• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketegangan Jokowi dan PDIP: Legasi Politik Menjelang Akhir Jabatan

Ali Syarief by Ali Syarief
May 28, 2024
in Feature, Politik
0
Jokowi: Masyarakat Bebas Tentukan Pilihan Politiknya di Pilpres 2024

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ketegangan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencapai puncaknya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP yang baru-baru ini digelar. Ketidakhadiran Jokowi dalam Rakernas bukan sekadar pilihan pribadi untuk menjaga jarak, melainkan karena tidak diundang oleh partai yang kini melihatnya bukan lagi sebagai bagian integral dari mereka. Konflik ini bukan hanya sebuah insiden sepele, tetapi mencerminkan legasi politik Jokowi yang akan lengser pada bulan Oktober 2024 mendatang.

Kritik Megawati yang Menyengat

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam pidato politiknya, secara terbuka mengkritik pemerintah dan penguasa. Dia menyoroti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024. Menurut Megawati, keputusan ini menunjukkan bahwa MK bisa diintervensi oleh kekuasaan, yang pada akhirnya mematikan moral dan etika serta menimbulkan banyak antipati di masyarakat.

“Nih Mahkamah Konstitusi (MK) juga sama, karena apa? Bisa diintervensi oleh kekuasaan. Nampak jelas melalui keputusan terhadap perkara Nomor 90 yang menimbulkan begitu banyak antipati. Ambisi kekuasaan sukses mematikan etika moral dan hati nurani hingga tumpang-tindih kewenangannya,” tegas Megawati.

Megawati menegaskan bahwa persetujuan produk legislasi seharusnya tetap berada di tangan DPR RI, bukan melalui judicial review di MK. Dalam pandangannya, sistem politik negara kesatuan berbentuk republik mengharuskan fungsi legislasi berada di tangan DPR RI.

Sikap Jokowi yang Berbeda

Menanggapi kritik tersebut, Presiden Jokowi memilih untuk tidak terlibat dalam polemik internal partai. “Saya kira itu adalah internal partai, jadi internal PDI Perjuangan. Saya tidak akan mengomentari,” ujar Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024).

Ketegangan ini mencerminkan perbedaan pandangan yang signifikan antara Jokowi dan Megawati, serta mengindikasikan jarak yang semakin lebar antara mantan kader PDIP ini dengan partainya.

Warisan Politik Jokowi

Ketegangan ini bukan hanya soal hubungan personal antara Jokowi dan Megawati, tetapi lebih kepada legasi politik yang ditinggalkan Jokowi menjelang akhir masa jabatannya pada Oktober 2024. Kebijakan-kebijakan yang diambil Jokowi, terutama yang berhubungan dengan kekuasaan dan etika, kini dipertanyakan oleh partai yang pernah mendukungnya.

PDIP menunjukkan sikap solid dalam menentang beberapa keputusan Jokowi, menegaskan bahwa prinsip-prinsip partai harus diutamakan meskipun harus berseberangan dengan presiden yang pernah mereka usung. Sikap ini mencerminkan komitmen PDIP untuk menjaga integritas dan etika politiknya.

Kesimpulan

Ketegangan antara Jokowi dan PDIP ini bukan hanya sebuah perseteruan biasa, tetapi mencerminkan warisan politik Jokowi yang akan segera berakhir. Bagaimana ketegangan ini akan mempengaruhi arah politik PDIP dan pemerintahan Indonesia di masa depan? Bagaimana publik menilai warisan politik Jokowi dalam konteks ini? Pembaca diundang untuk merenungkan dan menilai sendiri situasi ini, sambil mempertimbangkan bagaimana ketegangan ini mencerminkan dinamika politik yang lebih luas di Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tokoh Oposisi Terkemuka Renho Maju sebagai Calon Gubernur Tokyo

Next Post

Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Universitas Ditunda hingga 2025

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Presiden Jokowi Tanggapi Petisi sivitas akademi UII dan UGM

Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Universitas Ditunda hingga 2025

Klarifikasi IPW : Aliran Dana Ferdy Sambo Mengalir ke Anggota DPR

Ada IPW di antara Densus dan Jampidsus: Adu Kuat Mafia?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist