• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 8, 2025
in News, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus SH memprotes pertemuan Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya untuk sebuah audiensi, atau apa pun namanya, Kamis (4/12/2025) di Mabes Polri, Jakarta.

Itu, katanya, harus dipandang sebagai sebuah pertemuan “terlarang” dan “melukai rasa keadilan publik”, serta sarat konflik kepentingan atau “conflict of interest”.

Audiensi itu terjadi hanya dua hari setelah Ketua Majelis Komisioner KIP Rospita Vici Paulyn menolak gugatan Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) terkait sengketa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (2/12/2025), sehingga audiensi itu bisa ditafsirkan bahwa KIP melapor kepada Kapolri terkait keputusan yang telah mereka ambil.

Hadir dalam audiensi itu Ketua dan Wakil Ketua KIP Pusat, yakni Donny Yoesgiantoro dan Arya Sandhiyudha beserta jajaran.

Petrus Selestinus yang juga Kuasa Hukum Bonjowi menyampaikan protes keras atas audiensi KIP dengan Kapolri itu.

Alasannya, kata Petrus, karena dalam waktu berdekatan Komisioner KIP mengadili sengketa informasi publik yang dikecualikan terkait ijazah Jokowi, yang digugat oleh sekelompok masyarakat lintas profesi dan akademisi yang menamakan diri Bonjowi selaku pemohon melawan Polda Metro Jaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Komisi Pemiluhan Umum (KPU) dan kawan-kawan selaku termohon.

“Selain itu harus diingat bahwa terdapat kewenangan Kapolri dalam sengketa informasi publik yang dikecualikan, ketika dokumen informasi publik yang disengketakan itu pada saat yang sama berada dalam proses penyidikan Polri untuk kepentingan persidangan di pengadilan,” kata Petrus Selestinus di Jakarta, Minggu (7/12/2025).

Oleh karena itu, kata Petrus, sebagai lembaga “Independen” yang tengah mengadili sengketa Informasi publik yang dikecualikan, maka audiensi Komisioner KIP dengan Kapolri patut dipertanyakan urgensi dan relevansinya, apalagi jika hasil audiensinya hanya sekadar basa-basi memuji keberhasilan Polri di bidang keterbukaan informasi publik.

“Dari segi etika dan moral, audiensi Komisioner KIP dengan Kapolri membuktikan bahwa kedua pihak memiliki benturan kepentingan dan berada dalam posisi tersandera secara politik dan psikologis, sehingga Komisioner KIP dan Kapolri tidak ragu-ragu melacurkan independensi dan profesionalitas mereka,” jelas Petrus yang juga Koordinator Pergerakan Advokat (Perekat) Nusantara.

Padahal, kata Petrus, independensi dan profesionalitas merupakan “mahkota” KIP dalam menjaga kemurnian tugas dan fungsinya, yaitu meningkatkan kualitas demokrasi dan mengawal penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik dan bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

Benturan Kepentingan

Menurut Petrus, Polda Metro Jaya telah melakukan tindakan kepolisian berupa penyitaan atas 505 dokumen terkait ijazah Jokowi dan dalam rangka pengungkapan dugaan ijazah palsu Jokowi melalui sengketa informasi publik yang dikecualikan di KIP.

“Di satu pihak Polda Metro Jaya sebagai termohon, namun di pihak lain terdapat kewenangan Kapolri untuk dapat membuka informasi publik yang dikecualikan guna kepentingan pemeriksaan perkara pidana di pengadilan. Di sinilah muncul soal ‘conflict of interest’ atau benturan kepentingan itu,” sesal Petrus.

Dengan demikian, lanjut Petrus, audiensi dimaksud telah menempatkan tujuh Komisioner KIP dan Kapolri dalam posisi memiliki benturan kepentingan yang tak terhindarkan lagi, yang pada gilirannya merugikan hak masyarakat atas informasi publik yang dikecualikan.

“KIP harus ingat bahwa pengungkapan informasi publik yang dikecualikan manakala berkaitan dengan posisi seseorang dalam jabatan-jabatan publik, prinsip informasi publik yang dikecualikan itu tidak berlaku dan tunduk pada informasi yang terbuka,” paparnya.

Begitu pula dengan beberapa dokumen yang menjadi objek persidangan di KIP, kata Petrus, saat ini sebagian masih dalam proses pemeriksaan secara laboratoris di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, sehingga hal itu semakin membuka lebar ruang terjadinya “benturan kepentingan” atau “tarik- menarik kepentingan”, yang diduga berpuncak pada peristiwa audiensi KIP dengan Kapolri, Kamis (4/12/2025) itu.

“KIP seharusnya paham bahwa Kapolri memiliki hak dan kepentingan yang tentunya berbeda dengan kewenangan dan kepentingan KIP dalam sengketa keterbukaan informasi publik. Wewenang Kapolri adalah dalam hal kepentingan pemeriksaan perkara di pengadilan, sehingga Kapolri diberi wewenang untuk membuka informasi publik yang dikecualikan,” urainya.

Dengan demikian, tegas Petrus, untuk apa dan apa urgensinya KIP beranjangsana ke Kapolri, karena di sinilah netralitas dan profesionalitas KIP dan Polri dipertaruhkan dengan audiensi dimaksud.

505 Dokumen Misterius

Penyitaan 505 dokumen terkait ijazah S1 Jokowi oleh Polda Metro Jaya di UGM, dinilai Petrus sebagai peristiwa yang misterius atau penuh misteri, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa penyitaan 505 dokumen tersebut bisa jadi untuk memblokade Bonjowi dan masyarakat lainnya yang melakukan upaya hukum untuk membongkar dugaan ijazah palsu Jokowi pada bagian hulunya.

“Pertanyaannya, apa motif UGM serta-merta menyerahkan fotokopi tanda terima 505 dokumen dari UGM itu kepada Bonjowi; dan mengapa tidak kurang dari 485 dokumen dalam daftar tanda terima itu dihitamkan tanpa penjelasan untuk apa?” tanya Petrus.

Padahal, kata Petrus, UGM seharusnya patut menduga bahwa fotokopi tanda terima 505 dokumen misterius yang disita itu kelak akan menjadi barang bukti Bonjowi yang akan diuji di persidangan KIP.

“Saat ini penyitaan 505 dokumen itu seakan-akan berada dalam sebuah bunker pertahanan secara berlapis dan kokoh untuk membungkam pengungkapan dugaan ijazah palsu Jokowi pada bagian hulunya. Mengapa? Karena badan-badan publik yang menguasai informasi yang dikecualikan itu akan berlindung di balik alasan sebagai informasi yang dikecualikan dan bahwa 505 dokumen itu berada dalam status penyitaan Polda Metro Jaya,” tandasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Motah: Ketika Pemkot Lempar Tanggung Jawab dan Warga Dipaksa Menanggung Racun

Next Post

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut
Crime

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana
Feature

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026
Next Post
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

DAMPAK PERANG UKRAINA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist