Jakarta –FusilatNews.— Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional DKI Jakarta (Baznas DKI) KH Nur Alam Bahtiar menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan dunia Islam, termasuk Iran, persatuan umat, hingga tantangan dakwah global dalam acara Halalbihalal DPW IMMI DKI (Ikatan Mubalighin dan Mubalighot Indonesia) di Safa Bakery Donat, Jalan Cempaka Putih Raya No.116, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, KH Nur Alam Bahtiar yang merupakan alumni S1 Perbandingan Agama menyinggung dinamika geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menurutnya, konflik berkepanjangan yang dihadapi Iran selama puluhan tahun telah memberikan dampak sosial yang menurutnya memunculkan karakter masyarakat yang kuat.
“Iran selama puluhan tahun mengalami embargo, tetapi menurut pengamatan yang disampaikan, hal tersebut justru mendorong terbentuknya masyarakat yang memiliki karakter disiplin, marwah, istiqamah, serta pemberdayaan lembaga sosial, demokrasi, dan teokrasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pandangan terkait sistem politik di Iran, termasuk mekanisme pemilu serta sistem pemerintahan yang dijalankan di negara tersebut.
Dalam ceramahnya, KH Nur Alam Bahtiar turut menyoroti berbagai perbedaan pemahaman keagamaan yang berkembang di tengah umat Islam serta mengingatkan pentingnya persatuan dan kehati-hatian terhadap berbagai upaya yang dinilainya dapat memecah belah umat.
Selain itu, ia menyebut banyak kalangan intelektual Barat yang awalnya mempelajari Islam untuk mengkritik, namun kemudian menurutnya justru memperoleh hidayah dan memeluk Islam.
Acara Halalbihalal tersebut dipimpin Ketua DPW IMMI DKI KH Agusudono, S.Ag., yang didampingi Sekretaris Jenderal Abdul Najib. Dalam sambutannya, Agusudono menyampaikan apresiasi kepada pihak Safa Bakery, khususnya Ustaz Kasif, yang memfasilitasi kegiatan tersebut.
Agusudono juga memaparkan sejumlah program kerja IMMI DKI, di antaranya pembukaan pendaftaran mahasiswa melalui kerja sama dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dengan potongan biaya pendidikan sebesar 20 persen, pelatihan dakwah digital untuk remaja masjid dan Rohis tingkat SLTA di DKI Jakarta, serta persiapan pelaksanaan Munas IMMI yang akan digelar di Pesantren Darurrahman.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan pengusaha MBG asal Tangerang Selatan sekaligus alumni Universitas Islam Negeri, Hj. Nur Hasanah, yang memberikan motivasi kepada peserta mengenai pentingnya belajar, berwirausaha, dan pengembangan kemampuan diri.
“Saya belajar menggunakan HP untuk berniaga. Apa pun yang ingin kita capai, carilah ilmunya,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, IMMI DKI juga mengumumkan rencana webinar peringatan 15 tahun Muhsin (Majelis Ukhuwah Sunni-Syiah) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026 pukul 15.30 WIB dengan menghadirkan sejumlah panelis, di antaranya Hatta Rajasa, Muhammad Syarif Kaban dari Partai Umat, dan KH Miftah Faridl dari Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI).
Sejumlah tokoh dan pengurus yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Hamid, Imam Turmuji, Seno, A Rasim, Sugiana, Hari Usman, Izudin, serta jajaran pengurus dan anggota IMMI DKI lainnya.
(Mahdi)






















