• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Ketika Prabowo Di Permalukan oleh TKI “Aku Tak Akan Pulang Ke Negeri Yg Tak Memberi Harapan”

Ali Syarief by Ali Syarief
February 20, 2025
in Economy, Feature
0
Menyongsong Era Kepresidenan Baru: Apakah Akan Muncul Militerisme?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pemerintahan Prabowo belum genap seumur jagung, tetapi mesin propaganda sudah bekerja seperti lokomotif yang baru dicat ulang: mengilap di luar, meskipun mesinnya tetap tua dan berkarat. Para pejabat berlomba-lomba menyajikan narasi optimisme. Indonesia akan menjadi negara superpower! Ekonomi kita akan melesat bak roket, dan investasi akan datang berduyun-duyun seperti tamu undangan pernikahan pejabat. Bahkan, rakyat dijanjikan makanan bergizi setiap hari, seakan-akan semua akan disuapi dengan sendok emas.

Namun, sehebat-hebatnya Public Relation pemerintah, ada satu hal yang mereka lupa: realitas. Dalam satu kalimat sederhana, seorang Warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri membuyarkan semua mimpi indah tersebut. Katanya, “Saya tidak akan pulang ke negeriku yang tidak memberi harapan.”

Ah, betapa kurang ajarnya orang ini! Sudah merantau, mencari nafkah di negeri orang, lalu malah berani-beraninya mengkritik negara asalnya. Tidakkah dia tahu bahwa Indonesia kini sedang bangkit? Tidakkah dia mendengar bahwa kita telah menandatangani berbagai proyek strategis yang katanya akan membawa kemakmuran? Tidakkah dia menyimak janji-janji mulia tentang kemandirian pangan, industri canggih, dan pembangunan yang merata dari Sabang sampai Merauke? Atau mungkin, dia hanya memilih percaya pada kenyataan, bukan ilusi?

Pemerintah dan para pendukung setianya tentu punya jawaban siap saji untuk orang-orang seperti ini. “Kurang nasionalis!” “Tidak cinta tanah air!” “Dasar pengkhianat!” Begitulah label yang sering disematkan kepada mereka yang memilih tinggal di luar negeri dan enggan kembali. Tapi mari kita renungkan sejenak: jika negeri ini benar-benar memberikan harapan, haruskah ada rakyat yang berpikir dua kali untuk pulang? Jika janji-janji pemerintah memang terasa nyata di kehidupan sehari-hari, haruskah ada rakyat yang lebih memilih menjadi warga kelas dua di negara orang daripada menjadi bagian dari kebangkitan nasional?

Pernyataan seorang WNI di luar negeri ini adalah refleksi pahit dari realitas yang tidak bisa ditutupi dengan baliho raksasa atau konferensi pers mewah. Ia mencerminkan betapa sulitnya kehidupan di negeri sendiri, di mana harga kebutuhan pokok melambung, lapangan pekerjaan seret, dan kebijakan seringkali lebih menguntungkan para oligarki daripada rakyat biasa. Ketika pemerintah sibuk membangun ibu kota baru, rakyat di kota lama masih berjuang mencari air bersih dan listrik yang stabil. Ketika pejabat berdansa dengan investor asing, buruh lokal masih digaji dengan angka yang bahkan tak cukup untuk membeli sepetak kontrakan di pinggiran kota.

Tapi tenang, kita bisa selalu menonton acara-acara televisi yang menunjukkan betapa indahnya Indonesia versi pemerintah. Kita bisa membaca berita yang penuh dengan angka-angka fantastis tentang pertumbuhan ekonomi, seolah-olah semua rakyat sudah hidup sejahtera. Dan jika semua itu tidak cukup, kita bisa mengikuti anjuran untuk berpikir positif. Toh, katanya “rakyat yang bahagia tidak banyak mengeluh.”

Jadi, untuk WNI yang berkata, “Saya tidak akan pulang ke negeriku yang tidak memberi harapan,” mungkin pemerintah bisa menawarkan solusi kreatif: hapus saja kewarganegaraannya! Dengan begitu, statistik kepuasan rakyat bisa sedikit lebih baik. Dan bagi kita yang masih bertahan di sini, mari bersiap-siap: barangkali dalam beberapa tahun ke depan, kita pun akan sampai pada kesimpulan yang sama.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prinsip Behavior Law of Effect Tidak Diindahkan Penguasa Republik

Next Post

Dedi Mulyadi: Pemprov. Jabar Harus Sediakan Dana Senilai Total Rp 1,3 Triliun Untuk Tebus Ratusan Ribu Ijazah Siswa

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

AI, Tool yang Pintar dan Jujur, Namun Belum Independen (Sangat Tergantung Niat dan Perilaku Majikannya)

June 25, 2026
Makar atau Manipulasi? Saat Hukum Harus Menyentuh Jokowi
Feature

Jokowi: Dari Panggung Kekuasaan ke Pengadilan Sejarah

June 25, 2026
Economy

Negara Menuju Tax Heaven Country Dengan Patriot Bond, Surga Baru Uang Haram

June 25, 2026
Next Post
Dedi Mulyadi Heran, Tagihan Air Sebesar Rp 6,7 M: Mandi Pakai Air Apa?

Dedi Mulyadi: Pemprov. Jabar Harus Sediakan Dana Senilai Total Rp 1,3 Triliun Untuk Tebus Ratusan Ribu Ijazah Siswa

Tim SAR Temukan Pendaki Gunung Malanglayang Setelah 3 Hari Dicari

Tim SAR Temukan Pendaki Gunung Malanglayang Setelah 3 Hari Dicari

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama
Economy

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

by Karyudi Sutajah Putra
June 24, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Indonesia menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) komersial perdananya tahun 2032. Rusia siap bekerja sama. Duta...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
80 Tahun Kebangkitan Jepang: Inspirasi untuk Indonesia

Visa Jepang Naik Hingga Lima Kali Lipat, WNI yang Hendak Berlibur dan Belajar Harus Siapkan Dana Lebih Besar

June 25, 2026

AI, Tool yang Pintar dan Jujur, Namun Belum Independen (Sangat Tergantung Niat dan Perilaku Majikannya)

June 25, 2026
Makar atau Manipulasi? Saat Hukum Harus Menyentuh Jokowi

Jokowi: Dari Panggung Kekuasaan ke Pengadilan Sejarah

June 25, 2026

Negara Menuju Tax Heaven Country Dengan Patriot Bond, Surga Baru Uang Haram

June 25, 2026
Indonesia: Rupiah Bahkan Kalah oleh Vietnam Dong – Investor Ngacir, Ada Apa dengan Negeri Ini?

Indonesia: Rupiah Bahkan Kalah oleh Vietnam Dong – Investor Ngacir, Ada Apa dengan Negeri Ini?

June 25, 2026
Peserta Latsarmil Meninggal: Bukti TNI Tak Patut Terlibat Urusan Sipil

Peserta Latsarmil Meninggal: Bukti TNI Tak Patut Terlibat Urusan Sipil

June 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

80 Tahun Kebangkitan Jepang: Inspirasi untuk Indonesia

Visa Jepang Naik Hingga Lima Kali Lipat, WNI yang Hendak Berlibur dan Belajar Harus Siapkan Dana Lebih Besar

June 25, 2026

AI, Tool yang Pintar dan Jujur, Namun Belum Independen (Sangat Tergantung Niat dan Perilaku Majikannya)

June 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist