• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Ketika Nepotisme Mengetuk Pintu Bank Sentral

Ali Syarief by Ali Syarief
January 20, 2026
in Birokrasi, Tokoh/Figur
0
Ketika Nepotisme Mengetuk Pintu Bank Sentral
Share on FacebookShare on Twitter

……. Semakin tipis jarak itu, semakin mahal biaya kepercayaan yang harus dibayar negara.

Penunjukan nama Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo Subianto, sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) bukan sekadar kabar personalia. Ia adalah peristiwa politik-ekonomi yang menyentuh jantung kepercayaan pasar: independensi bank sentral.

Secara prosedural, pengajuan calon deputi gubernur BI oleh presiden kepada DPR adalah mekanisme konstitusional. Tidak ada pelanggaran aturan dalam pencalonan seorang kerabat kepala negara. Namun, dalam tata kelola ekonomi modern, persoalannya bukan sekadar legalitas, melainkan persepsi dan kredibilitas institusi.

Bank Indonesia dibangun pasca reformasi sebagai lembaga independen, justru untuk memutus rantai intervensi politik terhadap kebijakan moneter. Suku bunga, stabilitas rupiah, hingga pengendalian inflasi harus berdiri di atas pertimbangan teknokratis, bukan loyalitas kekuasaan. Karena itu, setiap indikasi kedekatan personal antara penguasa politik dan pengambil kebijakan moneter selalu memantik alarm pasar.

Di titik inilah pencalonan Thomas Djiwandono menjadi sensitif. Ia bukan figur tanpa kapasitas. Rekam jejaknya di sektor keuangan dan pemerintahan cukup memadai untuk mengikuti uji kelayakan. Namun statusnya sebagai keponakan presiden menciptakan beban simbolik: publik akan bertanya apakah ia duduk sebagai teknokrat profesional atau sebagai perpanjangan tangan kekuasaan keluarga.

Dalam ekonomi kepercayaan, persepsi sering lebih menentukan daripada fakta formal. Investor asing, pelaku pasar uang, hingga lembaga pemeringkat risiko negara membaca stabilitas bukan hanya dari angka makroekonomi, tetapi juga dari jarak antara politik dan bank sentral. Semakin tipis jarak itu, semakin mahal biaya kepercayaan yang harus dibayar negara.

Dari sisi politik, pencalonan ini juga mencerminkan konsolidasi kekuasaan pasca pemilu. Prabowo tidak hanya menguasai eksekutif, tetapi mulai menempatkan lingkar terdekatnya di simpul-simpul strategis negara. Ini adalah pola klasik pemerintahan kuat, namun berpotensi menimbulkan kekhawatiran baru tentang akuntabilitas kekuasaan.

Indonesia pernah belajar mahal dari krisis 1998 bahwa bank sentral yang tunduk pada tekanan politik adalah resep instabilitas. Reformasi BI menjadi independen adalah salah satu fondasi pemulihan ekonomi nasional. Karena itu, publik wajar sensitif ketika ada sinyal yang berpotensi mengaburkan garis pemisah tersebut.

Bola kini berada di DPR. Uji kelayakan dan kepatutan harus menjadi panggung pembuktian, bukan formalitas. Pertanyaan yang perlu dijawab bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga komitmen menjaga jarak profesional dari kekuasaan eksekutif.

Pada akhirnya, ini bukan soal siapa keponakan siapa. Ini soal satu hal mendasar: apakah Bank Indonesia tetap berdiri sebagai benteng stabilitas, atau perlahan bergeser menjadi bagian dari orbit kekuasaan politik. Pasar menunggu jawabannya. Rakyat ikut menanggung risikonya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Keponakan Presiden Prabowo Subianto Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Next Post

Gaji dan Martabat: Catatan Satire dari Dapur Negeri

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar
Feature

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026
Next Post

Gaji dan Martabat: Catatan Satire dari Dapur Negeri

Menjembatani “Dinosaurus” dan “Strawberry” Strategi Komunikasi Lugas untuk Koperasi Masa Depan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...