai simbol persatuan, keteduhan, dan keberpihakan sejati kepada petani.

Itulah tugas dan kewajiban kita bersama: terus mengingatkan, menjaga, dan merawat makna kerukunan agar tidak kembali dikhianati oleh ambisi kekuasaan.

Semoga demikian adanya.

(Penulis adalah Anggota Dewan Pakar DPN HKTI)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim Hebat Tak Selalu Relevan: Ketika Strategi Tak Lagi Sejalan dengan Zaman

Next Post

Ketika Polisi Ikut Berbisnis MBG

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen
Economy

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

May 19, 2026
Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik
Economy

Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

May 19, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi
Economy

The Economist vs Menteri Purbaya: Ketika Sorotan Dunia Bertemu Pembelaan Kekuasaan

May 19, 2026
Next Post
Ketika Polisi Ikut Berbisnis MBG

Ketika Polisi Ikut Berbisnis MBG

Ramadhan: Momentum Transformasi Jiwa Menuju Ridho Allah

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Tembus Rp17.600: Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Respons Presiden Picu Kontroversi

May 19, 2026
Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

Paradoks Indonesia: Menjadi Negara Konsumen, Bukan Produsen

May 19, 2026
Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

Di Balik Narasi Optimisme yang Menggelegar – Rupiah Anjlok – Prabowo Mulai Panik

May 19, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

The Economist vs Menteri Purbaya: Ketika Sorotan Dunia Bertemu Pembelaan Kekuasaan

May 19, 2026

Rebuilding the Lost Concept of Knowledge in Islam

May 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Kabinet 100 Menteri Sudah Tak Diterima Pasar

May 19, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Rupiah Tembus Rp17.600: Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Respons Presiden Picu Kontroversi

May 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...