• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Prinsip Behavior Law of Effect Tidak Diindahkan Penguasa Republik

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 20, 2025
in Crime, Feature, Law
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Prinsip law of effect dalam teori perilaku menyatakan bahwa tindakan yang menghasilkan konsekuensi positif atau benar cenderung terus diulang, sementara tindakan yang merugikan atau melanggar hukum seharusnya dihentikan. Namun, dalam realitasnya, prinsip ini justru diabaikan oleh penguasa dalam penegakan hukum di Republik ini.

Alih-alih memberantas penyimpangan, aparat penegak hukum justru terus mempertahankan pola dualisme hukum yang kontradiktif. Penegakan hukum tampak tebang pilih dan sarat kepentingan. Salah satu contohnya adalah kondisi kepolisian di era Jokowi yang tidak kondusif dalam menjalankan fungsi dan kewenangannya. Meski tampuk kepemimpinan nasional telah berganti, transparansi dalam menangani berbagai kasus hukum tetap menjadi masalah.

Kasus Ferdy Sambo menjadi gambaran nyata. Sebagai Kadiv Propam Polri, ia terlibat dalam kejahatan berat, yakni pembunuhan berencana (moord). Peristiwa keji yang menggemparkan bangsa ini seharusnya menjadi cerminan kegagalan kepemimpinan Kapolri saat itu, Listyo Sigit Prabowo. Namun, alih-alih melakukan reformasi menyeluruh, penegakan hukum tetap berjalan dengan pola lama. Salah satunya dalam pemberantasan judi online (judol), yang meski mendapat instruksi langsung dari presiden, tetap dijalankan dengan pendekatan tebang pilih, melanggar asas proporsionalitas dan keadilan.

Contoh lain adalah kasus Firli Bahuri. Meski sudah lebih dari setahun menyandang status tersangka oleh Penyidik Polda Metro Jaya, proses hukumnya tidak jelas. Ini menunjukkan adanya intervensi kekuasaan atau pembiaran terhadap oknum tertentu.

Dalam perspektif hukum tata negara, pola penegakan hukum yang menyimpang dari fungsi jabatan dan sistem hukum dapat dianggap sebagai bentuk kelalaian dari penguasa, termasuk presiden sebagai kepala negara. Panglima tertinggi seharusnya bertindak tegas dalam memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil dan tidak melindungi kepentingan tertentu.

Tragisnya, kewenangan prerogatif presiden untuk mengganti Kapolri yang kurang kredibel tidak digunakan secara optimal. Seolah-olah negara ini kehabisan stok aparat kepolisian yang profesional, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi. Padahal, banyak perwira tinggi Polri yang memiliki kapasitas dan rekam jejak mumpuni untuk memimpin institusi ini dengan lebih baik.

Dengan demikian, prinsip behavior law of effect benar-benar dikesampingkan oleh penguasa saat ini. Penegakan hukum masih dipenuhi kontradiksi dan ketidakadilan, yang semakin mengikis kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan pemerintah secara keseluruhan.


Versi ini lebih sistematis, padat, dan jelas dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan penegakan hukum di Indonesia. Apakah ada bagian yang perlu diperjelas atau diperkuat lagi?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Akankah Hasto DiTahan KPK Hari ini?

Next Post

Ketika Prabowo Di Permalukan oleh TKI “Aku Tak Akan Pulang Ke Negeri Yg Tak Memberi Harapan”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun
Crime

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara
Feature

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026
Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Next Post
Menyongsong Era Kepresidenan Baru: Apakah Akan Muncul Militerisme?

Ketika Prabowo Di Permalukan oleh TKI "Aku Tak Akan Pulang Ke Negeri Yg Tak Memberi Harapan"

Dedi Mulyadi Heran, Tagihan Air Sebesar Rp 6,7 M: Mandi Pakai Air Apa?

Dedi Mulyadi: Pemprov. Jabar Harus Sediakan Dana Senilai Total Rp 1,3 Triliun Untuk Tebus Ratusan Ribu Ijazah Siswa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Revolusi Bermula dari Film!

Revolusi Bermula dari Film!

May 13, 2026

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...