Jakarta, FusilatNews,- Ratusan kader PPP kembali menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPP PPP, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Juni 2022. Mereka menamakan diri Front Kader Pembela Penyelamat Partai.
Koordinator aksi, Wahyudin, menyebut demonstrasi ini merupakan lanjutan dari demo yang telah digelar sebelumnya pada Senin, 13 Juni 2022. “Kami tidak akan pernah berhenti sebelum Suharso Monoarfa mundur,” kata Wahyudin dalam keterangannya, dikutip Tempo.co (16/06)
Pihaknya menuding Suharso Monoarfa merupakan Ketua Umum PPP yang tidak elegan. Dia menilai Suharso Monoarfa sebabai pemimpin yang arogan selain itu ia dinilai menghancurkan kader partai senior karena memajukan orang-orang yang tidak dikenal. Terlebih, kata dia, banyak pengurus DPP di daerah yang merupakan mantan kader partai lain.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, mengatakan massa yang menggelar demo tersebut benar merupakan kader PPP. Meski begitu Arsul Sani menepis Issu yang menyebut tengah terjadi pergolakan di internal partai. Kabar ini merebak setelah sejumlah kader partai mendemo Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk mundur dari jabatannya.
Arsul Sani tak menampik soal adanya protes atau ketidakpuasan dari sejumlah kader terhadap pengurus PPP. Namun, menurut Arsul hal itu masih dalam tahap wajar dan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi politik.
“Itu kan hal biasa. Itu malah bisa jadi energi agar pengurus partai menjadi aspiratif. Karena dengan mendengarkan semua aspirasi, maka semuanya akan mau bergerak untuk menyukseskan partai di pemilu,” ungkap Arsul. Dikutip Tempo.co (16/06)
Menyikapi demo tersebut, Arsul mengatakan DPP PPP menyambutnya dengan positif. Menurut dia para pengurus partai sangat demokratis dan sudah menggelar dialog dengan massa.


























